Nyai Ageng Tepasari / Nyai Ageng Tepanjani
Dari Rodovid ID
| Marga (saat dilahirkan) | Singasari |
| Jenis Kelamin | Wanita |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Nyai Ageng Tepasari / Nyai Ageng Tepanjani |
| Nama lainnya | Nyi Mas Tepasari |
| Orang Tua | |
Momen penting
lahir: ISTRI KE 5 (berputra 2)
perkawinan: ♂ 14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II) [Sunan Gunung Djati II] b. 1448 d. 1568
1493 kelahiran anak: ♀ 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu [Gunung Jati] b. 1493
1495 kelahiran anak: ♂ 4.1.1.3. Pangeran Mochammad Arifin (Pangeran Pasarean) [Sunan Gunung Djati II] b. 1495
Catatan-catatan
Istri yang Ke 5 Sunan Gunung Jati adalah Nyai Ageng Tepasari/Nyai Ageng Tepanjani. Putri Ki Ageng Tepasan, salah seorang pembesar Majapahit yang telah menjadi keluarga Demak setalah Majapahit runtuh. Seorang perempuan yang dinikahinya di Demak, bersamaan dengan kedatangannya dalam pembangunan Masjid Demak. Dan inilah konon awal dari hubungan kekeluargaan antara Demak dan Cirebon mulai terjalin.
Dari Nyai Ageng Tepasari, Sunan Gunung Jati mendapatkan 2 orang anak, yakni Ratu Wulung Ayu dan Pangeran Pasarean. Dan hubungan makin terjalin erat dengan Demak, karena Ratu Wulung Ayu pun menikah dengan Pati Unus yang kemudian menjadi raja Demak kedua menggantikan ayahnya, Raden Patah. Sementara Pangeran Pasarean juga menjalin hubungan keluarga dengan Demak, karen menikai putri Raden Patah yang lain, Ratu Nyawa, yang sebelumnya adalah janda dari Pangeran Bratakelana, anak Sunan Gunung Jati juga namun dari istri lainnya.
[sunting] Sumber-sumber
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
perkawinan: ♀ 3. Fatimah / Syarifah Baghdad (Nyai Mas Syarifah Panata Pasambangan)
perkawinan: ♀ Nyai Ageng Tepasari / Nyai Ageng Tepanjani
perkawinan: ♀ Nyai Ratu Kawunganten
perkawinan: ♀ Nyai Babadan , Babadan
perkawinan: ♀ Nyai Ratu Kawunganten
gelar: 1479 - 1568, Sultan Cirebon II (1479-1568)
perkawinan: ♀ Nio Ong Tin / Ratu Rara Sumanding (Ratu Ontin Nio)
wafat: 1568, Gunung Jati, Cirebon
perkawinan: ♀ 3.4.1.1.3. Ratu Ayu Kirana
gelar: 1552 - 1570, Sultan Banten I
wafat: 1570, Banten
perkawinan: ♀ 3.4.1.2. Ratu Pambayun / Nyai Pembaya
perkawinan: ♀ 4.1.1.2. Ratu Wulung Ayu / Nyai Ratu Ayu

