Syarif Muhammad Kebungsuan Pengging (Jaka Sengara)

Dari Rodovid ID

Orang:26351
Langsung ke: panduan arah, cari
Marga (saat dilahirkan) Pengging
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) Syarif Muhammad Kebungsuan Pengging
Nama belakang lainnya Jaka Sengara
Nama lainnya Pangeran Handayaningrat
Ayah ibu

1. Asy Syaikh Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra [Azmatkhan] b. ~ 1310 d. ~ 1453

[1]

Kejadian-kejadian

kelahiran anak: Ki Ageng Kebo Kenongo [Pengging]

pekerjaan: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I

perkawinan:

Catatan-catatan

Kata Pengantar

Dewasa ini Maguindanao adalah salah satu provinsi yang terletak di pulau Mindanao di Filipina Selatan. Mayoritas penduduk provinsi ini memeluk agama Islam, Sebagai sebuah kesultanan, Maguindanao mengalami masa kejayaan selama abad ke 17 ketika diperintah oleh dua orang sultan secara berturut-turut yaitu Sultan Kudarat (1619-1671) dan Sultan Barahaman (1671-1699) yang memerintah dengan sikap tegas. Mereka berdua adalah pemimpin yang memiliki ketrampilan diplomatik yang mereka pergunakan untuk saling memainkan para ekspansionis Eropa yaitu bangsa Spanyol, Portugis, Inggris dan Belanda; dan mereka berhasil menjalankan perdagangan yang menguntungkan dengan dukungan dari pengikutnya. Kedua sultan berhasil melebarkan wawasan kekuasaannya dengan membangun kerjasama dengan para datu petinggi, yaitu para pemimpin setempat, dan dengan demikian menambah jumlah pengikutnya. Melalui jaringan kerjasama tersebut, mereka menerima upeti dalam bentuk hasil pertanian, kehutanan serta hasil kelautan serta juga para budak sehingga mereka mampu memupuk kekayaan serta memperkuat wibawa mereka.


Agama Islam Masuk

Berdasarkan yang tertulis dalam tarsila yaitu catatan silsilah kalangan atas Maguindanao, dapat diketaui bahwa agama Islam mulai diperkenalkan di kawasan Mindanao selatan oleh syarif Muhammad Kabungsuwan yang tiba berkat bantuan pelaut Samal dari Johor, sekitar tahun 1515. Ayahanda beliau adalah seorang syarif dari Arab yang menikah dengan seorang putri ningrat dari Johor.1 Sjarif Kabungsuwan dikenal sebagaiorang yang telah mengukuhkan serta menyebarkan agama Islam di Mindanao, kendati mungkin saja ada sejumlah ulama dan ustad dari Ternate yang telah bermukim lebih dahulu di tempat itu. Beliau menikah dengan seorang dari keluarga kerajaan setempat yang sudah mapan. Ketika Kumpeni VOC berinteraksi dengan para petinggi Mindanao, seperti yang mulai dilakukan oleh Matelief di tahun 1607, diketahui bahwa agama Islam sudah dianut serta dilaksanakan oleh penduduk kawasan Sibugay hingga Sarangany serta di sekitar Teluk Davao serta kepulauan yang terletak lebih di selatan.

[sunting] Sumber-sumber

  1. https://sejarah-nusantara.anri.go.id/id/hartakarun/item/16/ -

Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
Asy Syaikh Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin
kelahiran: 636c
kematian: 711, Nasarabad, India
Kakek-nenek
Ayah ibu
1. Asy Syaikh Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra
kelahiran: ~ 1310, Malabar-Delhi-India
perkawinan:
perkawinan: Amira Fathimah Binti Amir Husain
kematian: ~ 1453, Wajo, Sulawesi Selatan
Ayah ibu
 
== 3 ==
1. Asy. Sayyid Maulana Maliq Ibrahim
kelahiran: 1297, Samarqand, Uzbekistan
CONF: Datang Ke Jawa tahun 1404
imigrasi: WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS
perkawinan:
perkawinan: 4.3.1.2. Dewi Rasa Wulan-Cloning1
kematian: 1419, Desa Gapurosukolilo-Kota Gresik-Jawa Timur
14. Ali Nurul Alam / Ali Nuruddin (1) / Maulana Malik Israil
kelahiran: 1402, Chermin, Kelantan
perkawinan:
perkawinan:
gelar: 1432 - 1467, Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II
penguburan: Pemakaman Gunung Santri - Cilegon - Banten
6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra
kelahiran: 1311, Nasarabad India
9. Syaikh Maulana Wali Islam
kelahiran: 1317, Nasarabad India
2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy
kelahiran: 1300, Samarkand, Uzbekistan
3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung)
kelahiran: 1302, Samarkand, Uzbekistan
5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy
kelahiran: 1307, Samarkand, Uzbekistan
12. Siti ‘Aisyah (Putri Ratna Kusuma)
kelahiran: 1351, Kelantan, Malaysia
18. Sayyid Hasan Jumadil Kubra (1)
kelahiran: 1413, Wajo, Sulawesi Selatan
gelar: 1453, Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra
kematian: 1591, Wajo, Sulawesi Selatan
19. Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar
kelahiran: 1443, Wajo, Sulawesi Selatan
15. 'Abdul Malik
kelahiran: 1404, Johor, Malaysia
Syarif Muhammad Kebungsuan Pengging (Jaka Sengara)
pekerjaan: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I
perkawinan:
== 3 ==
Anak-anak
Ki Ageng Kebo Kenongo
kelahiran: diputus ibunya : 25682
perkawinan: Nyi Ageng Pengging
Anak-anak
Cucu-cucu
Cucu-cucu

Peralatan pribadi
Джерельна довідка за населеним пунктом
Bahasa lain