Nyai Ayu Teleng

Dari Rodovid ID

Orang:187554
Langsung ke: panduan arah, cari
Marga (saat dilahirkan) Kyai Tumenggung Nolodiko I
Jenis Kelamin Wanita
Nama lengkap (saat dilahirkan) Nyai Ayu Teleng

Momen penting

kelahiran anak: Kyai Ngabei Soerodiprodjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Poespowidjoyo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Poepsporogo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Yoedonegoro [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Djoyodirdjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Soerowikromo / Kyai Tumenggung Poesponegoro II [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Djoyobroto [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Raden Ayu Notodirdjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Nyai Ayu Soeroredjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Nyai Ayu Wirodirdjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Djoyonegoro / Tumenggung Djimat [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Mertoredjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Raden Soeroredjo [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Poespodirono [Kyai Gede Panontonsore]

kelahiran anak: Kyai Ngabei Poespodirdjo [Kyai Gede Panontonsore]

perkawinan: Nyai Emas adalah putri dari Kyai Goloe jabatan Lurah Gresik (jabatan diberikan oleh Panembahan Mas Wibono di Giri-Gresik) pada tahun 1533 jawa. , Kyai Kemis / Ki Ageng Setro [Kyai Gede Panontonsore] , Nyai Emas [Kyai Goeloe]


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

 
== 1 ==
Kyai Kemis / Ki Ageng Setro
lahir: Level 6 = Udeg-udeg dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung.
pekerjaan: Setro Gresik
perkawinan: Nyai Ayu Teleng , Nyai Emas
== 1 ==
Anak-anak
Kyai Tumenggung Poesponegoro I
lahir: PANCER Trah Poesponegoro_ Gresik. Level 6 = Udeg-udeg dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung.
perkawinan:
Kyai Ngabei Djoyonegoro / Tumenggung Djimat
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 1 = dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik - Kasepuhan pada Th 1620
Nyai Ayu Wirodirdjo
lahir: evel 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putri ke 2 = dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Mertoredjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 3 = dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Raden Soeroredjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 4 = dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Poespodirdjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 5 = dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Bangil
Kyai Ngabei Poespodirono
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 6 dari Kyai Ageng Setro
pekerjaan: Bupati Pasuruan
Nyai Ayu Soeroredjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putr1 ke 7 dari Kyai Ageng Setro
Raden Ayu Notodirdjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putr1 ke 8 dari Kyai Ageng Setro
Kyai Ngabei Poepsporogo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 9 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Poespowidjoyo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 10 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Soerodiprodjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 11 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Yoedonegoro
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 12 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Djoyodirdjo
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 13 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Sedayu
Kyai Ngabei Djoyobroto
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 14 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
Kyai Ngabei Soerowikromo / Kyai Tumenggung Poesponegoro II
lahir: Level 7 = Gantung siwur dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putra ke 15 dari Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik Kanoman; Jabatan Bupati diangkat oleh Kanjeng Sunan Mangkurat I di Surakarta th.jawa 1661; Memperoleh ganjaran wilayah sepertiga (1/3) dari Negeri Gresik.
Anak-anak
Cucu-cucu
Kyai Ngabei Soeronegoro / Tumenggung Klewang
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Cucu no 2 dari 11 cucu Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik
Kyai Ngabei Astrodirdjo / Kyai Tumenggung Astronegoro I
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Cucu no: 5 dari 11 cucu Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik Kanoman
Kyai Ngabei Djoyodirono / Kyai Tumenggung Astronegoro II
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Cucu no 8 dari 11 cucu Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik
Kyai Ngabei Djoyobroto / Kyai Tumenggung Brotonegoro
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Cucu no 10 dari 11 cucu Kyai Ageng Setro + Nyai Ayu Teleng
pekerjaan: Bupati Gresik
Kyai Ngabei Wongsoredjo
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putera no 4 dari 13 putera Kyai Ngabei Yoedonegoro
pekerjaan: Bupati Lamongan
Kyai Ngabei Tirtoredjo
lahir: Level 8 = Gropak senthe dari Raden Kusen [Adipati Surabaya]; jumeneng nama gelar Kyai Gede Panontosore atau dengan gelar Pecat Tondo Terung. Putera no 5 dari 13 putera Kyai Ngabei Yoedonegoro
Cucu-cucu

Peralatan pribadi