11.2. Sayyid Syeikh Maulana Ishaq Al-Maghribi

Dari Rodovid ID
Orang:850382
Ishaq.jpeg
Marga (saat dilahirkan) As-Samarakandi
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) 11.2. Sayyid Syeikh Maulana Ishaq Al-Maghribi
Orang Tua

11. Saikh Syarif Ibrahim Asmarakandi ? (Maolana Magribi) b. 1325

Momen penting

kelahiran anak: Sunan Giri / (Sayyid Muhammad Ainul Yaqin)

kelahiran anak: 11.2.3. Syarifah Siti Musallimah

kelahiran anak: 11.2.4. Saiyid Mohamad Qassim

kelahiran anak: 11.2.5. Syarifah Siti Khatijah

kelahiran anak: 11.2.6. Syarifah Siti Maimunah

kelahiran anak: 11.2.7. Maulana Islam / Sunan Pandanaran I / Ki Ageng Pandan Arang

kelahiran anak: 3.2.1.b. Syarifah Siti Sarah

kelahiran anak: Abdul Fatah

1447 kelahiran anak: Binti Maulana Ishaq, 11.2.2. Dewi Sarah b. 1447

Catatan-catatan

Syekh Maulana Ishaq / Maulana Maghribi

Maulana Ishaq adalah saudara Syekh Ibrahim Asmoroqondi (ayah Sunan Ampel). Jadi beliau adalah anak dari Syekh Jumadil Qubro.Syekh Jumadil Qubro memiliki dua anakyang bersama-sama dengannya datang ke pulau Jawa.yaituMaulana IbrahimAsmoroqondi(Sunan Gesik) dan Maulana Ishaq. Syekh Jumadil Qubro kemudian tetap di Jawa, Maulana IbrahimAsmoroqondi ke Champa lalu ke Jawa, dan adiknya Maulana Ishaq mengislamkan Samudera Pasai dan Blam- bangan.Sayyid Maulana Ishak mempersunting putri Raja Blamban- gan Menak Sambuyu yang bernama Dewi Sekardadu, dan mempu­nyai seorang putera yang bernama Ainul Yakin atau Raden Paku (Sunan Giri).

Makam Syekh Maulana Ishaqal-Maghrobi berada di Desa Gedong- Ombo, Kecamatan Semanding, Tuban. Masuk Gang Syeh Maulana, perempatan pabrik kapur sebelum Pasar Baru Tuban. Sebutan SyekhMaulana al-Maghribi ini kemungkinan merupakan asal muasal nenek moyangnya, yaitu daerah Maghribi atau Maroko di Afrika Utara.Di area makamSyekh Maulana jugaterdapat makamHabib Abdul Qodir bin Alwy Assegaf dan Habib Idrus bin Salim.


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
Puteri Ramawati
lahir: Menikah tahun 1355 M
Kakek-nenek
Orang Tua
Syarif Muhammad Kebungsuan Pengging (Jaka Sengara)
pekerjaan: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I
perkawinan:
1. Shaikh Syarief Maulana Maliq Ibrahim
lahir: 1297, Samarqand, Uzbekistan
CONF: Datang Ke Jawa tahun 1404
imigrasi: WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS
perkawinan:
perkawinan: 4.3.1.2. Dewi Rasa Wulan-Cloning1
wafat: 1419, Desa Gapurosukolilo-Kota Gresik-Jawa Timur
14. Syarief Ali Nurul Alam (Patih Arya Gajah Mada II)
lahir: 1402, Chermin, Kelantan
perkawinan:
perkawinan:
gelar: 1432 - 1467, Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II
penguburan: Pemakaman Gunung Santri - Cilegon - Banten
6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra
lahir: 1311, Nasarabad India
9. Syaikh Maulana Wali Islam
lahir: 1317, Nasarabad India
2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy
lahir: 1300, Samarkand, Uzbekistan
3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung)
lahir: 1302, Samarkand, Uzbekistan
5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy
lahir: 1307, Samarkand, Uzbekistan
12. Siti ‘Aisyah (Putri Ratna Kusuma)
lahir: 1351, Kelantan, Malaysia
18. Syarif Hasan Jumadil Kubra (1)
lahir: 1413, Wajo, Sulawesi Selatan
gelar: 1453, Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra
wafat: 1591, Wajo, Sulawesi Selatan
19. Syaikh Syarief Husain Jumadil Kubra Al-Asghar
lahir: 1443, Wajo, Sulawesi Selatan
Orang Tua
 
== 3 ==
== 3 ==
Anak-anak
11.2.2. Dewi Sarah
lahir: 1447, Binti Maulana Ishaq
perkawinan: 4.3.1.1. Sunan Kalijaga
Anak-anak
Cucu-cucu
4.3.1.1.6. Sunan Hadi / Panembahan Kali
lahir: Pengganti Sunan Kalijaga sebagai Kepala Perdikan Kadilangu.
4.3.1.1.1. Sunan Muria / Raden Umar Said
perkawinan: 11.3.1.2. Dewi Sujinah
penguburan: Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
gelar: Sultan Cirebon III (1568-1570) Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
perkawinan: 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
perkawinan: 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu
Cucu-cucu
Akbar
Al Hasani
As-Samarakandi
Azmatkhan
Blambangan
Brawijaya V
Champa
Gunung Jati
Jailani Clan
Jambi
Maulana Ishaq
Pasai
Pengging
Timuriyyah