Raden Ayu Arsinah - Keturunan (Inventaris)
1
11/1 <♀ Raden Ayu Arsinahperkawinan: <1> <♂ Raden Adipati Arya Notodiningrat II / Raden Bagus Doro
2
perkawinan: <2> <♂ Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III / Raden Aersadan
perkawinan: <2!> <♂ Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III / Raden Aersadan
perkawinan: <3> <♀ Raden Ayu Pandamhabibah / Raden Ayu Tumenggung Arya Notodiningrat III
perkawinan: <4> <♀ Raden Ayu Djenap
perkawinan: <5> <♀ R Ay Siti Chotidjah , <6> <♀ Mas Ayu Kaminah , <7> <♀ Mas Ayu Daliyah , <4!> <♀ Raden Ayu Djenap , <8> <♀ Nyai Tas , <9> <♀ Mas Ayu Sarminah
pekerjaan: Malang, Bupati Malang Tahun 1854-1898
perkawinan:
perkawinan: <7!> <♀ Mas Ayu Daliyah
perkawinan:
perkawinan: <5!> <♀ R Ay Siti Chotidjah
perkawinan: <7!> <♀ Mas Ayu Daliyah
perkawinan: <5!> <♀ R Ay Siti Chotidjah
perkawinan: <6!> <♀ Mas Ayu Kaminah
pekerjaan: Menjabat Patih di Malang
perkawinan: <10> <♀ Raden Ayu Aminah Prawiroadinegoro
3
81/3 <5+10> <♀ Raden Ayu Soertinah (Bu Patih Surti)perkawinan: <11> <♂ Raden Ngabei Djoyowinoto / Raden Aeroeto
Menikah dengan suami kedua : Raden Panji Ismaoen Tjondrowinoto, Bupati Sidoarjo.
Wafat dimakamkan di makam Pekuncen Mojokertopekerjaan: Jombang, Menjabat Patih Jombang
perkawinan: <12> <♀ Raden Ayu Umisalamah
perkawinan: <13> <♀ Nama tidak tercatat (garwo ampeyan (No:2))
perkawinan: <14> <♀ nama tidak tercatat (garwo ampeyan (No:3))
perkawinan: <15> <♀ Mas Ayu Fatimah (Garwo ampeyan(No:4))
perkawinan: <16> <♀ Mas Ayu nama tidak tercatat (Garwo No:1)
perkawinan: <22!> <♀ Raden Ayu Louisah
pekerjaan: Sidoarjo, Menjabat Patih
perkawinan: <17> <♀ Raden Ayu Soemarmi
perkawinan: <18> <♀ Raden Ayu Nama tidak tercatat
perkawinan: <19> <♀ Raden Ayu Siti (Istri No:3)
pekerjaan: Jombang, Menjabat Asisten Wedana Perak
perkawinan: <23!> <♀ Raden Ayu Maslinah
perkawinan: <20> <♀ Mas Ayu / Garwo Ampeyan . (Nama Tidak Tercatat)
perkawinan: <23!> <♀ Raden Ayu Maslinah , <20!> <♀ Mas Ayu / Garwo Ampeyan . (Nama Tidak Tercatat)
pekerjaan: di Pasuruan, Menjabat Bupati Bangil. Alumni Pendidikan Hoofenschool Probolinggo
perkawinan: <21!> <♀ Raden Ayu Karlinah
perkawinan: <21> <♂ Raden Tumenggung Soendjotoningrat
perkawinan: <22> <♂ Raden Bei Taranggono Kromoadiredjo
pekerjaan: Surabaya, Menjabat onder collecteur Surabaya
perkawinan: <23> <♀ Raden Ayu nama tidak tercatat (puteri Raden Ngabei Kromoadiwinoto ( R Mahmoet ))
wafat: Mojokerto, Wafat dalam usia balita
perkawinan: <29!> <♂ Raden Prawoto / Raden Tumenggung Arya Notodiningrat V
wafat: Wafat dimakamkan di Pesarean Sentono Asri Kromodjayan di desa Terusan, Kab Mojokerto
perkawinan: <15!> <♂ Raden Tumenggung Kromodjoyodiningrat (Raden Prawoto)
Saudara sekandung: No:2. Raden Ayu Christinah; No:3. Raden Tumenggung Notodiningrat (Prawoto)
Raden Ayu Karlinah wafat dimakamkan di Bangilperkawinan: <12!> <♂ Raden Ngabei Kromoadiwinoto (Raden Katjanadi)
perkawinan: <14!> <♂ Raden Ngabei Kromodjoyodirono / Raden Ibnoe Chadjar
perkawinan: <14!> <♂ Raden Ngabei Kromodjoyodirono / Raden Ibnoe Chadjar , <20!> <♀ Mas Ayu / Garwo Ampeyan . (Nama Tidak Tercatat)
perkawinan: <9!> <♂ RAA Kromodjoyo Adinegoro IV / Raden Mashudan d. 15 Maret 1934
Bupati Malang III R Ay Katarinah wafat Sabtu Wage 22 Oktober 1937
dimakamkan di Sentonoasri Kromodjayan Mojokertoperkawinan: <24> <♂ Raden Panji Soeryopoetro
perkawinan: <24!> <♂ Raden Panji Soeryopoetro , <25> <♂ Raden Soebadi
wafat: Wafat usia muda, dimakamkan di Pesarean Gribig Malang.
perkawinan: <26> <♂ Raden Haryo Widjoyo / Raden Sigit
pekerjaan: Bupati Bondowoso
perkawinan: <20!> <♀ Raden Ayu Soemarni / Genoek
perkawinan: <27> <♀ Raden Ayu Soemarliyah
pekerjaan: Assisten Wedana,Di Kasembon Blitar. Ditangkap Jepang Karena mendirikan Perguruan di MAGUWAN-Malang; Dan dibuang ke Ambrawa – Jateng.
perkawinan: <28> <♂ Raden Ngabei Djoyosoebroto
wafat: 1920, Wafat dimakamkan di Pesarean Sentono Asri Kromodjayan di Desa Terusan Mojokerto
pekerjaan: MOJOKERTO, Bupati Ridder Mojokerto Th.1894-1916 Lulusan sekolah HBS Surabaya Th.1875
gelar: Atas jasa-jasa R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro IV terhadap bidang kepurbakalaan, Pemerintah Belanda pada tahun 1925 memberikan bintang kepadanya dan gelar Ridder In de Orde yan den Nederlandschen Leeuw.
perkawinan: <29> <♂ R Ayu Murtasijah
perkawinan: <25!> <♀ Raden Ayu Katarinah
wafat: 15 Maret 1934, Mojokerto, Dimakamkan di Pesarean Sentono Asri di ds Terusan, Mojokerto
pekerjaan: Jaksa Landrad di Sidoarjo
perkawinan: <30> <♀ Raden Ayu Djamaliah
wafat: 1960, Wafat dimakamkan di Pesarean Gribig Malang.
4
perkawinan: <32> <♀ Ny Abdul Rachman (asal Sunda)
pekerjaan: * Jaksa landrad Kabupaten Pasuruan 1935 s/d 1951 * Patih BANYUWANGI 1951 s/d 1958 * Bupati SITUBONDO 1958 s/d 1962
perkawinan: <33> <♀ Raden Ayu Miyati / Raden Ayu Mamiek
perkawinan: <34> <♂ R Moch Hasan Notoasmoro
perkawinan: <35> <♂ Raden Adipati Panji Arya Soeryowinoto II (Raden Panji Imbran)
- 1)Silsilah K5 (Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan Surabaya) oleh R Tumrnggung Arya Notoadikoesoemo/Zainal Fattah) dan Yayasan Sentono Boto Putih Surabaya, Selesai pada tgl 06-12-1956. 50 Halaman
- 2)Silsilah Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan-Nitiadingrat_Notodiningrat-Bustaman-Poesponegoro-HAN dinasty, oleh R.Bagus Yasin/R Ngabei Kromodjoyoadirono, Selesai pada tgl 10 Maret 1960, 102 halaman.
- 3)Silsilah Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong, oleh R Panji Arya Makmoer; Selesai tgl 01-08-1966 .
Didalam Website:http://id.rodovid.org/wk xxxxx yang dikerjakan oleh Haji R.Widodo AS, di Surabaya pd tgl. 14 Juni 2010 bersama hard copy. Sehubungan pengunggah adalah masih keturunan Trah :
- dari Eyang Kakung garis Ibu, adalah sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini, binti R.B.Roestamadji_R Ay Koesmini_, bin R Mashoedan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro IV(Bupati Mojokerto), bin R Aersadan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro III, (Bupati Mojokerto), bin R.Ismail/Mas Bei Kromowidjoyo, bin Kyai Onggodjoyo, bin Mas Pekik/Kyai Tumenggung Dermoyudo V - Bupati Surabaya
- Dari Eyang Putri Garis Ibu, adalh sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini. binti R Ay Koesmini_R.B.Roestamadji, bin R.Ng.Djajasoebrata bin R Tumenggung Djayadiredja, bin R Bei Kertadiredja, bin R Adipati Brotodiningrat, Bupati Purwokerto 1816-1830.
- dari Eyang Kakung garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach.Soesandi, bin R Ach Notoadiputro, bin R Panji Djoyoprayitno, bin RM Bei Prawirodirdjo, bin RM Tumenggung Djoyodirono III, bin RM Adipati Djoyodirono II, Kyai Tumenggung Djoyodirono I(Bupati Kanoman Surabaya), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
- dari Eyang putri garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach Soesandi, bin R Ayu Artinah, binti R Hardjoadiwinoto, bin R Ngabei Kertoyudo II, bin R.Panji Djayengrono/RTP Tjokronegoro I, bin Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro (Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1783), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
Pengunggah Silsilah juga membuat Silsilah dari pancer keluarga kedua orang tua (Ayah/Ibu) serta keluarga kedua Eyang_Buyut, diantaranya adalah:
- Trah Kyai Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran _ Surabaya
- Trah Kyai Dermoyudo_Surabaya s/d Trah Kromodjayan Kasepuhan-Kanoman (Surabaya_Mojokerto)
- Trah Kyai Nitiadiningrat_Pasuruan s/d Trah Notodiningrat III_Malang
- Trah Brotodiningratan Banyumas
- Trah Kyai Tumenggung Poesponegoro Gresik
- Trah R Adipati Panji Arya Suryowinoto_Gresik
- Trah Kyai Abdullah - Sumenep Madura;
Serta Silsilah dati pancer isteri pengunggah Silsilah Hj Sri Lestari Handayani dari pancer keluarga kedua orang tua, dalah sbb
- Trah Sultan Trenggana_Demak Bintoro;
- Trah Bandoro Pangeran Harya Soeronegoro (menantu Susuhunan PB II Surakarta)
- Trah nDoro HOOP_Pekalongan.
Saya sangat menyetujui dari yang ditulis oleh leluhur R.Sastrodihardjo dalam Penutup Sarasilah Diposoepanan, mengenai: PENGET: "Serat sarasilah poeniko kasimpen ingkang ngatos-atos, kengingo kangge tjepenganipoen poetro wajah panjenengan ing tembe wingking. Kedjawi saking poeniko, menawi wonten lepatipoen, kirang-langkoengngipoen, toewin wonten ewah-ewahanipoen, kadosto ewahing poetro, moegi karsohon ngewahi pijambak." ( Silsilah ini untuk disimpan dengan hati-hati, agar dapat dipergunakan sebagai pegangan anak cucu semua dibelakang hari. Selain dari hal tersebut, apabila ada kesalahan, kurang lebihnya serta ada perubahan, seperti misalnya tambahnya putra. Sudi apakiranya untuk menambahkan."
Dalam menjalankan amanat PENGET tersebut, perlu pengunggah tegaskan bahwa setiap SILSILAH YANG DIBUAT OLEH SIAPAPUN, DIHARAPKAN BERTUJUAN UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEAKRABAN/SILATUROCHMI KELUARGA SEMATA, GUNA MENCAPAI IKATAN KELUARGA YANG KUAT_ SEHAT_SEJAHTERA, TERLEPAS DARI HAL-HAL NEGATIF (Politis, Agama, Kepentingan pribadi, dan Diskriminasi); Mengingat kemajuan Jaman dan Kaidah Agama, maka keberadaan Silsilah dapat dipakai sebagai pedoman untuk beberapa hal yang perlu dihindari dalam hidup berkeluarga,dijelaskan dalam Kitab suci Al Qur'an, Surat An Nisaa
- ayat 1 : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
- ayat 23 Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
- ayat 24 dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
- Sedangkan pratijau dari Ilmu pengetahuan yang dijelaskan dalam: Dasar-dasar Genetika Biokemis Manusia ( Prof Dr,M.Ismadi –Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ( akibat in-sex ); serta Hukum dan Budaya.
- Catatan :
Jenjang susunan pada Silsilah Keluarga atau Genealogy Diagram dibuat / dimulai dari atas yaitu yang tertua kebawah s/d. keturunan termuda, ini menganut pakem budaya Jawa Kasunanan Surakarta Hadiningrat khususnya dan pada umumnya, atau dikenal dengan nama Trah = Keturunan. Penulisan silsilah dibuat rentang jenjang setiap /sampai ke 10(sepuluh) level / graad). Dibuat berdasarkan petujuk membuat silsilah dalam buku "Serat Piagem Sentana “ (gebookteakte) ngrewat sala-silahing ing Kasunanan Surakarta Adiningrat (Paku Buwana)", yaitu dimulai dari:
- Pancer …………… = Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal yang menurunkan
- Level/urutan 1 = Anak / putera
- Level/urutan 2 = Cucu
- Level/urutan 3 = Buyut
- Level/urutan 4 = Canggah
- Level/urutan 5 = Wareng
- Level/urutan 6 = Udeg-udeg
- Level/urutan 7 = Gantung Siwur
- Level/urutan 8 = Gropak senthe
- Level/urutan 9 = Debog bosok
- Level/urutan 10 = Galih Asem.
Urutan penulisan dimulai dari Pancer, misal yang dianut pancer laki-laki (patrinial), yang kemudian sampai rentang keturunan kesepuluh (Galih Asem), dan yang kemudian akan menjadi “Pancer” Trah/Keturunan berikutnya. Dengan adanya fasilitas dari genealogical chart di website http://id.rodovid.org/wk/...., maka 10(sepuluh) level / graad oleh penulis diterapkan. Sedangkan dalam hardcopy penyusun gunakan dalam bentuk simbul-simbul yang nampak pada pembagian kelompok level (dapat dilihat samping kiri & di kiri bawah lembar silsilah). Dapatlah kami sampaikan bahwa silsilah ini (Family Tree) pancer Laki-laki terbentuk dan akan berakhir jika keturunan berstatus perempuan. Artinya dari keturunan seorang Ibu yang semula dari marga A, anak keturunannya akan ikut pada suaminya misal marga B. Hal ini tidak mengubah makna apapun, ini hanyalah ilustrasi susunan keluarga walaupun menganut garis perempuan (matrinial) kesemuanya dibuat menganut petunjuk cara menulis silsilah yang benar.
Hormat Pengunggah,
HR Widodo AS,pekerjaan: * djoeroetoelis Controleur Prambon * Asisten Wedana Ngebel Ponorogo Th.1910-1940. Beslite(SK)COJ tgl:15 Maret 1930 No:660/23 jo: Beslite Resident Ponorogo tgl 18 Mei 1930
perkawinan: <36> <♀ Raden Ajeng Sadjatienah / Raden Ayu Yasin (Raden Beij Kromodjoioadirono) b. 15 September 1849, Mojokerto
Masa kerja Th 1910 sd. 1940.; Pendidikan: * OSVIA Probolinggo – 1908; * Diploma Kluenabternars 1910 Pemilik Bahroel Laut; Tempat tinggal di Kalisari Sayangan C III/11a Surabaya.
Wafat dimakamkan di Sentonoasri – Kromodjayan Mojokerto:pekerjaan: Besuki, Menjabat Wedana
perkawinan: <37> <♀ Raden Ayu Louisaminah (Gareng)
perkawinan: <38> <♀ Raden Ayu Chadjariyah (Pah)
perkawinan: <39> <♀ Mas Ayu Asminah
pekerjaan: Lamongan, Menjabat Asisten Wedana Modo
perkawinan: <78!> <♀ Raden Ayu Koesmini b. 1901 bur. 1920
wafat: Mojokerto, Wafat dalam usai muda
wafat: Mojokerto, putri no: 7 wafat dalam usia 5 bulan, bersama kembarannya putri no 8 Raden Ajeng Moertini
wafat: Mojokerto, putri no: 8 wafat dalam usia 5 bulan, bersama kembarannya putri no 7 Raden Ajeng Moertinah
wafat: Mojokerto, Wafat usia 6 tahun ( hari wafat bertepatan hari M.W.Wihelmina dinobatkan sebagai raja Belanda )
pekerjaan: Nganjuk, Menjabat Wedana(saat itu jaman penjajahan Jepang )
perkawinan: <40> <♀ Raden Ayu Sudarinah ((3))
perkawinan: <41> <♀ Mas Ayu Saminah (1) , <42> <♀ Raden Ayu Rahayu (2)
wafat: Surabaya, Wafat dimakamkan di sentono Botoputih Surabaya; Perihal Pemakaman RB Fayaqoen: belum ada catatan dari keluarga sebab-sebabnya, yang semestinya di makamkan di Pesarean Sentono Asri Kromodjyan Kanoman di Ds Tersuan Mojokerto.
Dengan mengucap Syukur Ke hadirat ALLAH Subbhanawattaalla, pengunggah telah dapat mengupdate Sarasilah KROMODJAYAN KASPEUHAN dan KANOMAN, diunggah dari data asli:
- 1)Silsilah K5 (Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan Surabaya) oleh R Tumrnggung Arya Notoadikoesoemo/Zainal Fattah) dan Yayasan Sentono Boto Putih Surabaya, Selesai pada tgl 06-12-1956. 50 Halaman
- 2)Silsilah Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan-Nitiadingrat_Notodiningrat-Bustaman-Poesponegoro-HAN dinasty, oleh R.Bagus Yasin/R Ngabei Kromodjoyoadirono, Selesai pada tgl 10 Maret 1960, 102 halaman.
- 3)Silsilah Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong, oleh R Panji Arya Makmoer; Selesai tgl 01-08-1966 .
Didalam Website:http://id.rodovid.org/wk xxxxx yang dikerjakan oleh Haji R.Widodo AS, di Surabaya pd tgl. 14 Juni 2010 bersama hard copy. Sehubungan pengunggah adalah masih keturunan Trah :
- dari Eyang Kakung garis Ibu, adalah sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini, binti R.B.Roestamadji_R Ay Koesmini_, bin R Mashoedan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro IV(Bupati Mojokerto), bin R Aersadan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro III, (Bupati Mojokerto), bin R.Ismail/Mas Bei Kromowidjoyo, bin Kyai Onggodjoyo, bin Mas Pekik/Kyai Tumenggung Dermoyudo IV - Bupati Surabaya
- Dari Eyang Putri Garis Ibu, adalah sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini. binti R Ay Koesmini_R.B.Roestamadji, bin R.Ng.Djajasoebrata bin R Tumenggung Djayadiredja, bin R Bei Kertadiredja, bin R Adipati Brotodiningrat, Bupati Purwokerto 1816-1830.
- dari Eyang Kakung garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach.Soesandi, bin R Ach Notoadiputro, bin R Panji Djoyoprayitno, bin RM Bei Prawirodirdjo, bin RM Tumenggung Djoyodirono III, bin RM Adipati Djoyodirono II, Kyai Tumenggung Djoyodirono I(Bupati Kanoman Surabaya), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
- dari Eyang putri garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach Soesandi, bin R Ayu Artinah, binti R Hardjoadiwinoto, bin R Ngabei Kertoyudo II, bin R.Panji Djayengrono/RTP Tjokronegoro I, bin Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro (Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1783), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
Pengunggah Silsilah juga membuat Silsilah dari pancer keluarga kedua orang tua (Ayah/Ibu) serta keluarga kedua Eyang_Buyut, diantaranya adalah:
- Trah Kyai Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran _ Surabaya
- Trah Kyai Dermoyudo_Surabaya s/d Trah Kromodjayan Kasepuhan-Kanoman (Surabaya_Mojokerto)
- Trah Kyai Nitiadiningrat_Pasuruan s/d Trah Notodiningrat III_Malang
- Trah Brotodiningratan Banyumas
- Trah Kyai Tumenggung Poesponegoro Gresik
- Trah R Adipati Panji Arya Suryowinoto_Gresik
- Trah Kyai Abdullah - Sumenep Madura;
Serta Silsilah dati pancer isteri pengunggah Silsilah Hj Sri Lestari Handayani dari pancer keluarga kedua orang tua, dalah sbb
- Trah Sultan Trenggana_Demak Bintoro;
- Trah Bandoro Pangeran Harya Soeronegoro (menantu Susuhunan PB II Surakarta)
- Trah nDoro HOOP_Pekalongan.
Saya sangat menyetujui dari yang ditulis oleh leluhur R.Sastrodihardjo dalam Penutup Sarasilah Diposoepanan, mengenai: PENGET: "Serat sarasilah poeniko kasimpen ingkang ngatos-atos, kengingo kangge tjepenganipoen poetro wajah panjenengan ing tembe wingking. Kedjawi saking poeniko, menawi wonten lepatipoen, kirang-langkoengngipoen, toewin wonten ewah-ewahanipoen, kadosto ewahing poetro, moegi karsohon ngewahi pijambak." ( Silsilah ini untuk disimpan dengan hati-hati, agar dapat dipergunakan sebagai pegangan anak cucu semua dibelakang hari. Selain dari hal tersebut, apabila ada kesalahan, kurang lebihnya serta ada perubahan, seperti misalnya tambahnya putra. Sudi apakiranya untuk menambahkan."
Dalam menjalankan amanat PENGET tersebut, perlu pengunggah tegaskan bahwa setiap SILSILAH YANG DIBUAT OLEH SIAPAPUN, DIHARAPKAN BERTUJUAN UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEAKRABAN/SILATUROCHMI KELUARGA SEMATA, GUNA MENCAPAI IKATAN KELUARGA YANG KUAT_ SEHAT_SEJAHTERA, TERLEPAS DARI HAL-HAL NEGATIF (Politis, Agama, Kepentingan pribadi, dan Diskriminasi); Mengingat kemajuan Jaman dan Kaidah Agama, maka keberadaan Silsilah dapat dipakai sebagai pedoman untuk beberapa hal yang perlu dihindari dalam hidup berkeluarga,dijelaskan dalam Kitab suci Al Qur'an, Surat An Nisaa
- ayat 1 : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
- ayat 23 Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
- ayat 24 dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
- Sedangkan pratijau dari Ilmu pengetahuan yang dijelaskan dalam: Dasar-dasar Genetika Biokemis Manusia ( Prof Dr,M.Ismadi –Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ( akibat in-sex ); serta Hukum dan Budaya.
- Catatan :
Jenjang susunan pada Silsilah Keluarga atau Genealogy Diagram dibuat / dimulai dari atas yaitu yang tertua kebawah s/d. keturunan termuda, ini menganut pakem budaya Jawa Kasunanan Surakarta Hadiningrat khususnya dan pada umumnya, atau dikenal dengan nama Trah = Keturunan. Penulisan silsilah dibuat rentang jenjang setiap /sampai ke 10(sepuluh) level / graad). Dibuat berdasarkan petujuk membuat silsilah dalam buku "Serat Piagem Sentana “ (gebookteakte) ngrewat sala-silahing ing Kasunanan Surakarta Adiningrat (Paku Buwana)", yaitu dimulai dari:
- Pancer …………… = Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal yang menurunkan
- Level/urutan 1 = Anak / putera
- Level/urutan 2 = Cucu
- Level/urutan 3 = Buyut
- Level/urutan 4 = Canggah
- Level/urutan 5 = Wareng
- Level/urutan 6 = Udeg-udeg
- Level/urutan 7 = Gantung Siwur
- Level/urutan 8 = Gropak senthe
- Level/urutan 9 = Debog bosok
- Level/urutan 10 = Galih Asem.
Urutan penulisan dimulai dari Pancer, misal yang dianut pancer laki-laki (patrinial), yang kemudian sampai rentang keturunan kesepuluh (Galih Asem), dan yang kemudian akan menjadi “Pancer” Trah/Keturunan berikutnya. Dengan adanya fasilitas dari genealogical chart di website http://id.rodovid.org/wk/...., maka 10(sepuluh) level / graad oleh penulis diterapkan. Sedangkan dalam hardcopy penyusun gunakan dalam bentuk simbul-simbul yang nampak pada pembagian kelompok level (dapat dilihat samping kiri & di kiri bawah lembar silsilah). Dapatlah kami sampaikan bahwa silsilah ini (Family Tree) pancer Laki-laki terbentuk dan akan berakhir jika keturunan berstatus perempuan. Artinya dari keturunan seorang Ibu yang semula dari marga A, anak keturunannya akan ikut pada suaminya misal marga B. Hal ini tidak mengubah makna apapun, ini hanyalah ilustrasi susunan keluarga walaupun menganut garis perempuan (matrinial) kesemuanya dibuat menganut petunjuk cara menulis silsilah yang benar.
Hormat Penulis &/ Pengunggah,
HR Widodo AS,pekerjaan: Pasuruan, Pegawai Pemerintahan Kabupaten Pasuruan
perkawinan: <43> <♀ Raden Ayu putri dari Raden Panji Kusumaningprodjo
perkawinan: <44> <♂ R Abdul Rasyid Tangahoo
pekerjaan: di Mojokerto menjabat Onderofizchter Begentschab Worken; kemudian menjabat Seksie Ingeneiur Boowkundige (kepala Seksi PU) di Malang, saat itu pensiun bertempat tinggal di Jl Polowijen Blimbing Malang. Kemudian pindah Solo (Penumping).
perkawinan: <45> <♀ Raden Ayu Siti Latpanun , <46> <♀ Mas Ayu Minem
perkawinan: <47> <♀ Raden Ayu Surarti
perkawinan: <48> <♂ Muhammad Abdul Rais
perkawinan: <49> <♂ Raden Panji Mas Soelaiman Tjondrodiningrat
perkawinan: <50> <♂ Raden Panji Sardjono
perkawinan: <51> <♂ Raden Djayoesman
pekerjaan: Pacitan, Jaksa Landraad. Wafat dimakamkan di Jombang.
wafat: Wafat usia muda
pekerjaan: Kediri, Menjabat Hakim ( deorzitter Landraad);
perkawinan: <52> <♂ Raden Soedarmo
pekerjaan: di Jombang, Asisten Wedana Bareng
pekerjaan: Pegawai DKA (PJKA) di Kediri
pekerjaan: Surabaya, Mantri Polisi Drio Gunung Kendeng.
wafat: Wafat usia muda
gelar: Lamongan, penjual candu di Sukorame
perkawinan: <53> <♂ Raden Bagus Massoewoso (Raden Ngabei Kromoadiprodjo)
perkawinan: <54> <♀ Raden Ayu Thek
pekerjaan: Jombang, pemimpin kesenian Ludruk Kepanjen, dan dikenal ahli dalam bidang seni karawitan gamelan.
pekerjaan: Bojonegoro, Kepala Kantor Agraria (BPN), pindah Madiun.
perkawinan: <157!> <♀ Raden Ayu Kusumo Wardani Suwari b. 29 Desember 1929 d. 4 Maret 1957
perkawinan: <55> <♂ Raden Soehernowo b. 12 Desember 1928 d. 1983
perkawinan: <56> <♂ Raden Satriyo
perkawinan:
perkawinan: <40!> <♂ R Ng Kromodjoyodipoero / RB Roestamadji
penguburan: 1920, Mojokerto, Dimakamkan di Pesarean Sentono Asri Kromodjayan, Ds Terusan Mojokerto (utara sungai Brantas arah jalan ke Lamongan )
pekerjaan: Mojokerto, Menjabat Bupati Th.1916-1932
perkawinan: <57> <♀ Raden Ayu Badarijah
wafat: 1934, Mojokerto, Wafat dimakamkan di Sentonoasri Kromodjayan Mojokerto
pekerjaan: Pensiuan PT Pelni Surabaya
perkawinan: <58> <♀ Hajjah Sri Lestari b. 29 Juni
wafat: 9 November 2012, Surabaya, Wafat di Surabaya, +/- jam 19.00 setelah sholat Ishak.
penguburan: 10 November 2012, Sidoarjo, Dimakamkan setelah Sholat Dhuhur, di Pesarean Pendhem Sidoarjo( belakang masjid Agung Sidoarjo )
5
perkawinan: <60> <♀ Nuryati
perkawinan: <61> <♂ Mas Santosa
pekerjaan: Blitar, ABRI pangkat Letnan 2, gugur.
pekerjaan: Lamongan, pegawai PJKA di Babad
pekerjaan: sebagai bintang film ( film star) saat itu
perkawinan: <62> <♂ Raden Suwono
perkawinan: <63> <♂ Raden Handoyo
pekerjaan: Pegawai Vraag & Ambos Surabaya, pindah ke Jakarta
perkawinan: <64> <♀ Raden Ayu Emie
perkawinan: <65> <♂ Raden Djoko Martedjo
pekerjaan: Jombang, Pegawai Kabupaten Jombang
perkawinan: <66> <♀ Istri nama tidak tercatat (putri Raden Panji Sukadi Tjondrowiryaningrat)
pekerjaan: Surabaya, Bagian Kearsipan (CKC/KPPN) Kantor Gubernur Jawa Timur di Surabaya
perkawinan: <67> <♀ Sumiyati
pekerjaan: Jakarta, Kabinet Dwikora I Kabinet Dwikora I adalah nama kabinet pemerintahan di Indonesia dengan masa kerja dari 27 Agustus 1964-22 Februari 1966[1]. Presiden pada kabinet ini adalah Soekarno. Daftar isi 1 Susunan 1.1 Perdana Menteri 1.2 Presidium 1.3 Ment
perkawinan: <68> <♀ Raden Ayu Sutari / Yu Sus
perkawinan: <69> <♂ Raden Rahmat Sudoro Suro Adi Kusumo d. 1 Juli 1966
perkawinan:
perkawinan: <70> <♂ Raden Suhudiman
perkawinan: <71> <♂ Rasmadji
wafat: Wafat usia muda, dimakamkan di Giri Gresik; letak dekat pager tembok luar makam Sunan Giri Gresik
wafat: Surabaya - Ketabang, wafat dimakamkan diluar pagar makam Habib Sufi Kramat astno Boto putih Surabaya
wafat: Wafat dalam usaia balita di makamkan di astono Boto Putih Surabaya
wafat: Wafat usai balita, dimakamkan di Sentonoasri Kromodjayan Mojokerto
wafat: Surabaya, Wafat usia balita, dimakamkan di Driyo, Surabaya
perkawinan: <72> <♀ Ny Abdul Rasyid
perkawinan: <73> <♂ Siswanto b. April
perkawinan: <74> <♂ Darmanto
perkawinan: <75> <♂ Pontjo Sasmitono b. April
perkawinan: <76> <♀ Rutu Tunjiyah b. Januari
perkawinan: <77> <♀ Sriwulan (Liong Lan En)
perkawinan: <78> <♀ Sri Nanik b. 16 Agustus 1943 d. 1 Oktober 2002
perkawinan: <79> <♂ Muchayat Letnan Kolonel Infantri AD b. 10 November 1928 d. 11 November 2009
perkawinan: <80> <♂ Suharto ? (Haji) b. November
perkawinan: <82> <♀ Raden Ayu Masmiati
perkawinan: <86> <♂ Winarno , Ir
perkawinan:
perkawinan: <87> <♂ Adi Mulyo , Ir
perkawinan: <88> <♀ Tri Rahayu , Dra
perkawinan:
perkawinan: <89> <♂ Syamsir Harahap, Se
perkawinan: <90> <♀ Lucky Paramita , Se
perkawinan: <91> <♂ Mas Aryo Soedjitono d. 1965
perkawinan: <92> <♂ JB Baskoro , Bsc
perkawinan: <93> <♀ Arik Winarsih
perkawinan: <94> <♂ Prof Drs H Bambang Soebali, As.Chelsea b. 16 Juni 1934 d. 11 Agustus 2014
perkawinan: <95> <♀ Raden Ayu Soemarmi b. 25 September
- ___ 19XX. "Diagram Chart Sarasilah Bratadinngrat Banyumas (di edit dalam tulisan melingkar): di Kertas Gambar
- Sastrodihardjo, 1 Desember 1934 Serat Sarasilah Diposoepanan - Patih Purwokerto; Diketik 8 halaman
- R Tumenggung Arya Notoadikoesoemo/Zainal Fattah) dan Yayasan Sentono Boto Putih Surabaya, Selesai pada tgl 06-12-19561)"Silsilah K5 (Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan Surabaya)" . 50 Halaman
- R.Bagus Yasin/R Ngabei Kromodjoyoadirono, Selesai pada tgl 10 Maret 1960, "Silsilah Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan-Nitiadingrat_Notodiningrat-Bustaman-Poesponegoro-HAN dinasty, 102 halaman.
- Prof Drs H Bambang Soebali, As.Chelsea; 1 Syawal 1430H / 2009; " Silsilah Keluarga besar R Soepangkat Bratanigrat - Bupati Situbondo " diketik 8 halaman.
Didalam Website:http://id.rodovid.org/wk xxxxx yang dikerjakan oleh Haji R.Widodo AS, di Surabaya pd tgl. 14 Juni 2010 sd Desember 2011 bersama hard copy. Sehubungan pengunggah adalah masih keturunan Trah :
- dari Eyang Kakung garis Ibu, adalah sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini, binti R.B.Roestamadji_R Ay Koesmini_, bin R Mashoedan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro IV(Bupati Mojokerto), bin R Aersadan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro III, (Bupati Mojokerto), bin R.Ismail/Mas Bei Kromowidjoyo, bin Kyai Onggodjoyo, bin Mas Pekik/Kyai Tumenggung Dermoyudo IV - Bupati Surabaya
- Dari Eyang Putri Garis Ibu, adalh sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini. binti R Ay Koesmini_R.B.Roestamadji, bin R.Ng.Djayasoebrata bin R Tumenggung Djayadiredja, bin R Bei Kertadiredja, bin R Adipati Bratadiningrat - Banyumas, Bupati Purwokerto 1816-1830.
- dari Eyang Kakung garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach.Soesandi, bin R Ach Notoadiputro, bin R Panji Djoyoprayitno, bin RM Bei Prawirodirdjo, bin RM Tumenggung Djoyodirono III, bin RM Adipati Djoyodirono II, Kyai Tumenggung Djoyodirono I(Bupati Kanoman Surabaya), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
- dari Eyang putri garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach Soesandi, bin R Ayu Artinah, binti R Hardjoadiwinoto, bin R Ngabei Kertoyudo II, bin R.Panji Djayengrono/RTP Tjokronegoro I, bin Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro (Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1783), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
Pengunggah Silsilah juga membuat Silsilah dari pancer keluarga kedua orang tua (Ayah/Ibu) serta keluarga kedua Eyang_Buyut, diantaranya adalah:
- Trah Kyai Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran _ Surabaya
- Trah Kyai Dermoyudo_Surabaya s/d Trah Kromodjayan Kasepuhan-Kanoman (Surabaya_Mojokerto)
- Trah Kyai Nitiadiningrat_Pasuruan s/d Trah Notodiningrat III_Malang
- Trah Brotodiningratan Banyumas
- Trah Kyai Tumenggung Poesponegoro Gresik
- Trah R Adipati Panji Arya Suryowinoto_Gresik
- Trah Kyai Abdullah - Sumenep Madura;
Serta Silsilah dati pancer isteri pengunggah Silsilah Hj Sri Lestari Handayani dari pancer keluarga kedua orang tua, dalah sbb
- Trah Sultan Trenggana_Demak Bintoro;
- Trah Bandoro Pangeran Harya Soeronegoro (menantu Susuhunan PB II Surakarta)
- Trah nDoro HOOP_Pekalongan.
Saya sangat menyetujui dari yang ditulis oleh leluhur R.Sastrodihardjo dalam Penutup Sarasilah Diposoepanan, mengenai: PENGET: "Serat sarasilah poeniko kasimpen ingkang ngatos-atos, kengingo kangge tjepenganipoen poetro wajah panjenengan ing tembe wingking. Kedjawi saking poeniko, menawi wonten lepatipoen, kirang-langkoengngipoen, toewin wonten ewah-ewahanipoen, kadosto ewahing poetro, moegi karsohon ngewahi pijambak." ( Silsilah ini untuk disimpan dengan hati-hati, agar dapat dipergunakan sebagai pegangan anak cucu semua dibelakang hari. Selain dari hal tersebut, apabila ada kesalahan, kurang lebihnya serta ada perubahan, seperti misalnya tambahnya putra. Sudi apakiranya untuk menambahkan.")
Dalam menjalankan amanat PENGET tersebut, perlu pengunggah tegaskan bahwa setiap SILSILAH YANG DIBUAT OLEH SIAPAPUN, --> SATU TUJUAN ADALAH UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEAKRABAN/SILATUROCHMI KELUARGA SEMATA, GUNA MENCAPAI IKATAN KELUARGA YANG KUAT_ SEHAT_SEJAHTERA, --> TERLEPAS DARI HAL-HAL NEGATIF (Kasta, Agama, Kepentingan pribadi, Memanipulasi data keluarga dan Diskriminasi); THE GENEALOGICAL / SILSILAH ADALAH MERUPAKAN INFORMASI DATA YANG TERBATAS DALAM HAL TERKAITAN HUBUNGAN KELUARGA SEDARAH, YANG TELAH DIPAPARKAN DI WEBSITE RODOVID. --> BILAMA MANA DIKEHENDAKI YBS TDK DITULIS ASAL KETURUNAN DSB. DIDALAM SUATU SILSILAH / ATAU MENGHENDAKI MENIADAKAN DIRINYA DARI SILSILAH MAKA KEHENDAK SEPIHAK TSB. TERLEPAS DARI TANGGUNGJAWAB PENGUNGGAH; DAN INI HANYA BERLAKU BAGI YBS DENGAN KELUARGA DIRINYA SENDIRI, TIDAK BERLAKU KEPADA SAUDARA SAUDARA SEKANDUNG.
Mengingat kemajuan Jaman dan Kaidah Agama, maka keberadaan Silsilah dapat dipakai sebagai pedoman untuk beberapa hal yang perlu dihindari dalam hidup berkeluarga,dijelaskan dalam Kitab suci Al Qur'an, Surat An Nisaa
- ayat 1 : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
- ayat 23 Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
- ayat 24 dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
- Sedangkan pratijau dari Ilmu pengetahuan yang dijelaskan dalam: Dasar-dasar Genetika Biokemis Manusia ( Prof Dr,M.Ismadi –Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ( akibat in-sex ); serta Hukum dan Budaya.
- Catatan :
Jenjang susunan pada Silsilah Keluarga atau Genealogy Diagram dibuat / dimulai dari atas yaitu yang tertua kebawah s/d. keturunan termuda, ini menganut pakem budaya Jawa Kasunanan Surakarta Hadiningrat khususnya dan pada umumnya, atau dikenal dengan nama Trah = Keturunan. Penulisan silsilah dibuat rentang jenjang setiap /sampai ke 10(sepuluh) level / graad). Dibuat berdasarkan petujuk membuat silsilah dalam buku "Serat Piagem Sentana “ (gebookteakte) ngrewat sala-silahing ing Kasunanan Surakarta Adiningrat (Paku Buwana)", yaitu dimulai dari:
- Pancer …………… = Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal yang menurunkan
- Level/urutan 1 = Anak / putera
- Level/urutan 2 = Cucu
- Level/urutan 3 = Buyut
- Level/urutan 4 = Canggah
- Level/urutan 5 = Wareng
- Level/urutan 6 = Udeg-udeg
- Level/urutan 7 = Gantung Siwur
- Level/urutan 8 = Gropak senthe
- Level/urutan 9 = Debog bosok
- Level/urutan 10 = Galih Asem.
Urutan penulisan dimulai dari Pancer, misal yang dianut pancer laki-laki (patrinial), yang kemudian sampai rentang keturunan kesepuluh (Galih Asem), dan yang kemudian akan menjadi “Pancer” Trah/Keturunan berikutnya. Dengan adanya fasilitas dari genealogical chart di website http://id.rodovid.org/wk/...., maka 10(sepuluh) level / graad oleh penulis diterapkan. Sedangkan dalam hardcopy penyusun gunakan dalam bentuk simbul-simbul yang nampak pada pembagian kelompok level (dapat dilihat samping kiri & di kiri bawah lembar silsilah). Dapatlah kami sampaikan bahwa silsilah ini (Family Tree) pancer Laki-laki terbentuk dan akan berakhir jika keturunan berstatus perempuan. Artinya dari keturunan seorang Ibu yang semula dari marga A, anak keturunannya akan ikut pada suaminya misal marga B. Hal ini tidak mengubah makna apapun, ini hanyalah ilustrasi susunan keluarga walaupun menganut garis perempuan (matrinial) kesemuanya dibuat menganut petunjuk cara menulis silsilah yang benar.
Hormat Pengunggah,
HR Widodo ASperkawinan:
perkawinan: <96> <♂ Soewiyono, Ir
perkawinan: <97> <♂ Susilo b. 23 April
perkawinan:
perkawinan: <99> <♂ Raden Tumenggung Adipati Moesono b. 1907 d. 1995
wafat: 24 Februari 2000, Jakarta
perkawinan: <100> <♂ Raden Sudomo
perkawinan: <101> <♂ Raden Soenaryo . (Raden Achmad Soesandi) b. 7 Agustus 1904 d. 13 Oktober 1985
wafat: 8 Februari 1998, Solo, Wafat dimakamkan di Pesarean Makam Haji, Pabelan Solo
- 1)Silsilah K5 (Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan Surabaya) oleh R Tumrnggung Arya Notoadikoesoemo/Zainal Fattah) dan Yayasan Sentono Boto Putih Surabaya, Selesai pada tgl 06-12-1956. 50 Halaman
- 2)Silsilah Kasepuhan-Kanoman-Kromodjayan-Ke Sambongan-Nitiadingrat_Notodiningrat-Bustaman-Poesponegoro-HAN dinasty, oleh R.Bagus Yasin/R Ngabei Kromodjoyoadirono, Selesai pada tgl 10 Maret 1960, 102 halaman.
- 3)Silsilah Pangeran Lanang Dangiran / Kyai Ageng Brondong, oleh R Panji Arya Makmoer; Selesai tgl 01-08-1966 .
Didalam Website:http://id.rodovid.org/wk xxxxx yang dikerjakan oleh Haji R.Widodo AS, di Surabaya pd tgl. 14 Juni 2010 bersama hard copy. Sehubungan pengunggah adalah masih keturunan Trah :
- dari Eyang Kakung garis Ibu, adalah sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini, binti R.B.Roestamadji_R Ay Koesmini_, bin R Mashoedan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro IV(Bupati Mojokerto), bin R Aersadan/R.A.A.Kromodjoyo Adinegoro III, (Bupati Mojokerto), bin R.Ismail/Mas Bei Kromowidjoyo, bin Kyai Onggodjoyo, bin Mas Pekik/Kyai Tumenggung Dermoyudo IV - Bupati Surabaya
- Dari Eyang Putri Garis Ibu, adalh sbb: HR Widodo AS(pengunggah), bin R Ayu Roesmini. binti R Ay Koesmini_R.B.Roestamadji, bin R.Ng.Djajasoebrata bin R Tumenggung Djayadiredja, bin R Bei Kertadiredja, bin R Adipati Brotodiningrat, Bupati Purwokerto 1816-1830.
- dari Eyang Kakung garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach.Soesandi, bin R Ach Notoadiputro, bin R Panji Djoyoprayitno, bin RM Bei Prawirodirdjo, bin RM Tumenggung Djoyodirono III, bin RM Adipati Djoyodirono II, Kyai Tumenggung Djoyodirono I(Bupati Kanoman Surabaya), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
- dari Eyang putri garis ayah, adalah sbb: HR Widodo AS, bin R Ach Soesandi, bin R Ayu Artinah, binti R Hardjoadiwinoto, bin R Ngabei Kertoyudo II, bin R.Panji Djayengrono/RTP Tjokronegoro I, bin Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro (Bupati Kasepuhan Surabaya 1752-1783), bin Kyai Tumenggung Onggodjoyo I(Bupati Pasuruan 1679-1686), bin Ki Ageng Brondong/ Pangeran Lanang Dangiran.
Pengunggah Silsilah juga membuat Silsilah dari pancer keluarga kedua orang tua (Ayah/Ibu) serta keluarga kedua Eyang_Buyut, diantaranya adalah:
- Trah Kyai Ageng Brondong / Pangeran Lanang Dangiran _ Adipati Surabaya
- Trah Kyai Dermoyudo_Surabaya s/d Trah Kromodjayan Kasepuhan-Kanoman (Bupati Surabaya & Bupati Mojokerto)
- Trah Kyai Nitiadiningrat_Pasuruan s/d Trah Notodiningrat III - Bupati Malang
- Trah R Adipati Bratadiningrat - Bupati Kanoman Banyumas
- Trah Kyai Tumenggung Poesponegoro - Bupati Gresik
- Trah R Adipati Panji Arya Suryowinoto - Bupati Gresik
- Trah Kyai Abdullah - Bupati Sumenep Madura;
Serta Silsilah dati pancer isteri pengunggah Silsilah Hj Sri Lestari Handayani dari pancer keluarga kedua orang tua, dalah sbb
- Trah Sultan Trenggana_Demak Bintoro;
- Trah Bandoro Pangeran Harya Soeronegoro (menantu Susuhunan PB II Surakarta)
- Trah nDoro HOOP_Pekalongan.
Saya sangat menyetujui dari yang ditulis oleh leluhur R.Sastrodihardjo dalam Penutup Sarasilah Diposoepanan, mengenai:
PENGET: "Serat sarasilah poeniko kasimpen ingkang ngatos-atos, kengingo kangge tjepenganipoen poetro wajah panjenengan ing tembe wingking. Kedjawi saking poeniko, menawi wonten lepatipoen, kirang-langkoengngipoen, toewin wonten ewah-ewahanipoen, kadosto ewahing poetro, moegi karsohon ngewahi pijambak." ( Silsilah ini untuk disimpan dengan hati-hati, agar dapat dipergunakan sebagai pegangan anak cucu semua dibelakang hari. Selain dari hal tersebut, apabila ada kesalahan, kurang lebihnya serta ada perubahan, seperti misalnya tambahnya putra. Sudi apakiranya untuk menambahkan.")
Dalam menjalankan amanat PENGET tersebut, perlu pengunggah tegaskan bahwa setiap SILSILAH YANG DIBUAT OLEH SIAPAPUN, --> SATU TUJUAN ADALAH UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEAKRABAN/SILATUROCHMI KELUARGA SEMATA, GUNA MENCAPAI IKATAN KELUARGA YANG KUAT_ SEHAT_SEJAHTERA, --> TERLEPAS DARI HAL-HAL NEGATIF (Kasta, Agama, Kepentingan pribadi, Memanipulasi data keluarga dan Diskriminasi); THE GENEALOGICAL / SILSILAH ADALAH MERUPAKAN INFORMASI DATA YANG TERBATAS DALAM HAL TERKAITAN HUBUNGAN KELUARGA SEDARAH, YANG TELAH DIPAPARKAN DI WEBSITE RODOVID. --> BILAMA MANA DIKEHENDAKI YBS TDK DITULIS ASAL KETURUNAN DSB. DIDALAM SUATU SILSILAH / ATAU MENGHENDAKI MENIADAKAN DIRINYA DARI SILSILAH MAKA KEHENDAK SEPIHAK TSB. TERLEPAS DARI TANGGUNGJAWAB PENGUNGGAH; DAN INI HANYA BERLAKU BAGI YBS DENGAN KELUARGA DIRINYA SENDIRI, TIDAK BERLAKU KEPADA SAUDARA SAUDARA SEKANDUNG.
Mengingat kemajuan Jaman dan Kaidah Agama, maka keberadaan Silsilah dapat dipakai sebagai pedoman untuk beberapa hal yang perlu dihindari dalam hidup berkeluarga,dijelaskan dalam Kitab suci Al Qur'an, Surat An Nisaa
- ayat 1 : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
- ayat 23 Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
- ayat 24 dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
- Sedangkan pratijau dari Ilmu pengetahuan yang dijelaskan dalam: Dasar-dasar Genetika Biokemis Manusia ( Prof Dr,M.Ismadi –Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ( akibat in-sex ); serta Hukum dan Budaya.
- Catatan :
Jenjang susunan pada Silsilah Keluarga atau Genealogy Diagram dibuat / dimulai dari atas yaitu yang tertua kebawah s/d. keturunan termuda, ini menganut pakem budaya Jawa Kasunanan Surakarta Hadiningrat khususnya dan pada umumnya, atau dikenal dengan nama Trah = Keturunan. Penulisan silsilah dibuat rentang jenjang setiap /sampai ke 10(sepuluh) level / graad). Dibuat berdasarkan petujuk membuat silsilah dalam buku "Serat Piagem Sentana “ (gebookteakte) ngrewat sala-silahing ing Kasunanan Surakarta Adiningrat (Paku Buwana)", yaitu dimulai dari:
- Pancer …………… = Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal yang menurunkan
- Level/urutan 1 = Anak / putera
- Level/urutan 2 = Cucu
- Level/urutan 3 = Buyut
- Level/urutan 4 = Canggah
- Level/urutan 5 = Wareng
- Level/urutan 6 = Udeg-udeg
- Level/urutan 7 = Gantung Siwur
- Level/urutan 8 = Gropak senthe
- Level/urutan 9 = Debog bosok
- Level/urutan 10 = Galih Asem.
Urutan penulisan dimulai dari Pancer, misal yang dianut pancer laki-laki (patrinial), yang kemudian sampai rentang keturunan kesepuluh (Galih Asem), dan yang kemudian akan menjadi “Pancer” Trah/Keturunan berikutnya. Dengan adanya fasilitas dari genealogical chart di website http://id.rodovid.org/wk/...., maka 10(sepuluh) level / graad oleh penulis diterapkan. Sedangkan dalam hardcopy penyusun gunakan dalam bentuk simbul-simbul yang nampak pada pembagian kelompok level (dapat dilihat samping kiri & di kiri bawah lembar silsilah). Dapatlah kami sampaikan bahwa silsilah ini (Family Tree) pancer Laki-laki terbentuk dan akan berakhir jika keturunan berstatus perempuan. Artinya dari keturunan seorang Ibu yang semula dari marga A, anak keturunannya akan ikut pada suaminya misal marga B. Hal ini tidak mengubah makna apapun, ini hanyalah ilustrasi susunan keluarga walaupun menganut garis perempuan (matrinial) kesemuanya dibuat menganut petunjuk cara menulis silsilah yang benar.
Hormat Pengunggah,
HR Widodo AS,pekerjaan: Pegawai Dinas Pekkerjaan Umum – Jalan & Gedung di Kepanjen-Malang; terakhir rumah di Waru Sidoarjo
perkawinan: <102> <♀ Mas Ayu Toesirah ((isteri pertama))
perkawinan: <103> <♀ Subiyani b. 1947 d. 16 Agustus 2011
lahir: 1921, Surabaya
perkawinan: <104> <♀ R Ayu Soehermie Binti Mas Ngabei Djoko Moekmin b. 30 September 1925 bur. 15 Desember 1992
perkawinan: <105> <♀ Tri Wahyu (Wulandari)
pekerjaan: Surabaya, pegawai Djawatan Kereta Api (DKA)
pekerjaan: Surabaya, Komis Kepala Stasiun di Gubeng
gelar: Jawa Tmur, Ex. Anggota Detasemen I Brigade 17 Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP) Jatim ; Bintang Kehormatan Yang Diperoleh: 1. Tanda Jasa Pahlawan (Bintang Gerilya); 2. Satyalancana Peristiwa Perang Kemerdekaan ke-I; 3. Satyalancana Peristiwa Perang K
perkawinan: <106> <♀ Raden Ayu Beppie Eugenie Morjaar d. 29 Oktober 2013
wafat: 25 Januari 2005, Surabaya
penguburan: 25 Januari 2005, Pesarean Sentonoasri - Kromodjayan Kanoman, Desa Terusan-Kab.Mojokerto
penguburan: 1 Juli 2018, Sidoarjo, Karena sesuatu hal pada tanggal 01 Juli 2018 kerangka dipindah ke Makam Delta Praloyo Sidoarjo.
perkawinan: <77!> <♂ Raden Panji Soedirman
wafat: 4 Maret 1957, Wafat dimakamkan di Mojokerto
wafat: April 1930, Ngebel, dimakamkan di Sentonoasri Kromodjayan Mojokerto
perkawinan: <107> <♂ Raden Ali Hardjo / Raden Ngabei Tjokrokoesoemo II
perkawinan: <108> <♀ Hastuti Turingsih (1)
perkawinan: <109> <♀ Soerati Dr (2) b. 27 Oktober 1943
Ocupation : Pensiunan Manager Product Piringan Hitam dan Rekaman di PT Lokananta, Solo. Istri (1) Hastuti Turiningsih, wafat di Solo; Penyiar dan Pewawancara RRI Surakarta
Istri (2) dr Soerati, di RSU Harapan Kita Jakarta. Tempat tinggal di Kawaraci Tangerangperkawinan:
perkawinan: <110> <♀ Sartini b. 5 Mei 1950
penguburan: 5 Januari 2010, Mojokerto, Wafat dimakamkan di Pesarean Sentono Asri Kromodjayan ds Terusan Mojokerto
perkawinan: <111> <♀ Mas Ayu Kasemi (istri pertama)
wafat: 19 Maret 2013, Bangil, dalam usia 70 tahun
pekerjaan: di Surabaya, Pegawai Kantor PTT (Pos, Telepon & Telegrap)
perkawinan: <113> <♀ Mi'a Rusmia
wafat: 5 Oktober 2006, Surabaya
pekerjaan: Surabaya, pegawai sipil Akademi ALRI di Perpustakaan Morokrembangan
perkawinan:
perkawinan: <114> <♀ Sarti
perkawinan: <115> <♀ Tin Siti Susilastri b. 28 September 1943
wafat: Mojokerto-Kauman
wafat: 26 Januari 1946, Mojokerto - Magersari, dimakamkan di Snetonoasri Kromodjayan Mojokerto
perkawinan: <116> <♀ Yunetha Thius Narang b. 14 Agustus 1951
wafat: 16 Oktober 2012, Palangka Raya
perkawinan: <117> <♀ Endang Partiningsih b. 18 Februari 1946
wafat: 17 Agustus 2010, Sidoarjo
perkawinan: <118> <♀ Hajjah Farida b. 21 Juni 1947
wafat: 29 Juli 2011, Surakarta, Wafat di rumah kediaman Jl ANgling Darmo II No:16, Penumping, Sala; Jam 09.30 WIB; dikebumikan Jam 16.30 WIB di pemakaman Badran Purwosari - Surakarta.
perkawinan: <119> <♀ Agustin Hermawati Saptiah b. 18 Agustus 1952
wafat: 2 Mei 2011, Bekasi Barat, Wafat +/- Pk.23.00 WIB di Rumah Tinggal Pekayon Jakarta,
penguburan: 3 Mei 2011, Bekasi Barat, Makam P Ali Pekayon Bekasi Barat Pk.13.00 WIB
perkawinan: <120> <♂ Haji Subiyanto Prayitno b. 19 Januari 1951
perkawinan: <121> <♂ Widodo Setijo Budi b. 17 Desember 1947 d. 2 Januari 2011
pekerjaan: SIdoarjo, Perwira TNI pangkat Letnan (jaman agressie Belanda 1948 di Kediri). Pada jaman penyerahan kedaulatan menjadi pegawai klerk di Kantor Kec.Kota Sidoarjo. Nama istri tidak tercatat dan tidak mempunyai anak.
wafat: 16 April 1957, Sidoarjo, Dimakamkan di Sidoarjo
gelar: Doctoradus Economi, MA
perkawinan: <122> <♀ Soemarni
perkawinan: <123> <♀ dr. R Ayu Toeti d. 1975
perkawinan: <122!> <♀ Soemarni , <123!> <♀ dr. R Ayu Toeti d. 1975
wafat: 1991, Bogor
perkawinan: <124> <♀ Deswita b. 23 April, Menikah dengan RB Suwandito (isteri kedua)
perkawinan: <125> <♀ Anna
perkawinan: Menikah dengan RB Suwandito (isteri kedua)
wafat: 17 November 2010, Mojokerto, RSU Mojokerto
penguburan: 18 November 2010, Mojokerto, Pesarean Sentono Asri Kromodjayan di ds Terusan, Mojokerto; Pk 10.00 WIB
6
perkawinan: <131> <♀ Suharti b. Agustus
perkawinan: <131!> <♀ Suharti b. Agustus
perkawinan: <134> <♀ Ahmad Syaiful Amri b. September
wafat: Wafat dalam usai muda
wafat: wafat usai muda
perkawinan: <136> <♀ Yuli Anggraeni
perkawinan: <139> <♂ Wahyu Sugeng Utomo b. 1983
perkawinan: <140> <♂ Tutuk Sugiharto b. November
perkawinan: <141> <♀ Erwin Mayangsari SSi b. Februari
perkawinan: <147> <♀ Nunik Hariani Eliteta, BA
perkawinan: <149> <♀ R.Ay. Ratna Kusumaningdyah d. 11 Februari 2015
dan Jalur Ibu dari Trah Cakraningrat - Madura. Berdasarkan Serat Kakancingan Karaton Surakarta Hadiningrat, R.B. Abdul Rasjid Kromoadinegoro diberi nama Kanjeng Raden Ario Panji (KRAP) Abdul Rasjid Cakraadiningrat, yang ditetapkan pada tanggal 16 Nopember 2018, oleh Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat.
perkawinan: <150> <♀ R Ayu Sri Astanti
perkawinan: <151> <♂ Toni Maryono
perkawinan: <152> <♀ Delita
perkawinan: <153> <♀ Erny
dan Jalur Ibu dari Trah Cakraningrat - Madura.
Berdasarkan Serat Kakancingan Karaton Surakarta Hadiningrat, R.B. Hudan Bayusuta Kromoadinegoro diberi nama Kanjeng Raden Ario Panji (KRAP) Hudan Bayusuta Cakraadiningrat, yang ditetapkan pada tanggal 16 Nopember 2018, oleh Lembaga Dewan Adat Karaton Surakarta Hadiningrat.perkawinan: <154> <♂ Yusak Eko Trisstiawan
perkawinan: <155> <♀ Siti Rodhiah
wafat: 7 Juni 2012, Malang
penguburan: 7 Juni 2012, Malang
perkawinan: <156> <♂ Soeprapto Untung b. 11 Oktober 1939 d. 13 Oktober 1985
perkawinan: <161> <♀ Ida Herdiana, SE
perkawinan: <162> <♀ Ferastiwi Sekundersanti
perkawinan: <163> <♀ Ria Septiana b. 25 September 1981
perkawinan: <164> <♀ Ngatini
perkawinan:
perkawinan: <165> <♂ Dodi Erwanto
perkawinan: <166> <♀ Lensynae Amd b. 9 September 1979
perkawinan: <167> <♂ Rambang Punding Dewel
perkawinan: <170> <♂ Yogi Dwi Rianto b. Januari 1981
perkawinan: <171> <♂ Purwanto
gelar: 29 Juni 2007, Surabaya, Taiwan, Tehnik Lingkungan Institut Tehnologi (ITS) Sepuluh November - Surabaya S2 di Graduate Institute of Environmental Engineering, National Taiwan University, Jumat tgl 29 Juni 2007
N B: Program doktor saat ini : IDEC 739-0025, Higashihiroshimashi, Saijo Chuo 1-9-10 Chizuru Koupo A-106 ( Air Quality, Kualitas Udara ) http://homepage.ntu.edu.tw/~giee/e_Index.htm http://syafei.wordpress.com/2007/07/03/alhamdulillah-lulus-master/#more-73 email: dipareza[at]enviro.its.ac.id
Anggota aktif; yaitu anggota yang sekarang masih berstatus anggota aktif PPIHwafat: 29 Desember 2013, BSD City - Eka Hospital - Tangerang, Wafat: Hj Rochmaeni/Eni/Baby binti Rachmat Suro Adi Kusumo pada hari Minggu, tanggal 29 Desember 2013, pukul 05.30, di rumah sakit 'EKA HOSPITAL', BSD, Tangerang. Telah disemayamkan sebagai rumah duka di rumah sakit 'DARMAIS'. Juga telah dimakamkan pada hari minggu itu juga ba'da (setelahh) dhuhur di Tanah Kusir.
penguburan: 29 Desember 2013, Tanah Kusir Jakarta selatan
7
4456/7 <249+134> <♀ Melati Putriperkawinan:










































