11.1. Sunan Ampel / Raden Rahmat (Maulana Rahmatullah/Ali Rakhmatullah) b. 1401 d. 1481

Dari Rodovid ID

Orang:850431
Langsung ke: panduan arah, cari
Marga (saat dilahirkan) Azmatkhan
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) 11.1. Sunan Ampel / Raden Rahmat
Nama belakang lainnya Maulana Rahmatullah/Ali Rakhmatullah
Nama lainnya Bong Swi Hoo
Ayah ibu

Dewi Candrawulan [Champa]

11. Maulana Ibrahim Al-Hadrami Azmatkhan (leluhur Azmatkhan di Yaman) Ibrahim Al Hadrami (Makhdum Ibrahim /Syekh Ibrahim Akbar / Maulana Ibrahim Akbar) [Azmatkhan] b. 1325

Halaman-wiki [[1]]

Kejadian-kejadian

1401 kelahiran: Champa

kelahiran anak: 11.1.4. Raden Siti Murtasiyah [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.9. Raden Siti Syafiah / Siti Hafsah [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.7. Sunan Lamongan / Raden Husamuddin [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.12. Sunan Ampel II / Raden Faqih [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.11. Pangeran Tumapel [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.8. Sunan Demak / Raden Zainal Abidin [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.6. Raden Siti Muthmainnah [Azmatkhan]

kelahiran anak: w 11.1.10. Sunan Sedayu [Azmatkhan]

kelahiran anak: 11.1.2. Putri Syarifat / Siti Syari’ah (Nyai Ageng Maloka) [Azmatkhan]

gelar: Ampel, Susuhunan Ing Ngampeldenta

perkawinan: Dewi Condrowati / Nyai Ageng Manila [Champa]

perkawinan: Dewi Karimah [?]

1465 kelahiran anak: Rembang, Dekat Tuban, 11.1.1. Sunan Bonang / Maulana Mahdum Ibrahim (Bong Ang) [Azmatkhan] b. 1465 d. ~ 1525

1470 kelahiran anak: 11.1.3. Sunan Drajat / Raden Qasim [Azmatkhan] b. 1470 d. ~ 1522

1481 kematian: Masjid Ampel-Surabaya

Catatan-catatan

SUNAN AMPEL

Sunan Ampel bernama asli Raden Rahmat, keturunan ke-22 dari Nabi Muhammad, menurut riwayat ia adalah putra Ibrahim Zainuddin Al-Akbar dan seorang putri Champa yang bernama Dewi Condro Wulan binti Raja Champa Terakhir Dari Dinasti Ming. Sunan Ampel umumnya dianggap sebagai sesepuh oleh para wali lainnya. Pesantrennya bertempat di Ampel Denta, Surabaya, dan merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam tertua di Jawa. Ia menikah dengan Dewi Condrowati yang bergelar Nyai Ageng Manila, putri adipati Tuban bernama Arya Teja dan menikah juga dengan Dewi Karimah binti Ki Kembang Kuning. Pernikahan Sunan Ampel dengan Dewi Condrowati alias Nyai Ageng Manila binti Aryo Tejo, berputera: Sunan Bonang,Siti Syari’ah,Sunan Derajat,Sunan Sedayu,Siti Muthmainnah dan Siti Hafsah. Pernikahan Sunan Ampel dengan Dewi Karimah binti Ki Kembang Kuning, berputera: Dewi Murtasiyah,Asyiqah,Raden Husamuddin (Sunan Lamongan,Raden Zainal Abidin (Sunan Demak),Pangeran Tumapel dan Raden Faqih (Sunan Ampel 2. Makam Sunan Ampel teletak di dekat Masjid Ampel, Surabaya.

Nasab lengkapnya sebagai berikut: 22)SUNAN AMPEL bin 21) Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar bin 20)Sayyid Jamaluddin Al-
Husain bin 19) Sayyid Ahmad Jalaluddin bin 18) Sayyid Abdullah bin 17) Sayyid Abdul Malik Azmatkhan bin 16) Sayyid Alwi Ammil
Faqih bin 15) Sayyid Muhammad Shahib Mirbath bin 14) Sayyid Ali Khali’ Qasam bin 13) Sayyid Alwi bin 12) Sayyid Muhammad bin 
11) Sayyid Alwi bin 10) Sayyid Ubaidillah bin 9) Sayyid Ahmad Al-Muhajir bin 8) Sayyid Isa bin 7) Sayyid Muhammad bin 6) Sayyid
Ali Al-Uraidhi bin 5) Imam Ja’far Shadiq bin 4) Imam Muhammad Al-Baqir bin 3) Imam Ali Zainal Abidin bin 2) Imam Al-Husain bin 
1) Sayyidah Fathimah Az-Zahra binti 0) NABI MUHAMMAD RASULULLAH.


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
1. Asy Syaikh Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra
kelahiran: ~ 1310, Malabar-Delhi-India
perkawinan:
perkawinan: Amira Fathimah Binti Amir Husain
kematian: ~ 1453, Wajo, Sulawesi Selatan
Kakek-nenek
Ayah ibu
Syarif Muhammad Kebungsuan Pengging (Jaka Sengara)
pekerjaan: Pengging, Adipati Pengging bergelar Andayaningrat atau Ki Ageng Pengging I
perkawinan:
1. Asy. Sayyid Maulana Maliq Ibrahim
kelahiran: 1297, Samarqand, Uzbekistan
CONF: Datang Ke Jawa tahun 1404
imigrasi: WISATA ZIARAH KE SYEKH MAULANA MAGHRIBI PARANGTRITIS
perkawinan:
perkawinan: 4.3.1.2. Dewi Rasa Wulan-Cloning1
kematian: 1419, Desa Gapurosukolilo-Kota Gresik-Jawa Timur
14. Ali Nurul Alam / Ali Nuruddin (1) / Maulana Malik Israil
kelahiran: 1402, Chermin, Kelantan
perkawinan:
perkawinan:
gelar: 1432 - 1467, Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II
penguburan: Pemakaman Gunung Santri - Cilegon - Banten
6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra
kelahiran: 1311, Nasarabad India
9. Syaikh Maulana Wali Islam
kelahiran: 1317, Nasarabad India
2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy
kelahiran: 1300, Samarkand, Uzbekistan
3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung)
kelahiran: 1302, Samarkand, Uzbekistan
5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy
kelahiran: 1307, Samarkand, Uzbekistan
12. Siti ‘Aisyah (Putri Ratna Kusuma)
kelahiran: 1351, Kelantan, Malaysia
18. Sayyid Hasan Jumadil Kubra (1)
kelahiran: 1413, Wajo, Sulawesi Selatan
gelar: 1453, Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra
kematian: 1591, Wajo, Sulawesi Selatan
19. Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar
kelahiran: 1443, Wajo, Sulawesi Selatan
15. 'Abdul Malik
kelahiran: 1404, Johor, Malaysia
Ayah ibu
 
== 3 ==
11.1. Sunan Ampel / Raden Rahmat (Maulana Rahmatullah/Ali Rakhmatullah)
kelahiran: 1401, Champa
gelar: Ampel, Susuhunan Ing Ngampeldenta
perkawinan: Dewi Condrowati / Nyai Ageng Manila
perkawinan: Dewi Karimah
kematian: 1481, Masjid Ampel-Surabaya
== 3 ==
Anak-anak
11.1.1. Sunan Bonang / Maulana Mahdum Ibrahim (Bong Ang)
kelahiran: 1465, Rembang, Dekat Tuban
perkawinan: Dewi Hiroh
kematian: ~ 1525, Tuban
11.1.3. Sunan Drajat / Raden Qasim
kelahiran: 1470
kematian: ~ 1522
13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba)
kelahiran: 1455, Palembang
perkawinan: 11.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah
perkawinan: Puteri Bupati Jipang Panolan
perkawinan: Putri dari Randu Sanga
gelar: 1475 - 1518, Demak, Sultan Bintoro Demak I bergelar Sultan Syah Alam Akbar Al Fattah
kematian: 1518, Demak
Anak-anak
Cucu-cucu
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono
kelahiran: 1521
gelar: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
kematian: 1548
Pangeran Sabrang Lor / Dipati Unus (Raden Surya)
gelar: 1518, Sultan Demak II
kematian: 1521
5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
gelar: Sultan Cirebon III (1568-1570) Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
perkawinan: 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
perkawinan: 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu
4.3.1.1.1. Sunan Muria / Raden Umar Said
perkawinan: 11.3.1.2. Dewi Sujinah
penguburan: Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus
Cucu-cucu

Peralatan pribadi
Джерельна довідка за населеним пунктом