Raden Tubagus Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten

Dari Rodovid ID
Orang:1645685
Marga (saat dilahirkan) ?
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) Raden Tubagus Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten
Nama lainnya Ki Buyut Kuncung Amarullah
Orang Tua

14.1.1. Maulana Syarief Hidayatullah (Sunan Gunung Djati II) b. 1448 d. 1568

Halaman-wiki Raden Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten

Momen penting

kelahiran anak: Ki Sarah

Catatan-catatan

Menurut catatan lisan/silsilah, Raden Tubagus Kuncung Amarullah diidentifikasi sebagai salah satu keturunan dari Sunan Gunung Jati II (Orang:26652), meskipun kepastian urutan generasi penengahnya (mata rantai) saat ini masih dalam proses penelusuran lebih lanjut, jalur kepastian bapak/ibu hingga ke atasnya (mata rantai generasi) masih dalam proses penelusuran. Makamnya terdapat di kp Cokel, curug bitung, lebak banten. Beliau adalah waliyullah yang menyebarkan dan mengajarkan agama Islam di daerah perbatasan Lebak dan Banten. Berdasarkan cerita turun temurun beliau merupakan keturunan dari salah satu raja Pajajaran, sultan Banten, dan juga Sultan Cirebon. Makamnya tiap bulan Muharam ramai diziarahi ratusan ribu peziarah di acara ngembang cokel.

Ditemukan Manuskrip Teks ini berisi cerita atau kisah Raden Kuncung yang dianggap sebagai Wali yang kesembilan keturunan Sunan Gunung Jati Cirebon. Cerita ini mulai pada lembar h. 14 sampai dengan h. 22, seperti tampak pada kutipan berikut: punika nama susunan gunung jati karuhun raden kuncung sadurunge sunat (h. 14); dan; dateng cirbon, maka angjenengakeun malih satunggal dadi sanga (h. 22). Manuskrip ini ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Pegon berbentuk prosa, terdiri dari 26 halaman yang ditulis dengan tinta hitam pucat pada kertas Eropa dengan cap kertas Countermark P. r P. Naskah ini diperkirakan ditulis pada abad ke-19 di Cirebon dan berasal dari Bapak Endjum dari Batukarut, Kec. Pameungpeuk, Kab. Bandung. Saat ini, naskah tersebut disimpan di EFEO Bandung.

Sumber: Ekadjati, Edi S. dan Darsa, Undang A. (1999). Jawa Barat, Koléksi Lima Lembaga: Katalog Induk Naskah Nusantara Jilid 5A. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

untuk arsip/dokumen belanda masih dalam pencarian bukti, yang baru dapat dipastikan adalah letak makam raden tubagus kuncung amarullah melalui Arsip Peta belanda, kp cokel dalam arsip belanda bernama Tjokel, terdapat lambang bulan sabit merah yang menandakan lokasi makam.

وَاللّٰهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
3. Retna Ayu Mrana
lahir: 1422c
22. Prabu Surawisésa / Munding Laya Dikusuma (Ratu Samiam)
lahir: 1465c, Dikalkulasi usianya 70 thn, naik tahta pada usia 56 tahun, menikah 1492
perkawinan: Dewi Kinawati , Mayang Kuning
perkawinan: Dewi Kinawati
gelar: 1521 - 1535, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 2
wafat: 1535
8. Raden Tenga
lahir: 1432c
9. Rd. Ceumeut / Raden Meumeut (Raden Ameut)
lahir: 1434c
penguburan: Desa Sindangwasa kecamatan Palasah Jatiwangi KM 51/54 Majalengka
10. R. Ne-Eukeun
lahir: 1436c
14. Prabu Layakusumah
perkawinan: 2. Nyi Putri Batuwangi/ Nyi Rambut Kasih
pekerjaan: ~ 1444, Cicurug, Sukabumi, Raja Keprabuan Pakuan Raharja
20. Prabu Pucuk Umum (Raja Banten) / Prabu Sena Pakuan
lahir: 1461c
gelar: c, Adipati di Pesisir Banten atau Banten Girang.
7. Dewi Surawati
lahir: 1430c
14.4. Syarif Sulaiman
gelar: Raja Baghdad
Kakek-nenek
Orang Tua
Orang Tua
 
== 3 ==
14.1.1.1. Panembahan Maulana Hasanuddin
lahir: 1478, Cirebon
perkawinan: 3.4.1.1.3. Ratu Ayu Kirana
gelar: 1552 - 1570, Sultan Banten I
wafat: 1570, Banten
== 3 ==
Anak-anak
Anak-anak
Cucu-cucu
Cucu-cucu
Azmatkhan
Gunung Jati
Kuningan
Ong
Pajajaran
Raden Tubagus Kuncung Amarullah Cokel, Lebak, Banten
Singasari