1.1.15.4.5 Sareupeun Ciboeni Agoeng

Dari Rodovid ID
Orang:908508
Bendera Kesultanan Mataram (wikipedia)
Marga (saat dilahirkan) Kesultanan Mataram
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) 1.1.15.4.5 Sareupeun Ciboeni Agoeng
Orang Tua

1.1.15.4. Nyi Rd. Soemalintang / NR Ajoemajar / RA Soedarsah

13. Pangeran Koesoemadiningrat or Pgn Koesoema Diningrat (1.1.1.5.28x )

Momen penting

kelahiran anak: 1.1.15.4.5.1. Dalem Wiraha

kelahiran anak: 1.1.15.4.5.2 Rd. Astrawangsa

kelahiran anak: 1.1.15.4.5.3 Rd. Narahita

kelahiran anak: 1.1.15.4.5.4 Rd. Pranawangsa

kelahiran anak: 1.1.15.4.5.1.5 Rd. Bagus Halipah


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
1.1.1. Pangeran Rangga Gede / Kusumadinata IV
lahir: 1580c, Perhitungan Tahun Lahir : 1625-45 = 1580
perkawinan: 6. NM. Kokom Ruhada (Nyimas Roro / Buyut Lidah)
perkawinan: 1.5.1.1. NM. Romlah
gelar: 1625 - 1633, memerintah di Canukur, Sukatali - Situraja lalu dipindahkan ke Parumasan, Conggeang, Naik Tahta pada usia 45 tahun, karena didahului oleh Raden Aria Suradiwangsa. Adipati Sumedang II
1.1.4. Kiyai Rangga Patra Kelana / Kalasa / Pangeran Rangga Permana
pekerjaan: Raja Galuh Kertabumi Ke 1 (1585 – 1602 M)., Leluhur Galuh dan Karawang
perkawinan: 3. Nyi Tanduran Ageung
1.1.5. Kyai Aria Rangga Pati
emigrasi: di Haurkuning
1.1.9. Nyi Mas Rangga Wiratama
emigrasi: di Cibeureum
1.1.10. Rd. Rangga Nitinagara
lahir: 1587c, Kalkulasi: (1578+(9x1) = 1587
emigrasi: di Pagaden dan Pamanukan
1.1.14. Kiyai Demang Cipaku
emigrasi: di Dayeuh Luhur
1.1.15. Pangeran Rangga Gempol I / Kusumadinata III / Pangeran Aria Soeriadiwangsa
gelar: 1610 - 1620, Prabu Sumedang Larang II
gelar: 1620, Adipati Sumedang I, merangkap Bupati Wadana Parahyangan (1610-1624)
wafat: 1624, Mataram, Dimakamkan di Bembem Yogyakarta
12. Ki Ageng Panembahan Djuminah ? (Pangeran Adipati Djuminah Petak / Pangeran Blitar I)
lahir: Level 3 = Buyut ke 12 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
gelar: 1601 - 1613, Bupati Madiun Ke 6
11. Pangeran Adipati Pringgoloyo I ? (Raden Mas Djulig)
lahir: Level 3 = Buyut ke 11 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
gelar: 1595 - 1601, Bupati Madiun Ke 5
13. Pangeran Adipati Martoloyo / Mangkunegoro II (Raden Mas Kanitren)
lahir: Level 3 = Buyut ke 13 Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Raden Ayu Djumilah + Panembahan Senopati
gelar: 1613 - 1645, Bupati Madiun Ke 7
5. Pangeran Purubaya / Raden Mas Damar (Jaka Umbaran)
lahir: 1597c, Kalkulasi Kelahiran : [(kelahiran Senapati=1530)+(Usia saat nikah=65)+((2)]= 1597
wafat: 13 Oktober 1676, Kotagede Yogyakarta
8. Panembahan Hadi Prabu Hanyokrowati / Raden Mas Jolang (Panembahan Seda ing Krapyak)
perkawinan: Dyah Banowati / Kanjeng Ratu Mas Hadi
perkawinan: Ratu Tulungayu
perkawinan:
gelar: 1601 - 1613, Kota Gede, Mataram, Sultan Mataram Ke 2 bergelar Sri Susuhunan Adi Prabu Hanyakrawati Senapati-ing-Ngalaga Mataram
wafat: 1613
gelar: 1613, "Anumerta Panembahan Seda ing Krapyak"
Pangeran Radin
lahir: DIPUTUS AYAHNYA : 26361
Kakek-nenek
Orang Tua
1. Sultan Agung / Raden Mas Djatmika (Raden Mas Rangsang)
lahir: 1593, Kuto Gede - Kesultanan Mataram
perkawinan: 1. Kanjeng Ratu Batang [Gp.2] / Ratu Ayu Wetan (R.Ayu Prahilla)
perkawinan: Kanjeng Ratu Kulon [Gp.1] / Ratu Mas Tinumpak (Ratu Mas Ayu Sakluh)
perkawinan: Mas Ayu Wangen
perkawinan: Mas Ayu Sekar Rini
gelar: 1613 - 1645, Mataram, SULTAN MATARAM KE 4 bergelar Panembahan Hanyakrakusuma atau Prabu Pandita Hanyakrakusuma
wafat: 1645, Pajimatan Imogiri
5. Ratu Mas Sekar / Ratu Pandansari (Raden Ajeng Walik)
perkawinan: Pangeran Pekik
wafat: 21 Februari 1659, Kotagede Yogyakarta, Dimakamkan di Pajimatan Imogiri
11. Gusti Ratu Wirokusumo
lahir: Ing Djipang
Orang Tua
 
== 3 ==
== 3 ==
Anak-anak
1.1.15.4.5.1. Dalem Wiraha
gelar: Umbul di Sukakerta
Anak-anak
Cucu-cucu
1.1.15.4.5.1.1 Rd. Wirawangsa or Rd Tmg Wiradadaha I
gelar: 1641 - 1674, Boepati Soekapoera ke I
penguburan: Pasir Baganjing
Cucu-cucu
Galoeh
Kajoran
Kesultanan Mataram
Pajang
Ponorogo
Sumedang Larang
Wiradadaha
Wretikandayun