Puan Maharani b. 6 September 1973
| Marga (saat dilahirkan) | Kiemas |
| Jenis Kelamin | Wanita |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Puan Maharani |
| Orang Tua
♀ Megawati Soekarnoputri b. 23 Januari 1947 ♂ w Muhammad Taufiq Kiemas b. 31 Desember 1942 d. 8 Juni 2013 | |
| Halaman-wiki | wikipedia:Puan_Maharani |
Momen penting
6 September 1973 lahir: Jakarta
kelahiran anak: ♀ Diah P.o.p Hapsari
kelahiran anak: ♂ Praba D.c.k Soma
Catatan-catatan
Puan Maharani (lahir di Jakarta, 6 September 1973; umur 42 tahun)[1] adalah seorang politikus Indonesia yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Puan pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI untuk tahun 2012 - 2014. Di DPR, Puan Maharani berada di Komisi VI yang mengawasi BUMN, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, serta anggota badan kelengkapan dewan BKSAP (Badan Kerjasama Antar Parlemen), dan juga sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR menggantikan Tjahjo Kumolo yang telah menjabat selama sembilan tahun [2].
Cucu dari Presiden pertama RI Soekarno dan anak dari Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri dari pernikahannya dengan Taufiq Kiemas ini sudah mengenal dunia politik sejak usia sangat muda. Ia merupakan Sarjana Ilmu Komunikasi lulusan Universitas Indonesia dan ia meneruskan tradisi politik dalam keluarga Soekarno.
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
perceraian: ♂ Sanoesi
perkawinan: ♂ Soekarno / Koesno Sosrodihardjo , Bandung
perceraian: ♂ Soekarno / Koesno Sosrodihardjo
lahir: 1905
perkawinan: ♂ Sigit Bachroensalam
perkawinan: ♂ Soekarno / Koesno Sosrodihardjo , Surabaya
wafat: 1981
perkawinan: ♂ Soeswondo
perkawinan: ♂ Soekarno / Koesno Sosrodihardjo , Istana Cipanas
wafat: 12 Maret 2002, Jakarta
perkawinan: ♂ Soekarno / Koesno Sosrodihardjo
perkawinan: ♂ G. Soeriansjah Noor
wafat: 10 Oktober 2021, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta
perkawinan: ♂ Muhammad Hilmi
perkawinan: ♂ Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara IX / Gusti Pangeran Haryo Sujiwokusuma
