3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
Dari Rodovid ID
Orang:331929
Marga (saat dilahirkan) | Brawijaya V |
Jenis Kelamin | Wanita |
Nama lengkap (saat dilahirkan) | 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya |
Orang Tua
♂ 13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba) [Brawijaya V] b. 1455 d. 1518 |
Momen penting
perkawinan: ♂ 4.1.1.5. Pangeran Jaya Kelana [Gunung Jati] b. 1486
perkawinan: ♂ 5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai) [Pasai]
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
Kakek-nenek
♂ Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III)
gelar: 1456 - 1466, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III
wafat: 1466
wafat: 1466
Kakek-nenek
Orang Tua
♂ 14. R. Bondan Kejawan / Ki Ageng Tarub III (Ki Lembu Peteng)
lahir: Anak No.14 dari Brawijaya V
Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
lahir: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
perkawinan: ♀ 1.3.1. Dewi Retno Nawangsih
perkawinan:
perkawinan: ♀ 1.3.1. Dewi Retno Nawangsih
lahir: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
perkawinan: ♀ 1.3.1. Dewi Retno Nawangsih
perkawinan:
perkawinan: ♀ 1.3.1. Dewi Retno Nawangsih
♂ Djaka Dillah / Arya Damar / Kin San
perkawinan: ♀ 11.4. Syarifah Siti Zainab
perkawinan: ♀ Wandan Kuning
perkawinan: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
perkawinan: ♀ Puteri Sandang Biduk ? (Demang Lebar Daun)
gelar: 1445 - 1486, Palembang, Raja Palembang
perkawinan: ♀ Wandan Kuning
perkawinan: ♀ Siu Ban Ci / Wandan Sari
perkawinan: ♀ Puteri Sandang Biduk ? (Demang Lebar Daun)
gelar: 1445 - 1486, Palembang, Raja Palembang
♂ 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
gelar: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
♀ 17. Puteri Hadi / Putri Ratna Marsandi
lahir: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
perkawinan: ♂ Juru Paniti
perkawinan: ♂ Juru Paniti
♂ Raden Jaka Lancing / Banyakpatra / Harya Surengbala / Panembahan Madiretna
lahir: Grade #1 Brawijaya V
♀ Puteri Bupati Jipang Panolan
lahir: Puteri Bupati Jipang Panolan, nama tidak tercatat
perkawinan: ♂ 13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba)
perkawinan:
perkawinan: ♂ 13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba)
perkawinan:
Orang Tua
== 3 ==
♂ 3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono
lahir: 1521
gelar: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
wafat: 1548
gelar: < 1546, Demak, Sultan Demak III bergelar Sultan Alam Akbar III
wafat: 1548
♂ 5.1.1.1. Maulana Sayyid Fathahillah / Pangeran Jayakarta I (Pangeran Pasai)
gelar: Sultan Cirebon III (1568-1570)
Kekosongan pemegang kekuasaan itu kemudian diisi dengan mengukuhkan pejabat keraton yang selama Sunan Gunung Jati melaksanakan tugas dakwah, pemerintahan dijabat oleh Fatahillah atau Fadillah Khan. Fatahillah kemudian naik takhta, dan memerintah Cirebon secara resmi menjadi raja sejak tahun 1568. Fatahillah menduduki takhta kerajaan Cirebon hanya berlangsung dua tahun karena ia meninggal dunia pada tahun 1570, dua tahun setelah Sunan Gunung Jati wafat dan dimakamkan berdampingan dengan makam Sunan Gunung Jati di Gedung Jinem Astana Gunung Sembung.
perkawinan: ♀ 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
perkawinan: ♀ 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu
perkawinan: ♀ 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
perkawinan: ♀ 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu
== 3 ==