2. Nyai Subanglarang / Dewi Kumalawangi (Puteri Subang Keranjang) d. 1441

Dari Rodovid ID

Orang:70668
Langsung ke: navigasi, cari
Marga (saat dilahirkan) Sunda-Galuh
Jenis Kelamin Wanita
Nama lengkap (saat dilahirkan) 2. Nyai Subanglarang / Dewi Kumalawangi
Nama belakang lainnya Puteri Subang Keranjang
Orang Tua

2. Ki Gedeng Tapa/ Ki Gedeng Jumajan Jati [Cirebon]

[1][2]

Momen penting

lahir: Isteri Ke 2

perkawinan: Prabu Silih Wangi / Raden Pamanah Rasa (Prabu Guru Dewataprana Sri Baduga Maharaja) [Pajajaran] d. 1521

1423 kelahiran anak: 4. Walangsungsang / / Sri Mangana (Pangeran Cakrabuwana) [Pajajaran] b. 1423

1426 kelahiran anak: 5. Nyai Rara Santang / Hajjah Syarifah Mudaim [Pajajaran] b. 1426

1428 kelahiran anak: 6. Prabu Kian Santang / Raja Sangara [Pajajaran] b. 1428

1441 wafat: Pakuan

Catatan-catatan

Catatan Admin : Endang Suhendar alias Idang


Dinasti Prabu Siliwangi yang masuk Islam adalah dari garis ibu, Subang Larang. Dapat dipastikan dari Subang Larang ajaran Islam mulai dikenal oleh putra-putrinya. Walaupun Subang Larang sebagai putri Ki Gedeng Taparaja Singapora bawahan dari Kerajaan Pajajaran. Namun Subang Larang adalah murid dari Syekh Hasanuddin atau dikenal pula sebagai Syekh Kuro (Karawang).

Adapun putra pertama adalah Walangsungsang. Kedua, putri Nyai Rara Santang. Ketiga, Raja Sangara. Tidak mungkin Subang Larang dengan bebas membelajarkan ajaran Islam secara terbuka dalam lingkungan istana. Oleh karena itu, Walangsungsang, mempelopori meninggalkan istana dan berguru kepada Syekh Datuk Kahfi di Gunung Amparan Jati di Cirebon. Syekh Datuk Kahfi dikenal pula dengan nama Syekh Nuruljati. Dalam pengajian dengan Syekh Nurjati, diwisuda dengan ditandai pergantian nama menjadi Ki Somadullah. Kemudian membuka pedukuhan baru, Kebon Pesisir. Kelanjutannya menikah dengan Nyai Kencana Larang putri Ki Gedeng Alang Alang. Dari sini memperoleh gelar baru Ki Wirabumi.

[sunting] Sumber-sumber

  1. http://yulian.firdaus.or.id/2005/09/23/sundapura/ -
  2. http://cirebonme.blogspot.com/2008/10/cerita-purwaka-caruban-nagari.html -

Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
1.Giridewata / Ki Gendeng Kasmaya
pekerjaan: Raja - Cirebon Girang / Singa pura
Kakek-nenek
Orang Tua
Orang Tua
 
== 3 ==
== 3 ==
Anak-anak
3. Retna Ayu Mrana
lahir: 1422c
22. Prabu Surawisésa / Munding Laya Dikusuma (Ratu Samiam)
lahir: 1465c, Dikalkulasi usianya 70 thn, naik tahta pada usia 56 tahun, menikah 1492
perkawinan: Dewi Kinawati ? (Dewi Kania)
gelar: 1521 - 1535, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 2
wafat: 1535
8. Raden Tenga
lahir: 1432c
9. Rd. Ceumeut / Raden Meumeut (Raden Ameut)
lahir: 1434c
penguburan: Desa Sindangwasa kecamatan Palasah Jatiwangi KM 51/54 Majalengka
10. R. Ne-Eukeun
lahir: 1436c
14. Prabu Layakusumah
perkawinan: 2. Nyi Putri Buniwangi/ Nyi Rambut Kasih
pekerjaan: ~ 1444, Cicurug, Sukabumi, Raja Keprabuan Pakuan Raharja
20. Prabu Pucuk Umum (Raja Banten) / Prabu Sena Pakuan
lahir: 1461c
gelar: c, Adipati di Pesisir Banten atau Banten Girang.
7. Dewi Surawati
lahir: 1430c
Anak-anak
Cucu-cucu
Cucu-cucu

Peralatan pribadi
Bahasa lain