Generation of a large tree takes a lot of resources of our web server. Anonymous users can only see 7 generations of ancestors and 7 - of descendants on the full tree to decrease server loading by search engines. If you wish to see a full tree without registration, add text ?showfulltree=yes directly to the end of URL of this page. Please, don't use direct link to a full tree anywhere else.
1
1
1/1 <
?> <
♂ Kyai Anom Besari/Raden Nedo Kusumo Kuncen Caruban 2
3
2/2 <
1+
1> <
♂ Kyai Khotib Anom (srigading, Kalangbret, Tulungagung) 4
3/2 <
1+
1> <
♂ Kyai Nur Shodiq (Tegalsari) 3
5
1/3 <
2+
2> <
♂ 7. Kyai Ilyas 6
2/3 <
2+
2> <
♀ 1. Nyai Abdurrachman lahir: Level 1 = putera ke 1 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
7
3/3 <
2+
2> <
♂ 2. Kyai Yakub 8
4/3 <
2+
2> <
♀ 4. Nyai Buchori Tegalsari lahir: Level 1 = putera ke 4 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
9
5/3 <
2+
2> <
♂ 5. Kyai Iskak - Coper Tegalsari lahir:
Level 1 = putera ke 5 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogoperkawinan:
perkawinan:
10
6/3 <
2+
2> <
♂ 6. Kyai Cholifah lahir: adalah putera ke 6 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Mojokerto
11
7/3 <
2+
2> <
♀ 8. Nyai Ageng Ibnu Oemar Banjarsari lahir: Level 1 = putera ke 8 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
12
8/3 <
2+
2> <
♂ 9. Kyai Zainal 'Abidin lahir: Level 1 = putera ke 9 dari 9 bersaudara putera puteri Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
pekerjaan: Raja selangor
13
9/3 <
3> <
♀ Nyai Akramuddin 14
10/3 <
3> <
♀ Nyai Nur 15
11/3 <
3> <
♀ Nyai Nuradi 16
12/3 <
3> <
♂ Kyai Ngabdul Sopingi 17
13/3 <
3> <
♂ Kyai Manap 18
14/3 <
3> <
♂ Kyai Hud 19
15/3 <
3> <
♂ Kyai Ikrap 20
16/3 <
2+
2> <
♂ 3. Kyai Ismangil Tegalsari 4
22
1/4 <
5+
?> <
♂ Kyai Suheb Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau putra ke 3 dari 5 bersaudara dari putera puteri Kyai Ilyas, menikah dengan Isteri Pertama ( jumlah isteri 3 orang tidak disebut nama / Tdk ada catatan data )
23
2/4 <
5+
?> <
♀ Nyai Askiram I (Malo) Ponorogo lahir:
Level 2 = Cucu dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau putra ke 4 dari 5 bersaudara dari putera puteri Kyai Ilyas, menikah dengan Isteri Pertama ( jumlah isteri 3 orang tidak disebut nama / Tdk ada catatan data )perkawinan: <
39!> <
♂ Kyai Askiram Malo Ponorogo 24
3/4 <
6> <
♂ 1.1. Nyai Amir Hasan Malo lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari -Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 1 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
25
4/4 <
6> <
♀ 1.2. Nyai Misbah Taman Arum Madiun lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 2 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
26
5/4 <
6> <
♂ 1.3. Kyai Nguzain/ Nguzer / ‘uzer Tegalsari Teaglsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 3 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
27
6/4 <
6> <
♂ 1.4. Kyai Zamdjani Dagangan lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 4 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
28
7/4 <
6> <
♂ 1.5. Kyai Mohammad Bakir Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 5 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
29
8/4 <
6> <
♂ 1.6. Kyai Yahuda Magetan lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera pertama Nyai Abdurrachman, atau
Putera ke 6 dari 7 bersaudara putera Nyai Abdurrachman.
30
9/4 <
6> <
♂ 1.7. Kyai Mudjaet Tegalsari 31
10/4 <
7> <
♂ 2.1. Kyai Achmad Banjarsari Madiun lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau
Putera ke 1 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri pertama.
32
11/4 <
7+
4> <
♂ 2.2. Kyai Mursid Pintu lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau
Putera ke 2 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri pertama.
33
12/4 <
7+
5> <
♀ 2.3. Kyai Alijah Kediri Kediri lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau Putera ke 3 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri kedua.
34
13/4 <
7+
5> <
♂ 2.4. Kyai Aruman Prambon Dagangan Madiun Prambon Dagangan lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau Putera ke 4 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri kedua.
35
14/4 <
7+
5> <
♀ 2.5. Nyai Martin Segaran Solo/Nyai Mukmin Soniten Sala lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau Putera ke 5 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri kedua.
36
15/4 <
7+
5> <
♀ 2.6. Kyai Nawawi. Tegalrejo Uteran Madiun Tawangrejo Uteran lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Yakub, atau Putera ke 6 dari 6 bersaudara putera Kyai Yakub menikah dengan isteri kedua.
37
16/4 <
8> <
♀ 4.1 Munodo Sareng Uteran Madiun Uteran Madiun lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Buchari, atau Putera ke 1 dari 6 bersaudara putera Kyai Buchari.
38
17/4 <
8> <
♀ 4.2. Nyai Nawawiyah Tegal Rejo Uteran Madiun Uteran Madiun lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Buchari, atau Putera ke 2 dari 6 bersaudara putera Kyai Buchari.
39
18/4 <
10> <
♂ Kyai Askiram Malo Ponorogo Ditemukan Makam Kyai Askirom di Nglongsor (Trenggalek)
40
19/4 <
8> <
♂ Kyai Jusup 41
20/4 <
8> <
♀ 4.5. Nyai Muhammad Tegalsari Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera kedua Kyai Buchari, atau Putera ke 5 dari 6 bersaudara putera Kyai Buchari.
42
21/4 <
8> <
♀ 4.6. Nyai Mudjahid Tegalsari Tegalsari 43
22/4 <
9> <
♀ 5.13. Kyai H. Abdulloh Coper Coper Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau
Putera ke 1 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
45
23/4 <
9+
?> <
♀ 5.1. Nyai Aspijah Coper Coper Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 3 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
46
24/4 <
9+
?> <
♀ 5.4. Nyai Yusuf Coper Coper Tegalsari lahir:
Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 4 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.perkawinan: <
40!> <
♂ Kyai Jusup 47
25/4 <
9+
?> <
♂ 5.5. Kusen Coper lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 5 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
48
26/4 <
9+
?> <
♀ 5.7. Nyai Muhammad Jalen Ngrukem lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 7 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
49
27/4 <
9+
?> <
♂ 5.8. Kyai Hasan Coper / Kyai Hisyam - Coper Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 8 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
50
28/4 <
9+
?> <
♀ 5.9. Ibrahim Coper/ Kyai Ibrahim Blitar Coper Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 9 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
51
29/4 <
9+
?> <
♀ 5.10. Kyai Palung Kasturi Coper lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 10 dari 10 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri pertama.
52
30/4 <
9+
?> <
♀ 5.11. Nyai Ismangil Coper lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 1 dari 4 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri kedua.
53
31/4 <
9+
?> <
♀ 5.12. Nyai Musokib Tegalsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 2 dari 4 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri kedua.
54
32/4 <
9+
?> <
♂ 5.3 Kyai Haji Abdurrachman lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Iskak Coper (putera ke 5), atau Putera ke 3 dari 4 bersaudara putera Kyai Iskak Coper menikah dengan isteri kedua.
55
33/4 <
9+
?> <
♂ 5.14. Kyai Martoredjo Coper Coper Tegalsari Kyai Martoredjo bin iskak menikah dengan keponakanya bernama Ra. Sadinah/Sanimah/Ny. Martoredjo binti Kyai ageng Kasan besari bin Kyai ilyas, hal ini terjadi pernikahan di kalangan keluarga dimana Pakde / Kyai Marrtoredjo menikah dengan keponaknaya Ra. Sadinah/Ra.Sanimah/Ny. Martoredjo
56
34/4 <
10> <
♂ Kyai Mohammad Tarum Demangan lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Cholifah (putera ke 6), atau Putera ke 2 dari 7 bersaudara putera Kyai Cholifah.
57
35/4 <
10> <
♀ Nyai Djamal Gontor - Ponorogo lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Cholifah (putera ke 6), atau Putera ke 4 dari 7 bersaudara putera Kyai Cholifah.
58
36/4 <
8> <
♀ Nyai Askiram II Malo Malo Ponorogo 59
37/4 <
10+
?> <
♂ Kyai Imam Sebaweh lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Cholifah (putera ke 6), atau Putera ke 6 dari 7 bersaudara putera Kyai Cholifah.
60
38/4 <
11> <
♂ Kyai Ali Imron lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Nyai Bin Oemar Banjarsari (putera ke 8), atau Putera ke 2 dari 8 bersaudara putera Kyai Oemar Banjarsari.
61
39/4 <
11> <
♂ Kyai Bilawi Giripuro Magetan lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Nyai Bin Oemar Banjarsari (putera ke 8), atau Putera ke 3 dari 8 bersaudara putera Kyai Oemar Banjarsari.
62
40/4 <
11> <
♂ Kyai Haji Mohammad Besari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Nyai Bin Oemar Banjarsari (putera ke 8), atau Putera ke 4 dari 8 bersaudara putera Kyai Oemar Banjarsari.
63
41/4 <
11> <
♂ Kyai Belawi Dondong Kebonsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Nyai Bin Oemar Banjarsari (putera ke 8), atau Putera ke 7 dari 8 bersaudara putera Kyai Oemar Banjarsari.
64
42/4 <
11> <
♂ 8.1. Kyai Maolani Dondong Kebonsari lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Nyai Bin Oemar Banjarsari (putera ke 8), atau Putera ke 8 dari 8 bersaudara putera Kyai Oemar Banjarsari.
65
43/4 <
12> <
♂ Kyai Mohammad Muhji (Muhyi) Raja Selangor lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Zainal 'Abidin (putera ke 9), atau Putera ke 1 dari 2 bersaudara putera Kyai Zainal 'Abidin.
66
44/4 <
12> <
♀ Nyai Ngaisyah Sultan Johor Malaysia lahir: Level 2 = Cucu Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo dari putera Kyai Zainal 'Abidin (putera ke 9), atau Putera ke 2 dari 2 bersaudara putera Kyai Zainal 'Abidin.
21
45/4 <
5+
?> <
♂ Kanjeng Kyai Kasan Besari - II / Kanjeng Kyai Tegalsari - IV PIWELING TERHADAP MERAWAT SERAT SARA-SILAH : Raden Sastrodihardjo dalam Penutup Sarasilah Diposoepanan, berwasiat yang sangat penting mengenai: PENGET: "Serat sarasilah poeniko kasimpen ingkang ngatos-atos, kengingo kangge tjepenganipoen poetro wajah panjenengan ing tembe wingking. Kedjawi saking poeniko, menawi wonten lepatipoen, kirang-langkoengngipoen, toewin wonten ewah-ewahanipoen, kadosto ewahing poetro, moegi karsohon ngewahi pijambak." ( Silsilah ini untuk disimpan dengan hati-hati, agar dapat dipergunakan sebagai pegangan anak cucu semua dibelakang hari. Selain dari hal tersebut, apabila ada kesalahan, kurang lebihnya serta ada perubahan, seperti misalnya tambahnya putra. Sudi apakiranya untuk menambahkan.")
Dalam menjalankan amanat PENGET tersebut, perlu pengunggah tegaskan bahwa setiap SILSILAH YANG DIBUAT OLEH SIAPAPUN, --> TUJUAN ADALAH: 1) MEMBENTUK KARAKTER MANUSIA DAPAT SELALU MENGHORMAT DAN MENCINTAI PARA LELUHUR, TERIRING DOA. 2) UNTUK MEMBANGUN KEMBALI KEAKRABAN/SILATUROCHMI KELUARGA SEMATA, GUNA MENCAPAI IKATAN KEKERABATAN YANG KUAT_ SEHAT_SEJAHTERA, --> TERLEPAS DARI HAL-HAL NEGATIF (Kasta, Agama, Kepentingan pribadi, Memanipulasi data keluarga dan Diskriminasi); THE GENEALOGICAL / SILSILAH ADALAH MERUPAKAN INFORMASI DATA YANG TERBATAS DALAM HAL TERKAITAN HUBUNGAN KELUARGA SEDARAH, YANG TELAH DITULIS OLEH LELUHUR DAN KEMUDIAN DIWARISKAN SEBAGAI WASIAT KEPADA ANAK CUCU KETURUNAN SAMPAI DENGAN DIPAPARKAN DI WEBSITE RODOVID, atau MEDIA YANG LAIN. --> BILAMANA DIKEHENDAKI YBS TDK DITULIS ASAL KETURUNAN DSB. DIDALAM SUATU SILSILAH / ATAU MENGHENDAKI MENIADAKAN DIRINYA DARI SILSILAH MAKA KEHENDAK SEPIHAK TSB. TERLEPAS DARI TANGGUNGJAWAB PENGUNGGAH; DAN INI HANYA BERLAKU BAGI YBS DENGAN KELUARGA DIRINYA SENDIRI, TIDAK BERLAKU KEPADA SAUDARA SAUDARA SEKANDUNG. DARI SUDUT AGAMA : Mengingat kemajuan Jaman dan Kaidah Agama, maka keberadaan Silsilah dapat dipakai sebagai pedoman untuk beberapa hal yang perlu dihindari dalam hidup berkeluarga, dijelaskan dalam Kitab suci Al Qur'an,bagi penganut AGAMA ISLAM :
Surat ke 36 Yasin
ayat 36 : Mahasuci Allah yang telah menciptakan semuanya berpasang-pasangan, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka sendiri, maupun dari apa yang tidak mereka ketahui
Surat ke 49 Al-Hujurat
Ayat 11 : Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang dzalim.
Ayat 13 : Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.
Surat ke 4 An Nisaa
Ayat 1 : Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.
Ayat 23 Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,
Ayat 24 dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu. Dan dihalalkan bagi kamu selain yang demikian (yaitu) mencari istri-istri dengan hartamu untuk dikawini bukan untuk berzina. Maka istri-istri yang telah kamu nikmati (campuri) di antara mereka, berikanlah kepada mereka maharnya (dengan sempurna), sebagai suatu kewajiban; dan tiadalah mengapa bagi kamu terhadap sesuatu yang kamu telah saling merelakannya, sesudah menentukan mahar itu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
Sedangkan pratijau dari Ilmu pengetahuan yang dijelaskan dalam: Dasar-dasar Genetika Biokemis Manusia ( Prof Dr,M.Ismadi –Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta ( akibat in-sex ); serta Hukum dan Budaya.
Catatan :
Jenjang susunan pada Silsilah Keluarga atau Genealogy Diagram dibuat / dimulai dari atas yaitu yang tertua kebawah s/d. keturunan termuda, ini menganut pakem budaya Jawa Kasunanan Surakarta Hadiningrat khususnya dan pada umumnya, atau dikenal dengan nama Trah = Keturunan. Penulisan silsilah dibuat rentang jenjang setiap /sampai ke 10(sepuluh) level / graad). Dibuat berdasarkan petujuk membuat silsilah dalam buku "Serat Piagem Sentana “ (gebookteakte) ngrewat sala-silahing ing Kasunanan Surakarta Adiningrat (Paku Buwana)", yaitu dimulai dari:
Pancer …………… = Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal yang menurunkan
Level/urutan 1 = Anak / putera
Level/urutan 2 = Cucu
Level/urutan 3 = Buyut
Level/urutan 4 = Canggah
Level/urutan 5 = Wareng
Level/urutan 6 = Udeg-udeg
Level/urutan 7 = Gantung Siwur
Level/urutan 8 = Gropak senthe
Level/urutan 9 = Debog bosok
Level/urutan 10 = Galih Asem.
Urutan penulisan dimulai dari Pancer, misal yang dianut pancer laki-laki (patrinial), yang kemudian sampai rentang keturunan kesepuluh (Galih Asem), dan yang kemudian akan menjadi “Pancer” Trah/Keturunan berikutnya. Dengan adanya fasilitas dari genealogical chart di website http://id.rodovid.org/wk/...., maka 10(sepuluh) level / graad oleh penulis diterapkan. Sedangkan dalam hardcopy penyusun gunakan dalam bentuk simbul-simbul yang nampak pada pembagian kelompok level (dapat dilihat samping kiri & di kiri bawah lembar silsilah). Dapatlah kami sampaikan bahwa silsilah ini (Family Tree) pancer Laki-laki terbentuk dan akan berakhir jika keturunan berstatus perempuan. Artinya dari keturunan seorang Ibu yang semula dari marga A, anak keturunannya akan ikut pada suaminya misal marga B. Hal ini tidak mengubah makna apapun, ini hanyalah ilustrasi susunan keluarga walaupun menganut garis perempuan (matrinial) kesemuanya dibuat menganut petunjuk cara menulis silsilah yang benar.
Hormat Pengunggah,
HR Widodo AS, Surabaya
44
46/4 <
9> <
♂ 5.2 Kyai Adrongi Coper Coper Tegalsari 67
47/4 <
5+
3> <
♂ Kyai Syihabuddin 68
48/4 <
5+
?> <
♀ Nyai Imam Sibaweh/Putri Bilqis 69
49/4 <
5+
3> <
♂ Kyai Mangat (Zainal Abidin) Mangad (Penghulu Madiun) 70
50/4 <
5+
3> <
♀ Nyai Mukibat ? ((Tegalsari)) 71
51/4 <
5+
3> <
♂ Kyai Khatimul Hasan ? (Tangkep, Sawo) 72
52/4 <
5+
3> <
♂ Kyai Kitab (Sastroatmojo) (Patih Pacitan) 73
53/4 <
20> <
♂ 3.a.1. Kyai Ahmad Ngali Jogatan 74
54/4 <
20> <
♂ 3.a.2. Kyai Mukibat Tegalsari 75
55/4 <
20> <
♂ 3.a.3. Kyai Rukani ( Ruslan ) Tegalsari 76
56/4 <
9> <
♂ 5.a.6. Kyai Muh Toyib Joresan 77
57/4 <
9> <
♂ 5.a.9. Ibrahim Coper/Kyai Ibrahim Blitar 78
58/4 <
10> <
♂ 6.1. Kyai Zamdjani Dagangan 79
59/4 <
10> <
♀ 6.3. Nyai Bunyamin Demangan Jetis 80
60/4 <
10> <
♂ 6.7. Kyai Imam Tabri Tegalsari 81
61/4 <
11> <
♂ Kyai Fakih Banjarsari 82
62/4 <
11> <
♀ Nyai Nawawi Tawangrejo Uteran Madiun 83
63/4 <
11> <
♂ Nyai Ngaisah Bendungan Sobrah Wungu 84
64/4 <
5> <
♂ 1. Kyai Kasan Yahya Tegalsari 85
65/4 <
20> <
♀ 3.b.4. Nyai Alijah / Adhija/Adkija Polaman Kediri 86
66/4 <
20> <
♂ 3.b.5. Kyai Aruman 87
67/4 <
20> <
♀ 3.b.6. Nyai Martin / Mukmin Segaran Solo 88
68/4 <
20> <
♂ 3.b.7. Kyai / Nyai Nawawi. Tegalrejo Uteran Madiun 5
97
1/5 <
21+
12> <
♂ Raden Mas Achmad / Raden Mas Martodipuro lahir: Karanggebang, 17
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 7 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
pekerjaan: Maospati - Madiun, Wedana Maospati
wafat: Katranggebang, 18
98
2/5 <
21+
12> <
♀ Raden Ayu Saribanun / Raden Ayu Nyai Kasan Ripangi - Karanggebang lahir: Ponorogo, tahun 18
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 8 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
99
3/5 <
21+
12> <
♀ R Ayu Sadinah / R Ayu Martoredjo 100
4/5 <
21+
8> <
♀ Ngaspan / Nyai Kasan Puro - Palang Gontor lahir: Palang Gontor, 17
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 6 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
wafat: Gontor - Ponorogo, 18
102
5/5 <
21+
6> <
♂ Kyai ILham / Kyai Ichsan Setono lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau
Level 1 = Putera ke 2 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
lahir: Tegalsari - Ponorogo, 17
wafat: Tegalsari - Ponorogo, 18
103
6/5 <
21+
6> <
♀ Mas Ayu Sanibi / Nyai Reksoniti - Surakarta lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 3 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
wafat: Surakarta
104
7/5 <
21+
7> <
♂ Raden Bei Imam Besari lahir: Tegalsari - Ponorogo, 17
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 4 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
wafat: Tegalsari - Ponorogo, 18
105
8/5 <
21+
7> <
♂ R Bei Seno Besari / Kyai R Nedo Besari lahir: Sehwulan, Madiun - Tegalsari, 17
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 5 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
wafat: Sehwulan, Madiun - Tegalsari, 18
106
9/5 <
21+
8> <
♀ Nyi Kasanpuro .Gontor - Ponorogo lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau sjatu-satunya putera Kanjeng Kyai Kasan Besari dari pernikahan dengan garwo ke tiga, atau putera ke 6 dari 16 putera pernikahan dengan 7 isteri.
107
10/5 <
21+
10> <
♂ Kyai Tirto Besari Ngrukem - Mlarak lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 11 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV;
>> Atau satu-satunya putera Kanjeng Kyai Kasan Besari dari pernikahan dengan garwo ke empat.
lahir: Ponorogo, tahun: 18
wafat: Ngrukem - Ponorogo, tahun: 19
109
11/5 <
21+
9> <
♂ R Karyodirdjo / R Wongsodipuro - Palang Singkil lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 13 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
( No 2 dari 3 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari menikah dengan garwo ke enam)
110
12/5 <
21+
9> <
♂ R Martosari Tegalsari lahir: Tegalsari - Ponorogo, tahun: 18
lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 14 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV; atau No ke 3 dari 3 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari menikah dengan garwo ke enam
wafat: Tegalsari - Ponorogo, tahun: 19
111
13/5 <
55+
99!> <
♀ R Ayu Karjoredjo R Ayu Lurah Sepuh 112
14/5 <
55+
99!> <
♀ R Ayu Sastroredjo - Wedana Ardjowinangun lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Sadinah )
> Putera ke 2 dari 4 bersaudara
113
15/5 <
55+
99!> <
♀ R Ayu Tirtokoesoemo - Fiscaal Madiun lahir:
Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Sadinah )
> Putera ke 4 dari 4 bersaudaraperkawinan: <
13> <
♂ R. Tirto Kusumo 114
16/5 <
21+
12> <
♂ R Mas Bawadi lahir: meninggal usia balita; Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
115
17/5 <
21+
12> <
♀ R.Aj. Andawijah (Salamah) lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
96
18/5 <
21+
12> <
♂ Kanjeng Raden Mas Tumenggung Adipati Tjokronegoro I / Raden Mas Lantjoer / Raden Mas Koesen lahir:
Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 10 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IVlahir: 1811, Tegalsari - Ponorogo
gelar:
- Kanjeng Raden Mas Tumenggung Adipati = gelar saat memangku jabatan sebagai Bupati Ponorogo
- Raden Mas Adipati Arya = gelar saat memangku jabatan sebagai Bupati Surabayaperkawinan: <
14> <
♀ Raden Ayu Adipati Tjokronegoro I - (Garwo ke 1) perkawinan: <
14!> <
♀ Raden Ayu Adipati Tjokronegoro I - (Garwo ke 1) , <
15> <
♀ Mas Ayu Ismojowati - (Garwo ke 2) , <
16> <
♀ Mas Ayu ...(tidak ada Data ) - (garwo ke 3) , <
17> <
♀ Raden Ayu Soemodiwati - (Garwo ke 4) , <
18> <
♀ Raden Ayu Asmorowati - (garwo ke 5) wafat: 28 Juli 1902, Surabaya,
Wafat pada hari Senin kliwon 28 Juli 1902 (Bakdomulud 1832 Jawa, 24 Rabiulakhir 1320 H) jam: 06.30 pagi, dalam usia 75 tahun, dimakamkan di pesarean Boto Putih – Surabaya.
101
19/5 <
21+
6> <
♂ Kyai Kasan Anom / Kyai Tegalsari - V lahir: Tegalsari, Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 1 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
penguburan: 1873, Tegalsari
108
20/5 <
21+
9> <
♂ Kyai Kasan Chalipah / Kyai Tegalsari VI lahir: Level 3 = Buyut dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Level 1 = Putera ke 12 dari 14 bersaudara putera Kanjeng Kyai Kasan Besari II / Kanjeng Tegalsari IV
lahir: 1873, Tegalsari - Ponorogo
wafat: 1883
89
21/5 <
58+
39!> <
♂ Kyai Aspani (3) Dimakamkan di
Malo Ponorogo
90
22/5 <
23+
39!> <
♂ Kyai Adfar (1) 91
23/5 <
58+
39!> <
♀ Ny. Angkrik (5) 92
24/5 <
39+
58!> <
♂ Kyai Naib Dera (4) 93
25/5 <
58+
39!> <
♂ Kyai Naib Ngrambe (6) 94
26/5 <
39+
58!> <
♂ Kyai Muhammad (7) 95
27/5 <
39+
58!> <
♂ Kyai Abdullah (8) 116
28/5 <
57+
?> <
♂ R. Archam Anom Besari Gontor - Ponorogo 117
29/5 <
46+
40!> <
♂ Kyai Ilhar 118
30/5 <
40+
46!> <
♂ Kyai Imam Mursyad (Taji, Gelanglor, Sukorejo, Ponorogo) 119
31/5 <
67+
?> <
♂ 3.Kyai Imam Hasani (Gentong, Paron Ngawi) 120
32/5 <
68+
59!> <
♂ Kyai Joyo Besari 121
33/5 <
22> <
♂ Nyai Basarsari (Nyai Lurah Menang) 122
34/5 <
67+
?> <
♀ 6.Nyai As'adi 123
35/5 <
64> <
♂ Kyai Mohammad Jayadi 124
36/5 <
61> <
♂ 3.Kyai Zakaria 125
37/5 <
64> <
♂ Kyai Ali Murtolo (Banjarsari) 126
38/5 <
22> <
♀ Nyai Ngaluwi / Nyai 'Alwi 127
39/5 <
22> <
♀ Nyai Musdar 128
40/5 <
22> <
♂ Kyai Naib Jabung 129
41/5 <
22> <
♀ Nyai Kasan 'Ali 130
42/5 <
22> <
♂ Kyai Aruman (Tegalsari) 131
43/5 <
64> <
♀ Nyai Nur Besari (Banjarsari) 132
44/5 <
64> <
♀ Nyai Abdurrohman 133
45/5 <
60> <
♀ Nyai Taptojani (Kradenan) 134
46/5 <
64> <
♂ Kyai Imam Suhodo (Banjarsari) 135
47/5 <
64> <
♂ Kyai Abdul Mursyad (Banjarsari) 136
48/5 <
64> <
♀ Nyai Kasan Besari (Pengulu Madiun) 137
49/5 <
64> <
♂ Kyai Maloya (Banjarsari) 138
50/5 <
64> <
♀ Nyai Haji Usman (Banjarsari) 139
51/5 <
64> <
♂ Kyai Atmosudiro (Banjarsari) 140
52/5 <
64> <
♀ Nyai Hasyim (Banjarsari) 141
53/5 <
64> <
♀ Nyai Muksin (Banjarsari) 142
54/5 <
64> <
♀ Nyai Panji Nurman (Banjarsari) 143
55/5 <
64> <
♂ KH. Muhammad Sangil (Banjarsari) 144
56/5 <
69> <
♂ Kyai Kasan Besari 145
57/5 <
55+
99!> <
♀ Ra. Sastroatmodjo 146
58/5 <
83> <
♂ 8.8.1.Kyai M Ilyas 147
59/5 <
83> <
♀ 8.8.2. Nyai Imam Ropingi 148
60/5 <
45> <
♂ 5.a.1.1. K.Ngarpiyan 149
61/5 <
78> <
♂ 6.1.1. Data Belum Masuk 150
62/5 <
78> <
♂ 6.1.2. Kyai Ngaluwi /Mbah Alwi 151
63/5 <
78> <
♂ 6.1.3. Data Belum Masuk 152
64/5 <
78> <
♀ 6.1.4. Nyai Abdulloh 153
65/5 <
84> <
♂ 1.Kyai Modjo Tegalsari 154
66/5 <
84> <
♂ 2.Kyai Setrodiwiryo 155
67/5 <
84> <
♀ 3.Nyai Imam Tabri 156
68/5 <
77> <
♂ 5.a.9.1.Yahman 157
69/5 <
77> <
♂ 5.a.9.2.Yahmin 158
70/5 <
77> <
♂ 5.a.9.3.Yadi / Dipoyadi 159
71/5 <
51> <
♂ 5.a.10.1.R.Karjoatmojo 160
72/5 <
84> <
♂ 4.Kyai Kasan Rifangi/R.A. Saribanun Karanggebang 161
73/5 <
84> <
♂ 5.Kyai Abdullah (Uteran, Madiun) 162
74/5 <
84> <
♂ 6.Kyai Abdurrahman (Tegalsari) 163
75/5 <
84> <
♂ 7.Kyai Kasanrejo (Tegalsari) 164
76/5 <
84> <
♂ 8.Kyai Aspari (Tegalsari) 165
77/5 <
84> <
♂ 9.Kyai Iskandar 166
78/5 <
84> <
♂ 10.Kyai Munakiyat (Srandil, Sumoroto) 167
79/5 <
84> <
♀ 11.Nyai Makiyo (Kutu, Jetis) 168
80/5 <
84> <
♀ 12.Nyai Saidin (Tegalsari) 169
81/5 <
84> <
♀ 13.Nyai Tirto Muhamma 170
82/5 <
57> <
♂ 6.4.1. R Kyai Moh Besari 171
83/5 <
57> <
♂ 6.4.2. R. Kyai Kasanpuro 172
84/5 <
57> <
♀ 6 4.4. R Nyai Imam Nawawi Gontor 173
85/5 <
57> <
♀ 6.4.5. R.Nyai Kasan Abdullah Gontor 174
86/5 <
57> <
♀ 6.4.6.R.Nyai Brani/ Ibrani (Tabrani) Pucang 175
87/5 <
24> <
♂ 1.1.1. KH Ahmad Dalhar 176
88/5 <
24> <
♂ 1.1.2. Kyai Mustahal / Mustaqilah/ Tirto Yudho 177
89/5 <
31> <
♀ 2.1.1.Nyai M Idris Banjarsari 178
90/5 <
31> <
♂ 2.1.2.Kyai Zainal Musthofa 179
91/5 <
31> <
♂ 2.1.3.Kyai Makhali 180
92/5 <
31> <
♀ 2.1.4.Nyai Musa 181
93/5 <
31> <
♀ 2.1.5.Nyai Imam Zait Uteran 182
94/5 <
31> <
♂ 2.1.6.Kyai Sulaiman 183
95/5 <
31> <
♂ 2.1.7.Kyai Muhammad Banjarsari 184
96/5 <
31> <
♂ 2.1.8.Kyai Sungep 185
97/5 <
31> <
♀ 2.1.9.Nyai Sakinah 186
98/5 <
39+
58!> <
♂ Kyai Tobroni (2) 187
99/5 <
76> <
♂ 5.a.6.1.Kyai Mahbub 188
100/5 <
76> <
♂ 5.a.6.2.Kyai Abdul Wahab 189
101/5 <
76> <
♂ 5.a.6.3. Kyai Abdul Karim 190
102/5 <
76> <
♀ 5.a.6.4. Nyai Nurkamudin 191
103/5 <
76> <
♀ 5.a.6.5. Nyai Asngari 192
104/5 <
76> <
♂ 5.a.6.6. Kyai Tamjid 193
105/5 <
76> <
♂ 5.a.6.7.Kyai Komari 194
106/5 <
76> <
♂ 5.a.6.8.Kyai Asngadi 195
107/5 <
76> <
♂ 5.a.6.9.Kyai Ngali 196
108/5 <
76> <
♂ 5.a.6.10 KH Badri/ H Toyib 197
109/5 <
79> <
♂ 6.3.1. R.m. Imam. Puro 1 198
110/5 <
79> <
♂ 6.3.2.R.Ngt.Imam Muharat 199
111/5 <
79> <
♂ 6.3.3.R.Ngt.Imam Kosauri 200
112/5 <
79> <
♂ 6.3.4.R.M.Jokoriyo 201
113/5 <
79> <
♂ 6.3.5.R.Ngt.Muh Besari 202
114/5 <
79> <
♂ 6.3.6.R.Ngt.Ikhsan 203
115/5 <
79> <
♂ 6.3.7.R.M.Jamkhasari 204
116/5 <
60> <
♂ Kyai R.m. Tafsir Anom Ke 1 / Kyai Perdikan Banjarsari Wetan Ke 1 205
117/5 <
60> <
♂ Kyai Mustangin 206
118/5 <
61> <
♂ 1.Kyai Imam Hidayat 207
119/5 <
61> <
♂ 2.Kyai Abdul Latif 208
120/5 <
61> <
♀ 4.Nyai Musthofa 209
121/5 <
61> <
♂ 5.Kyai Kasanpuro 210
122/5 <
61> <
♂ 6. Kyai Ali Brahim 211
123/5 <
61> <
♂ 7. Kyai Muthohar ,/ Djayengsari 212
124/5 <
61> <
♀ 8.Nyai Wiryowijoyo 213
125/5 <
83> <
♀ 8.8.3.Nyai H Ahmad 214
126/5 <
83> <
♂ 8.8.4.Kyai M Iron 215
127/5 <
83> <
♂ 8.8.5.Kyai Djamhuri 216
128/5 <
83> <
♂ 8.8.6.Kyai Ali Ashari 217
129/5 <
81> <
♂ 8.5.1.Kyai Muntohar Banjarsari 218
130/5 <
81> <
♂ 8.5.2.kyai Muh Sakeh 219
131/5 <
81> <
♀ 8.5.3. Nyai Sakiran Kaliyoso 220
132/5 <
81> <
♀ 8.5.4.Nyai Hj.Harun Banjarsari 221
133/5 <
81> <
♀ 8.5.5.Nyai Dungbiru 222
134/5 <
81> <
♂ 8.5.6.Kyai Imam Iskandar 223
135/5 <
82> <
♂ 8.6.1.Kyai Djojodirjo 224
136/5 <
82> <
♀ 8.6.2.Nyai Rejosari 225
137/5 <
82> <
♀ 8.6.3.Nyai Imam Sundo 226
138/5 <
82> <
♀ 8.6.4.Nyai Lurah Mentaram 227
139/5 <
82> <
♀ 8.6.5.Nyai Mundholifah 228
140/5 <
82> <
♀ 8.6.6.Nyai Sunget 229
141/5 <
75> <
♂ 3.a.3.1 Kyai Kasan Ngalui 230
142/5 <
80> <
♂ 6.7.1. Kyai Imam Rozi 231
143/5 <
67> <
♂ 1. Kyai Imam Supangat Gentong Ngawi 232
144/5 <
67> <
♂ 2.Kyai Imam Ghozali Gentong Ngawi 233
145/5 <
67> <
♂ 4.Kyai Imam Barnawi Gentong Ngawi 234
146/5 <
67> <
♂ 5.Kyai Kasan Abu 235
147/5 <
67> <
♂ 7.Kyai Muslim 236
148/5 <
39> <
♂ 4.3.9. Kyai Zakaria 6
242
1/6 <
107> <
♂ Redjo Besari / - lahir: Putera ke 1 dari 11 Bersaudara;
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
246
2/6 <
96+
14> <
♀ Raden Ayu Djamsikin / Raden Ayu Soerodirdjo lahir: Ponorogo, Putera ke 6 dari 10 bersaudara
Suami Wedana Maospati
tahun: 184
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
wafat: Maospati, tahun: 19
262
3/6 <
101+
?> <
♀ Nyai Imam Ripangi - Kraton Kediri lahir: putera ke 1 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
263
4/6 <
101+
?> <
♀ Nyai Ngabdoel Ngarip - Tegalsari lahir: Putera ke 2 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
264
5/6 <
101+
?> <
♂ Kyai Kasan Anom - II / Kyai Tegalsari VII lahir: Tegalsari - Ponorogo, Putera ke 3 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
265
6/6 <
101+
?> <
♀ Nyai Abdul Mukhtar / Nyai Abdul Moersad (Siman) - Tegalsari lahir: Teglasari - Ponorogo, Putera ke 4 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
266
7/6 <
101+
?> <
♂ Mas Kasanhardjo - Bekel - Tegalsari lahir: Tegalsari - Ponorogo, Putera ke 5 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
267
8/6 <
101+
?> <
♀ Mas Ajeng Mohamad Ismail - Garwo Naib Ponorogo lahir: Tegalsari - Ponorogo, Putera ke 6 dari 6 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
268
9/6 <
102> <
♀ Nyai Mohamad Kalipah - Naib Panggul lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
> Putera ke 1 dari 3 bersaudara
269
10/6 <
102> <
♀ Nyai Kadji Boenyamin - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
> Putera ke 2 dari 3 bersaudara
270
11/6 <
102> <
♀ Nyai Iman Prawiro - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
> Putera ke 3 dari 3 bersaudara
271
12/6 <
103> <
♂ Bei Diponiman - Surakarta lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer: putri )
> Putera ke 1 dari 3 bersaudara
272
13/6 <
103> <
♂ Mas Reksoniti - Surakarta lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer: putri )
> Putera ke 2 dari 3 bersaudara
273
14/6 <
103> <
♂ Bei Koedoesoelngalam - Pajang, Surakarta lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer: putri )
> Putera ke 3 dari 3 bersaudara
274
15/6 <
104+
?> <
♂ Raden Imam Soehodo - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 1 dari 12 bersaudara
275
16/6 <
104+
?> <
♂ R Tirtodipoero lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 2 dari 12 bersaudara
276
17/6 <
104+
?> <
♂ Bei Imam Redjo - Wonokerto lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 3 dari 12 bersaudara
277
18/6 <
104+
?> <
♂ R Prawiroatmodjo - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 4 dari 12 bersaudara
278
19/6 <
104+
?> <
♂ R Karjodipoero lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 5 dari 12 bersaudara
279
20/6 <
104+
?> <
♂ Bei Pontjodimedjo - Palang Blembeng lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 6 dari 12 bersaudara
280
21/6 <
104+
?> <
♂ Raden Imam Prawiro - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 7 dari 12 bersaudara
281
22/6 <
104+
?> <
♂ Bei Hardjodikromo - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 8 dari 12 bersaudara
282
23/6 <
104+
?> <
♂ Bei Atmosoediro - Banjarsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 9 dari 12 bersaudara
283
24/6 <
104+
?> <
♂ Bei Kadji Boenjamin - Naib, Pulung lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 10 dari 12 bersaudara
284
25/6 <
104+
?> <
♂ Bei Kartoprawiro - Jintap lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 11 dari 12 bersaudara
285
26/6 <
104+
?> <
♂ R Prawirosari - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 12 dari 12 bersaudara
286
27/6 <
105> <
♂ R Kasan Boehari - Naib Kutung lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 1 dari 4 bersaudara
287
28/6 <
105> <
♂ R Djoyodirdjo - Palang Siwalan lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 2 dari 4 bersaudara
288
29/6 <
105> <
♂ Bei Atmoredjo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 3 dari 4 bersaudara
289
30/6 <
105> <
♂ Imam Moekmin - Gambutan Surakarta lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 4 dari 4 bersaudara
290
31/6 <
100> <
♂ Bei Aspiah - Naib Josari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 1 dari 3 bersaudara
291
32/6 <
100> <
♂ Bei Moestari - Gontor, Kutu lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 2 dari 3 bersaudara
292
33/6 <
100> <
♂ Djoemoro - Gontor, Kutu lahir: putera ke 3 dari 3 bersaudara
293
34/6 <
97> <
♀ Raden Ayu Mangoendipuro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 1 dari 5 bersaudara
294
35/6 <
97> <
♂ Raden Mertodipoero lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 2 dari 5 bersaudara
295
36/6 <
97> <
♂ Raden Mangoensudiro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 3 dari 5 bersaudara
296
37/6 <
97> <
♀ Raden Ayu Sosrosoebroto lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 4 dari 5 bersaudara
297
38/6 <
97> <
♀ Raden Ayu Atmoprawiro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo
> Putera ke 5 dari 5 bersaudara
298
39/6 <
98> <
♂ Raden Mas Djojodirdjo - Palang Siwalan lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 2 dari 8 bersaudara
299
40/6 <
98> <
♀ Raden Ayu Kasan Asrar - Naib Kanigoro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 3 dari 8 bersaudara
300
41/6 <
98> <
♀ Raden Ayu Pontjoredjo - Karanggebang lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 4 dari 8 bersaudara
301
42/6 <
98> <
♂ R Mas Wongsoprawiro - Selodono - Pulung lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 5 dari 8 bersaudara
302
43/6 <
98> <
♀ Raden Ayu Wignyoprawiro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 6 dari 8 bersaudara
303
44/6 <
98> <
♀ R Ayu Reksoprawiro - Karanggebang lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 7 dari 8 bersaudara
304
45/6 <
98> <
♀ R Ayu Wirjodikromo - Patih Magetan lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo ( Pancer : R Ay Saribanun )
> Putera ke 8 dari 8 bersaudara
305
46/6 <
112+
?> <
♀ R Ayu Wongsodipoero lahir: Level 1 = Putera dari R Ayu Sastroredjo - Wedana Ardjowinangun, (putera R Ay Sadinah)
putera ke 1 dai 2 bersaudara
306
47/6 <
112+
?> <
♀ Raden Rara Tjitroadisari lahir: Level 1 = Putera dari R Ayu Sastroredjo - Wedana Ardjowinangun, (putera R Ay Sadinah)
> putera ke 2 2 bersaudara
307
48/6 <
107> <
♂ Djojo Besari lahir: Putera ke 2 dari 11 bersaudara;
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
308
49/6 <
107> <
♂ Bei Imam Nawawi lahir: putera ke 5 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
309
50/6 <
107> <
♂ Kasan Misban lahir: putera ke 6 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
310
51/6 <
107> <
♂ Soehoed - Dondong Uteran lahir: putera ke 7 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
311
52/6 <
107> <
♂ Osoeop - Ngrukem lahir: putera ke 8 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
312
53/6 <
107> <
♂ Soerowinoto - Ngrukem lahir: putera ke 9 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
313
54/6 <
107> <
♂ Bei Sardjani - Ngrukem lahir: putera ke 10 dari 11 bersaudara
314
55/6 <
107> <
♂ Daroendijo - Ngrukem lahir: putera ke 11 dari 11 bersaudara
lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
315
56/6 <
108> <
♂ R Djajeng Besari - Kamituwo Tegalsari lahir: putera ke 1 dari 10 bersaudara
316
57/6 <
108> <
♂ R Saleh lahir: putera ke 2 dari 10 bersaudara
317
58/6 <
108> <
♂ R Wongsosoediro - Tegalsari lahir: putera ke 3 dari 10 bersaudara
318
59/6 <
108> <
♂ R Rogodipoero lahir: putera 4 dari ke 10 bersaudara
319
60/6 <
108> <
♂ Bei Kromodipoero - Taman lahir: putera ke 5 dari 10 bersaudara
320
61/6 <
108> <
♂ R Pangat - Tegalsari lahir: putera ke 6 dari 10 bersaudara
321
62/6 <
108> <
♂ Bei Atmodimedjo - Palang Semanding lahir: putera ke 7 dari 10 bersaudara
322
63/6 <
108> <
♂ Bei Jahja - Ketib Ponorogo lahir: putera ke 8 dari 10 bersaudara
323
64/6 <
108> <
♂ Bei Kasan Hardjo - Kraton Kediri lahir: putera ke 9 dari 10 bersaudara
324
65/6 <
108> <
♀ Oemijatin lahir: putera ke 10 dari 10 bersaudara
325
66/6 <
109> <
♂ Djojodihardjo - Bekel Singkil lahir: putera ke 1 dari 10 bersaudara
326
67/6 <
109> <
♂ Raden Darmowidjojo lahir: putera ke 2 dari 10 bersaudara
pekerjaan: Ponorogo, Guru Bantu
327
68/6 <
109> <
♂ R Wongsodipuro - Tegalsari lahir: putera ke 3 dari 10 bersaudara
328
69/6 <
109> <
♂ Bei Sodihardjo - Ngasman lahir: putera ke 4 dari 10 bersaudara
329
70/6 <
109> <
♂ Wongsosoediro - Tegalsari lahir: putera ke 5 dari 10 bersaudara
330
71/6 <
109> <
♂ R Wirodipoero - Kamituwo, Singkil lahir: putera ke 6 dari 10 bersaudara
331
72/6 <
109> <
♂ Bei Mangoendihardjo - Kamituwo, Singkil lahir: putera ke 7 dari 10 bersaudara
332
73/6 <
109> <
♂ R Djajoesman - Tegalsari lahir: putera ke 8 dari 10 bersaudara
333
74/6 <
109> <
♂ R Djaswadi - Tegalsari lahir: putera ke 9 dari 10 bersaudara
334
75/6 <
109> <
♀ Marlijah - Taman, Sidoarjo lahir: putera ke 10 dari 10 bersaudara
335
76/6 <
110> <
♂ R Boerhan Setono - Gedong Kediri lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 1 dari 8 bersaudara
336
77/6 <
110> <
♂ Bei Dipokromo - Bekel, Watubonang lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 2 dari 8 bersaudara
337
78/6 <
110> <
♂ Bei Ngadelan - Kauman, Ngawi lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 3dari 10 bersaudara
338
79/6 <
110> <
♂ Bei Ramli - Ketib, Kutu lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 4 dari 8 bersaudara
339
80/6 <
110> <
♂ R Saparman - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 5 dari 8 bersaudara
340
81/6 <
110> <
♂ R Moeso - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 6 dari 8 bersaudara
341
82/6 <
110> <
♂ R Soekoheman - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 7 dari 8 bersaudara
342
83/6 <
110> <
♂ R Soekarno - Tegalsari lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
>> Putera ke 8 dari 8 bersaudara
344
84/6 <
117> <
♂ Kyai Amdjadu Ulama / bermukim: Parimono, Jombang,
Menetap dan mendirikan Pondok Pesantren di Parimono, Jombangperkawinan:
Nyai Widji345
85/6 <
117> <
♂ Kyai Muttaqin (Coper) bermukim: Ceper Tegalsari Ponorogo
346
86/6 <
117> <
♀ Nyai Aminah / bermukim: Brangkat Mojokerto
241
87/6 <
96+
14> <
♀ R Ayu Adinah / R Ayu Prawirobroto lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1835, Ponorogo, Putera ke 2 dari 10 bersaudara
pekerjaan: Madiun, Wedana Bagi - Madiun
wafat: Madiun, tahun: 19
243
88/6 <
96+
14> <
♀ Raden Ayu Soelistijah / Raden Ayu Tjokrodiwirjo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1838
wafat: tahun: 19
244
89/6 <
96+
14> <
♀ R Ayu Djamijadi / R Ayu Nyai Ichsan Posro lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1842, Putera ke 4 dari 10 bersaudara
suami Penghulu di Pacitan
wafat: tahun: 19
245
90/6 <
96+
14> <
♀ R Ayu Djamijatoen / R Ayu Brotokoesoemo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1842, Ponorogo, Putera ke 5 dari 10 bersaudara
wafat: tahun: 19
247
91/6 <
96+
14> <
♂ R Mas Imam Boechari / R Mas Tjokroamidjojo / R Tumenggung Tjokronegoro II lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1846, Ponorogo, Putera ke 7 dari 10 bersaudara
gelar: Ponorogo, Kanjeng Bupati Ponorogo
wafat: 1913
248
92/6 <
96+
14> <
♂ R Mas Safarman / R Mas Tjokrotenoyo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1848, Ponorogo, Putera ke 8 dari 10 bersaudara
pekerjaan: Ponorogo, Mantri Kuto Ponorogo
wafat: tahun: 19
249
93/6 <
96+
14> <
♀ R Ayu Ngoeminandikin / R Ayu Padmodipoero lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1851, Ponorogo, Putera ke 9 dari 10 bersaudara
Suami Wedana Ponorogo
wafat: Ponorogo, tahun: 19
250
94/6 <
96+
14> <
♂ R Mas Koenmaknawi / R Mas Tjokrowidjojo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1855, Ponorogo, Putera ke 10 dari 10 bersaudara
pekerjaan: Asisten Wedana Babadan - Ponorogo
wafat: Ponorogo, tahun: 19
251
95/6 <
96+
15> <
♂ R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1859, Ponorogo, Putera tunggal urutan ke 11 dari putera puteri Garwo I, II
pekerjaan: asisten Wedono Gemarang, kemudian Wedono Kleco - Madiun
wafat: tahun: 19
252
96/6 <
96+
16> <
♀ R Ayu Soetijatmi / R Ayu Sosrokoesoemo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1860, Ponorogo, Putera ke 1 dari 5 bersaudara
suami Jaksa di Madiun
wafat: Madiun, tahun: 19
253
97/6 <
96+
16> <
♀ R Ayu Parmijadi lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1863, Ponorogo, Putera ke 2 dari 5 berdsaudara
wafat: 1863, Ponorogo, Wafat usia balita ( umur 15 hari )
254
98/6 <
96+
16> <
♀ R Ayu Wijodinomo / R Ayu Sastroredjo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1864, Ponorogo, Putera ke 3 dari 5 bersaudara
Suami Colleceteur di Magetan
wafat: Magetan, tahun: 19
255
99/6 <
96+
16> <
♀ R Ay Wosmirah / R Ay Koesmirah / R Ay Nyai Anom Kasan Anom II / R Ay Nyai Tegalsari VII lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1867, Ponorogo, Putera ke 4 dari 5 bersaudara
penguburan: Tegalsari - Ponorogo, tahun : 19
256
100/6 <
96+
16> <
♀ R Ajeng Oemi Roebijah lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1869, Ponorogo, Putera ke 5 dari 5 bersaudara
wafat: 1872, Wafat dalam usia muda ( Umur 3 tahun )
257
101/6 <
96+
14> <
♂ R Mas Istijab / R Mas Notoamidjojo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1872, Ponorogo, Putera ke 11 dari 11 bersaudara
258
102/6 <
96+
17> <
♀ R Ayu Sajidinapsi / R Ayu Djojoadikoesoemo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1873, Putera ke 1 dari 4 bersaudara
suami Wedono Keniten, kemudian Patih Pacitan
wafat: tahun: 19
259
103/6 <
96+
17> <
♀ Raden Ayu Kiswatin / Raden Ayu Djajidinapsi lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1874, Ponorogo, Putera ke 2 dari 4 bersaudara
260
104/6 <
96+
17> <
♀ R Ayu Djoharinanpsi / R Ayu Soemowinoto lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1877, Ponorogo, Putera ke 3 dari 4 bersaudara
Suami Guru di Mojoroto
261
105/6 <
96+
17> <
♀ R Ayu Robingoemaratin / Rabingoenapsi / R Ayu Djojodiwirjo lahir: Level 4 = Canggah dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo;
lahir: 1880, Ponorogo, Putera ke 4 dari 4 bersaudara
>> suami Wedana Kanigoro
237
106/6 <
89> <
♂ Kyai Hasan Anwar (4) wafat dan dimakamkan Di Dsn. Majasem Ds. Madusari Kec. Siman Kab. Ponorogo
JAWA TIMUR INDONESIA
238
107/6 <
89> <
♂ Kyai Nawawi (3) 239
108/6 <
89> <
♂ Kyai hardjo Mohammad (2) 240
109/6 <
89> <
♀ Nyai Samsikin (1) 343
110/6 <
116+
?> <
♂ R. Santoso Anom Besari Gontor - Ponorogo 347
111/6 <
117> <
♂ Kyai Ilham (Karangsari, Sooka Mojokerto) / 348
112/6 <
118+
?> <
♂ Kyai Purwo 349
113/6 <
118+
?> <
♂ KH Abdurrahman 350
114/6 <
118+
?> <
♂ Kyai Ishaq 351
115/6 <
118+
?> <
♂ Kyai Kaspuro (Taji Sukorejo, Ponorogo) 352
116/6 <
119+
?> <
♀ Nyai Abdurrahman 353
117/6 <
119+
?> <
♂ Ky. Hasan Prawira 354
118/6 <
120> <
♀ Nyai Sam / Nyai Hasan Prawiro (Semanding) 355
119/6 <
119+
?> <
♀ Nyai Muntahar 356
120/6 <
119+
?> <
♀ Nyai Imam Supangat (Naib Simo) 357
121/6 <
119+
?> <
♂ K. Pawirorejo, Mojokerto 358
122/6 <
119+
?> <
♂ Kyai Muhammad Puro 359
123/6 <
119+
?> <
♂ Kyai Karimun Asykar (Naib Kuto Ngawi) 360
124/6 <
119+
?> <
♂ Kyai 'Umar (Modin Brotonegaran, Ponorogo) 361
125/6 <
119+
?> <
♀ Nyai Sapurah 362
126/6 <
119+
?> <
♂ Mbah Atmo Soto 363
127/6 <
133> <
♂ Kyai Muhammad Sayid (Kradenan) 364
128/6 <
118+
?> <
♂ Kyai Muhammad Romli 365
129/6 <
121> <
♂ R. Karjodisastro 366
130/6 <
124> <
♂ Kyai Joyo Besari 367
131/6 <
90> <
♀ Nyai Mustaqim 368
132/6 <
90> <
♂ Kyai Anom Rejo 369
133/6 <
90> <
♀ Nyai Hasan Minhaj 370
134/6 <
90> <
♀ Nyai Carik Mojo 371
135/6 <
106> <
♀ Nyai Naib Arjosari (Pacitan) 372
136/6 <
106> <
♀ Nyai Mustawi (Gontor) 373
137/6 <
106> <
♂ Kyai Jaman (Gontor) 374
138/6 <
144+
136!> <
♀ Ny. Sanugijah Imam (Nawawi) 375
139/6 <
144+
136!> <
♂ Ibnoe Hadjar Djoresan 376
140/6 <
144+
136!> <
♂ Tjibeng Prawirotomo 377
141/6 <
136+
144!> <
♂ Kasim drh Karawang 378
142/6 <
144+
136!> <
♀ Ny. Marsupidjah Atmowijojo 379
143/6 <
144> <
♀ Ny. Marpindjung Wirjoprono 380
144/6 <
111> <
♀ RA. Soetidjah Turen / R.Ng. Tirto Soebroto 381
145/6 <
111> <
♀ RA. Prawirodisastro / Lurah Gandu Kepuh 382
146/6 <
111> <
♂ Ny. R. Hardjo Soemarto 384
148/6 <
111> <
♂ R. Sartrodihardjo 385
149/6 <
147> <
♀ 8.8.2.1. Ny. Imam Rejo 386
150/6 <
147> <
♂ 8.8.2.kh Mansur 387
151/6 <
147> <
♂ 8.8.2.3. Parto Prawiro, drh di Tumpang 388
152/6 <
111> <
♂ 1. R. Kardjodihardjo Ponorogo 389
153/6 <
111> <
♀ 2. RA. Atmodipuro / RA. Mangunpuro 390
154/6 <
111> <
♀ 3. RA. Djojodihardjo 391
155/6 <
111> <
♀ 4. RA. Anompuro / RA. Pudjosumanti 392
156/6 <
111> <
♀ 5. RA. Kromoredjo / Lurah Gandu Kepuh 393
157/6 <
148> <
♂ 5.a.1.1.1.Kyai Abdul Jalal 394
158/6 <
148> <
♂ 5.a.1.1.2. Kyai Sabidin 395
159/6 <
148> <
♂ 5.a.1.1.3. Kyai Abdul Kijas 396
160/6 <
148> <
♀ 5.a.1.1.4. Nyai Musinah 397
161/6 <
148> <
♀ 5.a.1.1.5. Nyai Hasanuddin 398
162/6 <
148> <
♀ 5.a.1.1.6. Nyai Qomari/Kamari 399
163/6 <
154> <
♂ 1. Kyai Kasan Munsarif 400
164/6 <
150> <
♂ 6.1.2.1. Mbah Guru Idham 401
165/6 <
152> <
♂ 6.1.4.1. Arkan 402
166/6 <
152> <
♀ 6.1.4..2. Munjiyah 403
167/6 <
152> <
♀ 6.1.4..3. Samsiyah 404
168/6 <
152> <
♀ 6.1.4.4. Kamilatun 405
169/6 <
170> <
♂ 6.4.1.1. R Kyai Imam Besari Danjang 406
170/6 <
170> <
♂ 6.4.1.2. R Kyai Prawirodipuro 407
171/6 <
170> <
♂ 6.4.1.3. R. Ngantan Muhammad 408
172/6 <
170> <
♂ 6.4.1.4. R.Kyai Kasanripangi 409
173/6 <
170> <
♂ 6.4.1.5. R.Ngantan Andjadi 410
174/6 <
170> <
♂ 6.4.1.6. R.Prawirorejo Carik Jabung 411
175/6 <
171> <
♂ 6.4.2.1.R.Ng.Aspijah Ra.Kasandiwirjo 412
176/6 <
171> <
♀ 6.4.2.2. R Ng Aspirah 413
177/6 <
171> <
♂ 6.4.2.3.R.Djumono Sosroatmodjo 414
178/6 <
171> <
♂ 6.4.2.4.R.Bratosari 415
179/6 <
171> <
♀ 6.4.2.5.R.Ng.Sujinah Karjodipuro 416
180/6 <
171> <
♂ 6.4.2.6.R.Irdjan Kasanprawiro 417
181/6 <
160> <
♀ 1. RM Sumawan.Prawirodipuro 418
182/6 <
230> <
♂ 6.7.1.a.1.Kyai Abu Muhammad Sarpen 419
183/6 <
230> <
♂ 6.7.1.b.2.Nyai Ibrahim Bacem Madiun 420
184/6 <
230> <
♂ 6.7.1.b.3.Kyai Moh Karih 421
185/6 <
230> <
♀ 6.7.1.b.4.Nyai Moh Dahlan 422
186/6 <
204> <
♀ 8.2.2.1.Nyai Imam Ghozali 423
187/6 <
204> <
♂ 8.2.2.2. Kyai RM Tafsir Anom II / Kyai Perdikan Banjarsari Wetan ke 3 424
188/6 <
204> <
♂ 8.2.2.3.R.M.Parto Kusumo 425
189/6 <
204> <
♂ 8.2.2.4.R.M.Pawiro Kusumo Banjarsari 426
190/6 <
204> <
Ψ 8.2.2.5.Nyai Muh H Alawi 427
191/6 <
231> <
♂ 7.7.1.1.Kyai Soeradiwiryo 428
192/6 <
231> <
♂ 7.7.1.2. Kyai Kasantari 429
193/6 <
231> <
♂ 7.7.1.3.Kyai Kasan Redjo 430
194/6 <
231> <
♂ 7.7.1.4. Singodihardjo Lurah Banyubiru Walikukun 431
195/6 <
231> <
♂ 7.7.1.5.Salekan 432
196/6 <
107> <
♂ R. Bei Boestari 433
197/6 <
107> <
♂ Kyai Tirto Prawiro 434
198/6 <
154> <
♀ 2.Nyai Zainal Musthofa 435
199/6 <
154> <
♂ 3.Kyai Malikul Hasan 436
200/6 <
98> <
♂ R.M Sumawan.Prawirodipuro Karanggebang 437
201/6 <
174> <
♀ 6.4.6.1. R.Ngt. Marijam 438
202/6 <
174> <
♂ 6.4.6.2. R. Ngt. Sobijatun / Kyai Mustopo Pucang 439
203/6 <
174> <
♂ 6.4.6.3. R. Ngt. Muh Irsad 440
204/6 <
174> <
♂ 6.4.6.4. R. Ismangil Imam Kurmen 441
205/6 <
120> <
♂ Kyai Djojokusumo Semanding 442
206/6 <
160> <
♂ 2 RM Djojo Dirdjo Siwala 443
207/6 <
160> <
♂ 3 R.A Kasan Asrori 444
208/6 <
160> <
♂ 5. RM Wongso Prawiro Selodono 445
209/6 <
160> <
♂ 4. RA Poncorejo Karanggebang 446
210/6 <
160> <
♂ 6. RM Wongso Prawiro 447
211/6 <
160> <
♀ 7. Nyai Wignyo Prawiro Klaten 448
212/6 <
160> <
♂ 8. R Rekso Prawiro 449
213/6 <
160> <
♂ 9. RA Wignyodikromo 450
214/6 <
232> <
♂ 7.7.2.1. Kyai Imam Ngulomo Tempurejo Ngawi 451
215/6 <
232> <
♂ 7.7.2.2.Kyai Kasan Mutohar Temporejo 452
216/6 <
232> <
♂ 7.7.2.3.Kyai Kasan Ilyas Tempurejo 453
217/6 <
232> <
♂ 7.7.2.4.Kyai Zaenal Khasani Tempurejo 454
218/6 <
232> <
♂ 7.7.2.5.Kyai Marto Tempurejo 455
219/6 <
233> <
♂ 7.7.4.1.Kyai Mangun Anom Gentong 456
220/6 <
234> <
♂ 7.7.5.1.Kyai Ropingi 457
221/6 <
234> <
♂ 7.7.5.2.Kyai Karyo Besari 458
222/6 <
234> <
♀ 7.7.5.3.Nyai Rukimah 459
223/6 <
175> <
♂ 1.1.1..1. KH Sulaiman 460
224/6 <
176> <
♂ 1.1.2.1. Kyai Juwari / Suro 461
225/6 <
172> <
♂ 6.4.4.1.R.Asnad Muh Puro 462
226/6 <
172> <
♀ 6.4.4.2.R.Ngt.Ngawijah Kasanmunodo Mlancar 463
227/6 <
172> <
♂ 6.4.4.3.R.Imam Suhada Kyai Mojoredjo Madiun 464
228/6 <
172> <
♀ 6.4.4.4. R.Ngt. Ngamilah Abudarda Garongan 465
229/6 <
172> <
♂ 6.4.4.5.R.Astadi Alipuro Gontor 466
230/6 <
172> <
♀ 6.4.4.6.R.Ngt.Ngaisah Kasan Asngari 467
231/6 <
172> <
♀ 6.4.4.7.R.Ngt.Ngasirah / Nyai Asemgrowong Japan 468
232/6 <
192> <
♂ 5.a.6.6.1. Tejo Besari Blimbing 469
233/6 <
192> <
♂ 5.a.6.6.2. Jarot Joresan 470
234/6 <
192> <
♀ 5.a.6.6.3. Nyai Gambiran 471
235/6 <
192> <
♀ 5.a.6.6.4. Nyai Kuwung Madiun 472
236/6 <
192> <
♀ 5.a.6.6.5. Nyai Abdul Mm Anan Joresan 473
237/6 <
192> <
♂ 5.a.6.6.6. Jodin Joresan 474
238/6 <
192> <
♂ 5.a.6.6.7. Nyai Musthofa Joresan 475
239/6 <
186> <
♂ 4.3.2.a.1 R.Ngt. Marijam 476
240/6 <
186> <
♀ 4.3.2.a.2. R.Ngt.Sobijatun 477
241/6 <
186> <
♂ 4.3.2.a.3. R.Muh Irsad Naib Badegan 478
242/6 <
186> <
♂ 4.3.2.a.4. R.Ismangil Imam Kurmen 479
243/6 <
186> <
♀ 4.3.2.a.5. Nyai Rohilah 480
244/6 <
186> <
♀ 4.3.2.a.6. Nyai Isniyah 481
245/6 <
186> <
♀ 4.3.2.a.7. Nyai Isnimah Kepel 482
246/6 <
186> <
♂ 4.3.2.a.8. KH Muh Ishak Kepel 483
247/6 <
236> <
♂ 4.3.9.1. KH Musthofa 484
248/6 <
236> <
♀ 4.3.9.2. Nyai Paikem 485
249/6 <
120> <
♂ R. Djahar 7
492
1/7 <
251> <
♂ Raden Mas Oemar Djaman Tjokroprawiro lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 1 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
494
2/7 <
251> <
♀ Raden Ayu Tjokrodisoerjo lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 3 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: isteri Bupati Purwokerto saat itu
495
3/7 <
251> <
♂ Raden Mas Poerwadi Tjokrosoedirjo lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 4 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: Bupati yang diperbantukan Residen Bojonegoro
496
4/7 <
251> <
♂ Raden Mas Oemar Sabib Tjokrosoeprodjo lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 5 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: - Pensiunan Wedana
- Anggota PSII (Partai Sarekat Islam Indonesia) dan Masyumi yang kemudian meninggal di Madiun di zaman yang terkenal dengan istilah ’Madiun Affair’
497
5/7 <
251> <
♀ Raden Ajeng Adiati lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 6 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
498
6/7 <
251> <
♀ Raden Ayu Mamowinoto lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 7 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: isteri pegawai tinggi
499
7/7 <
251> <
♂ Raden Mas Abikoesno Tjokrosoejoso lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 8 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: arsitek terkenal yang juga politikus ulung yang pernah menjadi ketua PSII dan sempat menjabat sebagai menteri di Kabinet Republik Indonesia;
500
8/7 <
251> <
♀ Raden Ajeng Istingatin lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 9 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
501
9/7 <
251> <
♂ Raden Mas Poerwoto lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 10 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
502
10/7 <
251> <
♀ Raden Ayu Istidjah Tjokrosoedarmo lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 11 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: Pegawai Kementrian Kehutanan
503
11/7 <
251> <
♀ Raden Ayu Istirah Mohammad Soebari lahir: Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 12 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .
pekerjaan: Jakarta, Pegawai kementerian Perhubungan RI
493
12/7 <
251> <
♂ Raden Mas Oemar Said Tjokroaminoto / Haji Oemar Said Tjokroaminoto lahir:
Level 5 = Wareng dari Kyai Muhammad Besari Tegalsari - Ponorogo; Atau Putera ke 2 dari 12 bersaudara putera R Mas Soekardinomo / R Mas Tjokroamiseno .lahir: 16 Agustus 1882, Bakur, Madiun,
Raden Mas Oemar Said Tjokroaminoto, dilahirkan di Bakur, sebuah desa yang sunyi di Madiun, Jawa Timur pada tanggal 16 Agustus 1882 bertepatan dengan tahun meletusnya gunung Krakatau di Banten. Peristiwa ini sering dikiaskan oleh orang Jawa bahwa gunung meletus itu akan banyak menimbulkan perubahan terhadap alam di sekelilingnya. Peristiwa ini pula yang kelak dikaitkan dengan meledaknya tuntutan H.O.S Tjokroaminoto terhadap pemerintah kolonial Belanda ketika ia menjadi pemimpin Sarekat Islam.perkawinan: <
19> <
♀ Raden Ayu Soeharsikin wafat: 17 Desember 1934
Tjokroaminoto adalah seorang anak yang nakal dan pemberani. Karena kenakalan dan keberaniannya pulalah maka semasa di bangku sekolah ia sering dikeluarkan dari sekolah yang satu ke sekolah yang lain. Walaupun demikian, karena kecerdasan otaknya, beliau dapat juga masuk ke sekolah OSVIA (Opleidings School Voor Inlandsche Ambtenaren) di Magelang dan pada tahun 1902 ia berhasil menyelesaikan studinya disana. Tidak begitu mengherankan sebenarnya beliau dapat masuk ke sekolah OSVIA tersebut, karena sudah menjadi tradisi anak-anak priyayi B.B.(Binnenland Bestuur) disekolahkan oleh orang tuanya di Sekolah Ambtenar. Tentu saja dengan harapan dapat menjadi seorang pejabat dalam dunia priyayi.
Sebagai seorang anak priyayi, Tjokroaminoto tentu saja dijodohkan oleh orangtuanya dengan anak priyayi pula yaitu Raden Ajeng Soeharsikin, puteri seorang patih wakil bupati Ponorogo yang bernama Raden Mas Mangoensomo. Raden Ajeng Soeharsikin, yang setelah menikah menjadi Raden Ayu Tjokroaminoto, dikenal sebagai seorang wanita yang sangat halus budi pekertinya, baik perangainya, besar sifat pengampunannya dan cekatan. Walaupun tidak tinggi pendidikan sekolahnya, namun ia sangat menyukai pengajaran dan pengajian agama. Menurut asal-usulnya, ia keturunan Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mangir di Madiun.
Keteguhan dan kecintaan Soeharsikin kepada suaminya dibuktikan sejak awal masa pernikahan yang ketika itu dirinya dipaksa untuk memilih antara berpisah dengan orang tuanya atau dengan Tjokroaminoto. Hal ini terjadi ketika Tjokroaminoto berselisih dengan mertuanya. Perselisihan ini bermula dari perbedaan pandangan di antara keduanya. Tjokroaminoto tidak berhasrat menjadi seorang birokrat sedangkan mertuanya menginginkan tjokroaminoto menjadi birokrat sebab mertuanya masih bersifat kolot dan cenderung elitis.
Pada waktu itu, Tjokroaminoto sudah masuk dunia BB, dunia kaum priyayi. Selama tiga tahun ia menjadi juru tulis patih di Ngawi. Perbedaan antara mertua dan menantu ini semakin hari semakin tajam. Sadar akan kenyataan yang dihadapinya, Tjokroaminoto pun mengambil tindakan nekat. Dia meninggalkan rumah kediaman mertuanya tersebut walaupun istrinya sedang mengandung anak pertamanya.
Tindakan nekat Tjokroaminoto ini menimbulkan kemarahan bahkan kebencian mertuanya. Mangoensoemo memaksa anaknya untuk bercerai dengan Tjokroaminoto sebab kepergiannya telah mencoreng martabat dan kehormatan keluarganya. Dihadapkan dengan situasi sulit ini, Soeharsikin secara tegas tetap memilih suaminya, Tjokroaminoto. Jawaban Soeharsikin itu membuat kedua orang tuanya tertegun dan tidak dapat berbuat apa-apa. Ketika Soeharsikin telah melahirkan anak sulungnya, ia bersama anaknya meninggalkan rumah untuk menyusul Tjokroaminoto. Namun, ia berhasil ditemukan oleh pesuruh ayahnya yang menyusulnya.
Dalam pengembaraannya, Tjokroaminoto sampai di kota Semarang. Waktu itu, tahun 1905, beliau sudah meninggalkan pekerjaannya sebagai sebagai juru tulis patih di Ngawi. Untuk menyambung hidupnya, ia tidak segan-segan menjadi kuli pelabuhan disana. Malah, pengalaman yang tak terlupakan ini mendorongnya untuk memperhatikan kehidupan kaum buruh baik di perkebunan, kereta api, pengadilan, pelabuhan dan sebagainya ketika ia nantinya berkecimpung didunia pergerakan. Dia-lah yang mempelopori berdirinya ’sarekat sekerja’ yang bertujuan mengangkat harkat kaum buruh.5
Merasa sulit berkembang di kota Semarang, ia kemudian memutuskan pindah ke Surabaya. Di kota Surabaya ini ia bekerja pada sebuah firma yang bernama Kooy & Co. Disamping bekerja beliau juga tidak lupa meluangkan waktu untuk menambah ilmu pengetahuan. Pada tahun 1907-1910, dia mengikuti pendidikan di sekolah B.A.S (Burgerlijke Avond School).
Setelah menamatkan sekolahnya di B.A.S, agaknya Tjokroaminoto sudah tidak tertarik lagi untuk meneruskan pekerjaannya di perusahaan dagang tersebut. Kemudian ia berhenti dan bekerja sebagai leerling machinist selama satu tahun lamanya yaitu dari tahun 1911 sampai 1912. Kemudian ia pindah bekerja lagi ke sebuah pabrik gula, Rogojampi Surabaya di dekat kota Surabaya sebagai seorang chemiker.
Diantara banyak pekerjaan yang dilakoninya, pekerjaan sebagai jurnalistik lah yang paling disukainya. Beliau mengembangkan bakatnya dalam bidang itu dengan memasukkan tulisan-tulisannya dalam berbagai surat kabar pada masa itu serta pernah menjadi pembantu pada sebuah surat kabar di kota Surabaya, yaitu Suara Surabaya. Bakatnya ini semakin tampak jelas semasa ia menjadi pemimpin Sarekat Islam dan PSII (Partai Sarekat Islam Indonesia) dimana ia mampu menerbitkan beberapa surat kabar harian dan mingguan serta majalah, yaitu surat kabar Oetoesan Hindia, surat kabar Fajar Asia, dan majalah Al-Jihad. Pada semua penerbitan itu ia selalu menjadi pemimpin redaksi. Ia memang menyadari fungsi surat kabar dan majalah sebagai salah satu alat perjuangan.6
Akhirnya, setelah cukup lama merantau, Tjokroaminoto memutuskan menetap di Surabaya dan membawa serta istri dan anak-anaknya yaitu Siti Oetari, Oetarjo alias Anwar, Harsono alias Moestafa Kamil, Siti Islamijah, dan Soejoet Ahmad. Walaupun dalam suasana sederhana, keluarga ini sangat harmonis dan berbahagia. Soeharsikin memberikan dukungan moral yang sangat besar kepada suaminya. Jika Tjokroaminoto bepergian, istri yang sederhana dan setia ini mengiringi kepergian suaminya dengan sembahyang tahajud, puasa dan berdoa untuk suaminya. Banyak orang mengakui bahwa ketinggian derajat yang diperoleh Tjokroaminto sebagian besar berkat bantuan istrinya.
Untuk membantu ekonomi keluarga, Soeharsikin membuka rumahnya untuk indekos para pelajar di Surabaya. Pelajar yang mondok di rumah Tjokroaminoto sekitar 20 orang. Kebanyakan dari mereka bersekolah di M.U.L.O (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs), atau H.B.S (Hollands Binnenlands School). Di antara siswa yang mondok tersebut adalah Soekarno (kelak menjadi tokoh Nasionalis – Presiden pertama RI), S.M. Kartosoewiryo (kelak menjadi tokoh Islamis – Pemimpin DI / TII), Moesso (kelak menjadi tokoh Komunis / PKI), Sampoerno, Abikoesno dan Alimin. Mereka tidak hanya makan dan tidur di rumah Tjokroaminoto, tetapi juga berdiskusi baik dengan sesama teman maupun dengan Tjokroaminoto. Sehingga rumah Tjokroaminoto adalah ibarat kancah yang terus menerus menggembleng dan membangun ideologi kerakyatan, demokrasi, sosialisme, dan anti imperialisme.
Dalam mendidik anak-anaknya maupun mengatur para pelajar yang indekos, Soeharsikin dan Tjokroaminoto sangat disiplin meskipun tetap akrab. Anak-anaknya diberi pendidikan dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya pendidikan duniawi tetapi juga pendidikan agama sangat diperhatikannya seperti mendatangkan guru untuk mengajar membaca Al-Qur’an ke rumahnya. Sedangkan disiplin yang diterapkan pada pelajar adalah seperti yang digambarkan Soekarno : ”Bu Tjokro sendiri yang mengumpulkan uang makan kami setiap minggu. Dia membuat peraturan seperti makan malam jam sembilan dan yang terlambat tidak akan dapat makan, anak sekolah sudah harus ada di kamarnya jam 10 malam, anak sekolah harus bangun jam 4 pagi untuk belajar, dan main-main dengan anak gadis dilarang..” 7
Pada usia 35 tahun, Tjokroaminoto mencapai puncak karirnya sebagai pemimpin Sarekat Islam selama beberapa periode. Tetapi semua gerak langkahnya tidak akan berhasil, jika tidak mendapat dukungan dari istri tercintanya. Dengan ketaatan seorang istri pejuang yang juga ikut membanting tulang mencari nafkah dengan tiada rasa jerih payah. Hidup sang istri yang didorong oleh hati ikhlas dan jujur itu, akhirnya merupakan faktor yang terpenting pula, sehingga Tjokroaminoto menjadi manusia besar di Indonesia yang amat disegani oleh kawan maupun lawannya.
Tetapi tidaklah lama Raden Ayu Soeharsikin dapat menyumbangkan darma baktinya kepada cita-cita suaminya, pada tahun 1921, beliau akhirya berpulang ke Rahmatullah meninggalkan suami dan kelima anaknya. Kematian beliau disebabkan sakit tipus dan sakit perut. Hal ini bermula dari anak bungsu beliau, Soejoet Tjokroaminoto, terkena tipus. Soeharsikin yang menjaga anaknya selama berbulan-bulan malah tertular penyakit anaknya tersebut dan akhirnya meninggal dunia. Almarhumah Soeharsikin kemudian dimakamkan di Botoputih, Surabaya.8
Keluarga Tjokroaminoto amat terpukul dengan kepergian beliau. Mereka larut dalam kesedihan yang mendalam. Terutama bagi Tjokroaminoto peristiwa ini merupakan pukulan yang amat berat. Ia tidak hanya kehilangan sosok seorang istri, tetapi juga kehilangan rekan seperjuangannya yang paling mengerti dirinya. Ketika semua orang berpaling dari dirinya, Soeharsikinlah satu-satunya orang yang masih setia.
Demikianlah kedukaan itu berlangsung beberapa lamanya. Namun betapapun kedukaan itu melanda dirinya, Tjokroaminoto tetap pada prinsip yang dipegangnya, berjuang untuk pembebasan bangsanya dari belenggu penjajahan. Untuk itu ia tidak pernah berhenti sampai pada akhir hayatnya.
486
13/7 <
237+
?> <
♂ Kyai Mesir/ Martorejo (5) 487
14/7 <
237+
?> <
♀ Islami (6) 488
15/7 <
237+
?> <
♀ Surati (1) 489
16/7 <
237+
?> <
♂ Abdullah (2) 490
17/7 <
237+
?> <
♂ Suratman (3) 491
18/7 <
237+
?> <
♂ Usman ? ((4)) 504
19/7 <
343+
?> <
♂ R. K. H. Imam Zarkasyi Gontor - Ponorogo 505
20/7 <
343+
?> <
♂ R. K. H. Ahmad Sahal 506
21/7 <
344> <
♀ Nyai Sribanun / 507
22/7 <
344> <
♀ Nyai Siti Maria / 508
23/7 <
344> <
♂ Kyai Mashudan 509
24/7 <
344> <
♀ Nyai Sapurah 510
25/7 <
344> <
♂ Kyai Mas'ud 511
26/7 <
344> <
♂ Kyai Masruchan 512
27/7 <
346+
?> <
♂ H. Amir / 513
28/7 <
352+
349!> <
♂ Kyai Muhammad Husni 514
29/7 <
349+
352!> <
♂ Kyai Muhammad Kusno / KH Affandi (Naib Kedunggalar) 515
30/7 <
349+
352!> <
♂ Kyai Muhammad Husnun (Naib Sine, Ngawi) 516
31/7 <
349+
352!> <
♀ Nyai Abdullah Bakri (Tanjungsari) 517
32/7 <
349+
352!> <
♂ KH Abdul Manan (Jogorogo) 518
33/7 <
349+
352!> <
♀ Nyai Asy'ari (Ngapit) 519
34/7 <
349+
352!> <
♂ KH Muhammad Fadzil (Ngapit, Kedunggalar) 520
35/7 <
353+
354!> <
♀ Nyai Umi Binti Hasan Prawira / Nyai Muh Husni (Jogorogo) 521
36/7 <
363> <
♂ Kyai Asy'ari (Ngapit) 522
37/7 <
348> <
♂ Kyai Pawira 523
38/7 <
350> <
♂ Kyai Anom Pawiro (Tanjungsari) 524
39/7 <
358+
?> <
♀ Nyai Markum Zainuddin (Jogorogo) 525
40/7 <
355> <
♂ Kyai Burhan 526
41/7 <
356> <
♀ Nyai Kuning / Nyai Burhan (Jogorogo) 527
42/7 <
358+
?> <
♂ Kyai Rajihan 528
43/7 <
358+
?> <
♂ Kyai Raihan (H. Ali Yasin) 529
44/7 <
358+
?> <
♂ Kyai Ahmad Sujadi (Macanan) 530
45/7 <
358+
?> <
♂ H. Imam Gajadi 531
46/7 <
354+
353!> <
♀ Nyai Umiyatin 532
47/7 <
353+
354!> <
♂ Kyai Prawira Ngulomo 533
48/7 <
354+
353!> <
♂ Kyai Tirto Ngulomo 534
49/7 <
353+
354!> <
♀ Nyai Umiyem 535
50/7 <
354+
353!> <
♂ Kyai Tirto Amijoyo 536
51/7 <
353+
354!> <
♂ Kyai Tirto Sudarmo 537
52/7 <
353+
354!> <
♀ Nyai Musrikatin 538
53/7 <
354+
353!> <
♂ Kyai Muhammad Ihsan 539
54/7 <
354+
353!> <
♂ Kyai Abdul Maun (Mojokerto) 540
55/7 <
358+
?> <
♂ Kyai Abdul Hamid (Delanggu, Mojokerto) 541
56/7 <
359+
?> <
♂ Kyai Kholil Imam Suwandi (Ngrambe) 542
57/7 <
359+
?> <
♀ Nyai Supardi (Magetan) 543
58/7 <
359+
?> <
♀ Nyai Umiyatin / Nyai Notoasmoro (Jakarta) 544
59/7 <
348> <
♂ KH. Munahar 545
60/7 <
348> <
♂ Kyai Abdurrosyid 546
61/7 <
351+
?> <
♂ Kyai Safari (Banyuwangi) 547
62/7 <
351+
?> <
♂ Kyai Ali 548
63/7 <
351+
?> <
♀ Nyai Qolyubi (Tegalsari) 549
64/7 <
351+
?> <
♀ Nyai Khotim (Gentrung, Madiun) 550
65/7 <
351+
?> <
♂ KH. Ibrahim (Tanjungsari) 551
66/7 <
351+
?> <
♂ Kyai Imam Munawir (Taji) 552
67/7 <
351+
?> <
♀ Nyai Besari (Taji) 553
68/7 <
346+
?> <
♀ Ny. Muthmainnah 554
69/7 <
346+
?> <
♀ Nyai Dinah 555
70/7 <
346+
?> <
♂ H. Usman 556
71/7 <
346+
?> <
♂ H. Umar 557
72/7 <
346+
?> <
♂ H. Abdul Fatah 558
73/7 <
346+
?> <
♂ H. Sholeh 559
74/7 <
364+
568!> <
♂ Kyai Sholehan (Tanjungsari) 560
75/7 <
364+
?> <
♂ Kyai Mahfudli (Tanjungsari) 561
76/7 <
364+
?> <
♂ Kyai Baha' 562
77/7 <
365> <
♀ R, Ngt. Supinah / Nyai Joyoatmo 563
78/7 <
363> <
♀ Ny. Musthofa (Kradenan) 564
79/7 <
366> <
♂ Kyai Imam Askandar (Ngendut, Kebonsari) 565
80/7 <
264> <
♂ Kyai Kasan Anom - III / Kyai R. Usman Haji 566
81/7 <
343+
?> <
♂ KH Zainuddin Fanani 567
82/7 <
367> <
♂ Kyai Imam Subari 568
83/7 <
367> <
♀ Nyai Romli (Garwa I) / Mbah Ratu (Tanjungsari, Jogorogo, Ngawi) 569
84/7 <
367> <
♀ Nyai Kustinah (Nyai Lurah Korangan, Badegan) 570
85/7 <
367> <
♀ Nyai Musidah / Nyai Hasan Munahar 571
86/7 <
367> <
♂ Kyai Imam Raji (Ngumpul) 572
87/7 <
367> <
♂ Kyai Mustafa 573
88/7 <
369+
?> <
♂ Kyai Hasan Yahya (Malo) 574
89/7 <
369+
?> <
♂ Kyai Hasan Husna (Bagelen) 575
90/7 <
369+
?> <
♂ Kyai Hasan Husen (Jombang) 576
91/7 <
369+
?> <
♀ Nyai Mur (Joresan) 577
92/7 <
369+
?> <
♂ Kyai Ronodiharjo 578
93/7 <
369+
?> <
♀ Nyai Sumi / Nyai Imam Subari 579
94/7 <
262> <
♂ KH Asy'ari 580
95/7 <
263> <
♂ Kyai Ngabdul Mustopo 581
96/7 <
263> <
♂ Kyai Ahmad Ramli 582
97/7 <
263> <
♀ Nyai H. Ali 583
98/7 <
263> <
♀ Nyai Aminah 584
99/7 <
263> <
♂ Kyai Muntahar 585
100/7 <
263> <
♂ Kyai Muhammad Bajuri 586
101/7 <
263> <
♀ Nyai Muhammad Jaelani 587
102/7 <
264> <
♀ R. A. Cokro Prawira (Gep. Wedana Malang) 588
103/7 <
264> <
♂ R. Muhammad Ismail (Tegalsari) 589
104/7 <
264> <
♀ R. A. Adiwasita (Gep. Beheerder Bandhuis Solo) 590
105/7 <
264> <
♂ R. Ahmad Amin Adikusumo (Kepala Desa Tegalsari) 591
106/7 <
264> <
♂ R. Aljunani Adiseputra (Tegalsari) 592
107/7 <
265+
?> <
♀ Nyai Wongsodiharjo (Tegalsari) 593
108/7 <
265+
?> <
♀ Nyai H. Mansur (Arjosari, Jetis) 594
109/7 <
265+
?> <
♀ Nyai Harjomustopo (Naib Babadan) 595
110/7 <
265+
?> <
♀ Nyai 'Abdul Mukti (Naib Jetis) 596
111/7 <
265+
?> <
♂ Kyai 'Abdul Kasim (Naib Siman) 597
112/7 <
265+
?> <
♂ Kyai Muhammad 'Umar (Peg. Japen Jetis) 598
113/7 <
265+
?> <
♀ Nyai Murtosiyah (Siman) 599
114/7 <
265+
?> <
♀ Nyai Umi Sarpiyatin 600
115/7 <
266> <
♀ Nyai H. Ilyas (Paron, Ngawi) 601
116/7 <
266> <
♂ Kyai Muhammad Tarhim 602
117/7 <
266> <
♂ Kyai Imam Hidayat 603
118/7 <
266> <
♂ Kyai Muhammad Akrim Kasan Ngulomo 604
119/7 <
266> <
♀ Nyai Suparmi 605
120/7 <
266> <
♂ Kyai Syamsul 'Arif 606
121/7 <
266> <
♂ Kyai Muhammad Rojilin 607
122/7 <
266> <
Ψ Lilik 608
123/7 <
266> <
♂ Kyai Imam Sujani 609
124/7 <
267> <
♂ Kyai Muhammad Sadeli Martodarsono 610
125/7 <
267> <
♂ Kyai Muhammad Pajar 611
126/7 <
267> <
♀ Nyai H. Mansur 612
127/7 <
267> <
♂ Kyai Ahmadi 613
128/7 <
267> <
♀ Nyai Tamsiratun / Nyai Martodiharjo 614
129/7 <
267> <
♀ Nyai Ismiyatun / Nyai Harjotanoyo 615
130/7 <
267> <
♂ Kyai Imam Mukayat (Naib Jetis) 620
135/7 <
383> <
♂ 9. R. Soekotjo Hadisoebroto 621
136/7 <
383> <
♂ 11. R. Soekoyo 622
137/7 <
383> <
♀ 4. Ra. Soetjiatin 623
138/7 <
347> <
♂ H. Abdul Majid 624
139/7 <
382> <
♀ 2.a. Ra. Sripartidjah (Garwa Sepuh MB Adiwinoto) 625
140/7 <
382> <
♀ Ra. Kisbandijah 626
141/7 <
382> <
♀ Ra. Istilah 627
142/7 <
382> <
♂ R. Soepangat Dirdjosumanto 628
143/7 <
382> <
♀ Ra. Wosmirah 629
144/7 <
382> <
♂ R. Soepawan 630
145/7 <
382> <
♀ 2.b. RA. Soeparatoen 631
146/7 <
383+
380!> <
♀ 1. Ny. Hardjo Soediro 632
147/7 <
383+
380!> <
♂ 3. R. Soetedjo 633
148/7 <
380+
383!> <
♀ 8. Ra. Soetirin 634
149/7 <
383+
380!> <
♀ 10. Ra. Soelasikin 635
150/7 <
347> <
♀ Nyai Khofshoh 636
151/7 <
347> <
♂ Kyai H.Bisyri 637
152/7 <
388> <
♂ 1. R. R. Raijadi 638
153/7 <
388> <
♀ 2. Ra. Sastrodimuljo 639
154/7 <
388> <
♀ 3. Ra. Hardjo Koesoemo 640
155/7 <
388> <
♂ 4. R. Moh. Mahdi 641
156/7 <
388> <
♀ 5. Ra. Tirtodihardjo 642
157/7 <
388> <
♂ 6. Drh. Moh. Tojib 643
158/7 <
388> <
♀ 7. Ra. Martodihardjo 644
159/7 <
388> <
♀ 8. Ra. Moh. Mahpul 645
160/7 <
388> <
♀ 9. Ra. Isni 646
161/7 <
388> <
♀ 10. Ra. Slamet 647
162/7 <
389> <
♂ 1. R. Djajusman 648
163/7 <
389> <
♂ 2. R. Soerparno 649
164/7 <
389> <
♂ 3. R. Soeratmo 650
165/7 <
390> <
♂ 1. R. Isnen 651
166/7 <
390> <
♂ 2. R. Ismirah 652
167/7 <
390> <
♀ 3. RA. Isminah 653
168/7 <
390> <
♂ 4. R. Ismadi 654
169/7 <
390> <
♂ 5. R. Ismangil 655
170/7 <
390> <
♀ 6. Ra. Isnanti 656
171/7 <
390> <
♀ 7. Ra. Ismiah 657
172/7 <
391> <
♀ 1.Ra.Srihadi 658
173/7 <
391> <
♂ 2.r. SM Kurdi 659
174/7 <
391> <
♂ 3. R. Djamal 660
175/7 <
391> <
♂ 4. R. Hasyim 661
176/7 <
391> <
♂ 5. R. Ilyas 662
177/7 <
392> <
♂ 1.r. Pajakun 663
178/7 <
392> <
♀ .2.Ra. Sarsijah 664
179/7 <
392> <
♂ 3.r. Kusian 665
180/7 <
346> <
♀ Nyai Tirah 666
181/7 <
400> <
♂ 6.1.2.1.1. Data Belum Masuk 667
182/7 <
405> <
♂ 6.4.1.1.1. R.Djojokarijo 668
183/7 <
405> <
♂ 6.4.1.1.2. R Imam Anom Danjang 669
184/7 <
405> <
♀ 6.4.1.1.3..r Ayu Demang 670
185/7 <
405> <
♀ 6.4.1.1.4. R.Aju Saripati 671
186/7 <
406> <
♂ 6.4.1.2.1. R.Ng.Samijatun Ihsananom 672
187/7 <
406> <
♂ 6.4.1.2.2.R.Ng.Suratun Imam 673
188/7 <
406> <
♂ 6.4.1.2.3. R.Ng.Kamsinah 674
189/7 <
406> <
♂ 6.4.1.2.4. R Talkah Lurah Wringinanom 675
190/7 <
406> <
♂ 6.4.1.2.5. R.Ng.Karsinah 676
191/7 <
406> <
♀ 6.4.1.2.6..r. Ng.Sulasijah 677
192/7 <
407> <
♀ 6.4.1.3.1. R.Ng.Fatimah Buluh Madiun 678
193/7 <
407> <
♂ 6.4.1.3.2. R.Sumadi 679
194/7 <
407> <
♂ 6.4.1.3.3. R.Sukmadi Jabung 680
195/7 <
407> <
♀ 6.4.1.3.4. R.Ng.Sujinah Maksum 681
196/7 <
407> <
♂ 6.4.1.3.5. Ismadi Anomrejo Suren 682
197/7 <
410> <
♂ 6.4.1.6.1..R.Kasnan 683
198/7 <
410> <
♂ 6.4.1.6.2. R.Kastam 684
199/7 <
410> <
♂ 6.4.1.6.3. R.Kasban Jabung 685
200/7 <
410> <
♂ 6.4.1.6.4.R.Kastur 686
201/7 <
410> <
♂ 6.4.1.6.5.R.Mangun 687
202/7 <
410> <
♀ 6.4.1.6.6.R.Ng.Kusmijatun 688
203/7 <
411> <
♂ 6.4.2.1.1. R.Ismangil Mangundihadi 689
204/7 <
411> <
♀ 6.4.2.1.2. R.Ng.Ispingah Mangubesari 690
205/7 <
411> <
♂ 6.4.2.1.3. R.Ishak Mangubuhari 691
206/7 <
411> <
♀ 6.4.2.1.4.R.Sopijan 692
207/7 <
411> <
♀ 6.4.2.1.5.R.Ng. Katidjah Marganing 693
208/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2.1. R.Inngam 694
209/7 <
412> <
♀ 6.4.2.2.2.R.Ng.Saparatun 695
210/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2.3. R.Askandar Suren 696
211/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2 4.R.Ng.Sarwirah Djojoredjo 697
212/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2 5. R. Bodjono Modin Wringinanom 698
213/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2.6..R.Sardjono 699
214/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2.7. R.Ng.Sardjipah 700
215/7 <
412> <
♂ 6.4.2.2.8. R.Subadi 701
216/7 <
412> <
♀ 6.4.2.2.9. R.Ng.Patingah 702
217/7 <
415> <
♀ 6.4.2.5.1. R.Ng.Sukinatun 703
218/7 <
415> <
♀ 6.4.2.5.2.R.Aminah Wirjodipuro 704
219/7 <
415> <
♀ 6.4.2.5.3.R.Ng.Arkidjah Padmo 705
220/7 <
415> <
♀ 6.4.2.5.4.R.Ng.Alkimah Suparman 706
221/7 <
415> <
♂ 6.4.2.5.5.R.Aries Suleman Demangan 707
222/7 <
415> <
♂ 6.4.2.5.6.R.Sumarno 708
223/7 <
415> <
♂ 6.4.2.5.7. R.Muhadjir 709
224/7 <
417> <
♂ 1. Raden Brotodiprawiro ( Data Mohon Kirim Lengkap ) 710
225/7 <
436> <
♂ 1.R.M.Sayid Prawirodiharjo Tegalsari 711
226/7 <
438> <
♀ 6.4.6.2.1..R.Ngt.Notijah Mustarom 712
227/7 <
438> <
♀ 6.4.6.2.2.R.Ngt.Sjamsijah Matojib 713
228/7 <
438> <
♀ 6.4.6.2.3.R.Ngt.Hasanah 714
229/7 <
438> <
♂ 6.4.6.2.4.R.Abdan 715
230/7 <
438> <
♀ 6.4.6.2.5.R.Ngt Asijatun Redjomuhamat 716
231/7 <
438> <
♂ 6.4.6.2.6. R.Ihsan 717
232/7 <
438> <
♂ 6.4.6.2.7.R.Ibrahim 718
233/7 <
438> <
♂ 6.4.6.2.8. R.Ngt.Imam Faqih 719
234/7 <
436> <
♂ 2. R.M.Talkah Prawiro Atmojo Yegalsari 720
235/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.3. R.M.Miftah Prawiro Sumarto 721
236/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.4. R.Ngt.Sarsiah Sarkun Sukerejo 722
237/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.5. R.Ngt.Sumilah Prawiro Soegondo Tegalsari 723
238/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.6. R.M.Kasbun Prawirowiyoto Tegalsari 724
239/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.7. R.M.Bawari Cokrosudiro Karanggebang 725
240/7 <
436> <
♂ 7.a.2.e.9.1.8. R.Ngt.Kasirin Sosrosoediro Ponorogo 726
241/7 <
432> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.1. Kyai Muhammad Modin 727
242/7 <
432> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2. Hj. Khomsatun (Ny. H. Abdul Latif) 728
243/7 <
432> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.3. Kyai Hasan Mujaid/R.Atmoredjo 729
244/7 <
432> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.4. Nai Jinah 730
245/7 <
432> <
♀ 7.a.2.d.7.3.b.5. Nyai Sulbiayh 731
246/7 <
432> <
♂ 7.a.2.d.7.3.b.6. Kyai Sumito 732
247/7 <
432> <
♂ 7.a.2.d.7.3.b.7. Kyai Mikun 733
248/7 <
464> <
♂ 6.4.4.4.1.R.Ng.Djastun Matsalim Garongan 734
249/7 <
464> <
♂ 6.4.4.4.2.R.Ng.Djajinah Moh Rodji Garongan 735
250/7 <
464> <
♀ 6.4 4.4.3. R.Fatimah Fatawi 736
251/7 <
464> <
♀ 6.4.4.4.4.R.Ng.Karsimah 737
252/7 <
464> <
♀ 6.4.4.4.5.R.Ng.Sarminah 738
253/7 <
464> <
♂ 6.4.4.4.6.R.Sihab 739
254/7 <
464> <
♂ 6.4.4.4.7.R.Ng.Suratun 740
255/7 <
474> <
♂ 5.a.6.6.7.1. Kyai Sholeh Danguk Ngawi 741
256/7 <
433> <
♂ 7a.2d.7.4.1. Kyai Thoirah 742
257/7 <
433> <
♀ 7.a.2.d.7.4.2. Nyai Waltijah 743
258/7 <
433> <
♂ 7.a.2.d.7.4.3. Muso 744
259/7 <
433> <
♀ 7.a.2.d.7.4.4. Watio 8
751
1/8 <
493+
19> <
♂ Oetarjo Anwar Tjokroaminoto lahir: Level 6 = Udek-udek dari Pancer Kyai Ageng Kasan besarai - Tegalsari, Ponorogo; Atau putera ke 1 dari 5 bersaudara R Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto + R Ayu Soeharsikin, binti Raden Mas Mangoensomo ( Trah Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mangir di Madiun.)
lahir: 1871
752
2/8 <
493+
19> <
♂ Harsono Tjokroaminoto lahir: Level 6 = Udek-udek dari Pancer Kyai Ageng Kasan Besarai - Tegalsari, Ponorogo; Atau putera ke 2 dari 5 bersaudara R Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto + R Ayu Soeharsikin, binti Raden Mas Mangoensomo ( Trah Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mangir di Madiun.)
lahir: 1872
753
3/8 <
493+
19> <
♀ Islamiyah Tjokroaminoto lahir: Level 6 = Udek-udek dari Pancer Kyai Ageng Kasan Besarai - Tegalsari, Ponorogo; Atau putera ke 3 dari 5 bersaudara R Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto + R Ayu Soeharsikin, binti Raden Mas Mangoensomo ( Trah Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mangir di Madiun.)
lahir: 1873
754
4/8 <
493+
19> <
♂ Sujud Ahmad Tjokroaminoto lahir: Level 6 = Udek-udek dari Pancer Kyai Ageng Kasan Besarai - Tegalsari, Ponorogo; Atau putera ke 4 dari 5 bersaudara R Mas Haji Oemar Said Tjokroaminoto + R Ayu Soeharsikin, binti Raden Mas Mangoensomo ( Trah Panembahan Senopati dan Ki Ageng Mangir di Madiun.)
lahir: 1874
770
6/8 <
507+
?> <
♀ Rukhamah 745
7/8 <
486> <
♂ Muhammad Ilyas 746
8/8 <
490+
?> <
♂ Moh. Mobin (1) 747
9/8 <
490+
?> <
♂ Samsudin ( 2 ) 748
10/8 <
490+
?> <
♀ Siti Zulaikah ( 3 ) 749
11/8 <
490+
?> <
♀ Siti Zaenab ( 4 ) 750
12/8 <
489+
?> <
♀ Mujiatun ? (1) 756
13/8 <
504> <
♂ Dr. KH Abdullah Syukri 757
14/8 <
504> <
♀ Siti Khuriyah 758
15/8 <
505> <
♂ KH Hasan Abdullah Sahal (Pengasuh Ponpes Gontor) 759
16/8 <
504> <
♀ Siti Anisah Fathimah 760
17/8 <
506> <
♀ Maskinah 761
18/8 <
506> <
♀ Masfufah / 762
19/8 <
506> <
♂ Djazuli / 763
20/8 <
506> <
♀ Masrikah 764
21/8 <
506> <
♂ Djuari 765
22/8 <
506> <
♀ Siti Mujayanah 766
23/8 <
507> <
♂ M. Cholil / 767
24/8 <
507> <
♂ M. Hasyim / 768
25/8 <
507> <
♂ M.Romli / 769
26/8 <
507> <
♂ M. Muslim / 771
27/8 <
507> <
♀ Rukhaya / 772
28/8 <
507> <
♂ Badjuri / 773
29/8 <
507> <
♂ M. Ali / 775
31/8 <
514> <
♂ Amir Affandi 776
32/8 <
514> <
♂ Abdullah Bakri 777
33/8 <
514> <
♀ Nyai Siti / Nyai Mahfudzi (Tanjungsari) 778
34/8 <
513+
520!> <
♂ Kyai Muhammad Khozin (Jogorogo) 779
35/8 <
513+
520!> <
♂ Kyai Muhammad Syihabuddin (Jogorogo) 780
36/8 <
513+
520!> <
♀ Nyai Rok / Nyai Istam (Jogorogo) 781
37/8 <
513+
520!> <
♂ Kyai Muhammad Zainuddin (Jogorogo) (Endoh) 782
38/8 <
513+
520!> <
♀ Nyai Nong / Nyai Abdul Mu'thi (Tanjungsari) 783
39/8 <
520+
517!> <
♀ Nyai Tin / Nyai Ruslan (Nganjuk) 784
40/8 <
517+
520!> <
♂ Kyai Abdul Karim (Jogorogo) 785
41/8 <
517+
520!> <
♀ Nyai Tik / Nyai Sumarkaban (Ponorogo) 786
42/8 <
519+
?> <
♂ Kyai Muhammad Arif (Ngapit) 787
43/8 <
519+
?> <
♀ Siti Fatimah (Ngapit) 788
44/8 <
519+
?> <
♂ Ky, Mundzir 789
45/8 <
519+
?> <
♀ Ny. Umi / Ny. Abdul Karim 790
46/8 <
519+
?> <
♀ Ny. Bung / Ny. Kiromun (Ngawi) 791
47/8 <
519+
?> <
♂ Ky. Muhammad Romli (Ngapit) 792
48/8 <
516+
?> <
♀ Nyai Hasyim (Donganti, Nganjuk) 793
49/8 <
516+
?> <
♂ KH Abdul Mu'thi 794
50/8 <
516+
?> <
♀ Nyai Idris (Tanjungsari) 795
51/8 <
516+
?> <
♀ Nyai Abdurrahman (Sulur, Paron) 796
52/8 <
516+
?> <
♀ Nyai Zanal (Tanjungsari) 797
53/8 <
516+
?> <
♂ KH Abdul Qodir 798
54/8 <
517+
520!> <
♀ Nyai Istijab (Semanding, Ponorogo) 799
55/8 <
517+
520!> <
♂ H. Amir Fatah (Ngawi) 800
56/8 <
521+
518!> <
♀ Nyai Abdul Qodir (Ngapit) 801
57/8 <
518+
521!> <
♂ Kyai Zaini (meninggal Masih Muda) 802
58/8 <
514> <
♂ H. Sultonunnaim 803
59/8 <
514> <
♂ H. Anam (Surabaya) 804
60/8 <
514> <
♂ Musthofa Kamal (Surabaya) ? ((Balok)) 805
61/8 <
522> <
♂ Kyai Jono 806
62/8 <
524+
?> <
♂ K. Rahmat Dawam (Jogorogo) 807
63/8 <
524+
?> <
♀ Ny. Hj.Mar / Nyai H 'Adenan (Tanjungsari) 808
64/8 <
524+
?> <
♀ Siti Asiyah / Nyai Sahlan (Jogorogo) 809
65/8 <
524+
?> <
♂ Kyai Jamaluddin (Pontianak) 810
66/8 <
525+
526!> <
♂ Kyai Suwandi 811
67/8 <
525+
526!> <
♂ P. Suwaji 812
68/8 <
525+
526!> <
♀ Bu Sujiah 813
69/8 <
530+
?> <
♀ Ny. Elis 814
70/8 <
530+
?> <
♂ Drs. Edwi Susilo 815
71/8 <
530+
?> <
♂ Tri Hastuto 816
72/8 <
528> <
♂ Agus Hani Gufron 817
73/8 <
527> <
♂ Suyitno 818
74/8 <
527> <
♂ H. Amir Wahyudi 819
75/8 <
529> <
♀ Bu Nik 820
76/8 <
539> <
♂ Ky. Susilo (Mojokerto) 821
77/8 <
523> <
♂ Kyai Mughni Surya (Surabaya) 822
78/8 <
523> <
♀ Nyai Muth (Ngale) 823
79/8 <
516+
?> <
♂ KH Abdul Hadi (Singapura) 824
80/8 <
516+
?> <
♀ Nyai Hasyim (Kedunglo, Soca, Paron) 825
81/8 <
526+
525!> <
♂ Kyai Suhadi 826
82/8 <
526+
525!> <
♂ Kyai Imam Suraji 827
83/8 <
514> <
♀ Nyai Sutiana (Nyai H. Dahlan) 828
84/8 <
514> <
♂ Komar (Mojokerto) 829
85/8 <
514> <
♂ Samsul (Semarang) 830
86/8 <
514> <
♂ Mursidi Bakri (Surabaya) 831
87/8 <
517+
?> <
♀ Nyai Fathonah / Nyai Sholihuddin (Tempurrejo, Ngrambe) 832
88/8 <
517+
?> <
♀ Nyai Umi (Tempurrejo) 833
89/8 <
522> <
♂ Kyai Safar 834
90/8 <
523> <
♂ Kyai Maolan (Tanjungsari) 835
91/8 <
539> <
♀ Ny. Nuning 836
92/8 <
539> <
♂ Ky. Slamet Sujarwo 837
93/8 <
539> <
♂ Ky. Wiwik Suroso 838
94/8 <
539> <
♀ Ny. Endang 839
95/8 <
538> <
♀ Ny. Sriyati 840
96/8 <
538> <
♀ Ny. In / Ny. Amin (Semanding) 841
97/8 <
538> <
♂ P. Harsoyo 842
98/8 <
538> <
♂ P. Sugiyanto 843
99/8 <
538> <
♂ P. Muhammad Isa 844
100/8 <
536> <
♂ P. Sumarkaban 845
101/8 <
536> <
♂ P. Slamet Muhsin 846
102/8 <
536> <
♀ Ny. Umi / Ny. Ridwan (Ponorogo) 847
103/8 <
515> <
♂ Kyai Bajuri (Mojokerto) 848
104/8 <
550> <
♂ Kyai Mahmud (Tanjungsari) 849
105/8 <
550> <
♂ Kyai Ahmad 850
106/8 <
562+
?> <
♂ K. Istijab 851
107/8 <
562+
?> <
♂ Teguh (Semanding, Sumoroto) 852
108/8 <
530+
?> <
♀ Ny. In Asrikin 853
109/8 <
530+
?> <
♀ Ny. Nurul 854
110/8 <
530+
?> <
♀ Ny. Ida 855
111/8 <
541> <
♀ Ny. Sahlan (Ngrambe) 856
112/8 <
549> <
♂ Kyai Abdul Hamid 857
113/8 <
544> <
♀ Nyai Usman Bakri (Poh Jenggel) 858
114/8 <
544> <
♂ Kyai Bajuri 859
115/8 <
545> <
♂ Kyai Imam Nawawi 860
116/8 <
545> <
♂ Kyai Saleh 861
117/8 <
559> <
♂ H. Dimyati (Lombok) 862
118/8 <
559> <
♀ Bu Ru / Nyai Syihabuddin (Tanjungsari, Jogorogo) 863
119/8 <
559> <
♀ Nyai Taqwi (Gentong) 864
120/8 <
559> <
♀ Nyai Abdul Manaf (Walikukun) 865
121/8 <
559> <
♀ Nyai Purnama (Gentong) 866
122/8 <
559> <
♀ Nyai Mashuri (Tanjungsari) 867
123/8 <
559> <
♂ Ky. Hafidz 868
124/8 <
560+
777!> <
♀ Nyai Safrodin (Nyai Carik Gontor) 869
125/8 <
560+
777!> <
♂ Bastomi (Surabaya) 870
126/8 <
560+
777!> <
♀ Nyai Juriyah (Jakarta) 871
127/8 <
560+
777!> <
♀ Ny. Sulami (Tanjungsari) 872
128/8 <
560+
777!> <
♂ Muhajir (Mojokerto) 873
129/8 <
560+
777!> <
♀ Ny. Muyas (Jakarta) 874
130/8 <
561> <
♂ Tontowi Fikri (Sumatera ) 875
131/8 <
561> <
♂ Menara Kudus (Tanjungsari) 876
132/8 <
561> <
♀ Ny. Ulin / Ny. Usman (Tanjungsari) 877
133/8 <
515> <
♀ Nyai Asy'ari (Ngawi) 878
134/8 <
515> <
♂ Kyai Burhan (Jombang) 879
135/8 <
563> <
♀ Nyai Marhamah (Kradenan) 880
136/8 <
563> <
♂ Kyai Abu Syukur (Kradenan) 881
137/8 <
564> <
♀ Nyai Syari'atun / Nyai Abdul Mukti (Beran) 882
138/8 <
564> <
♂ Kyai Abdullah Sajad (Beran, Ngawi) 883
139/8 <
564> <
♀ Nyai Ismiyatun / Nyai Ahmadin (Beran, Ngawi) 884
140/8 <
565+
?> <
♂ Ky. Setiatmo (Tegalsari) 885
141/8 <
505> <
♀ Ny. Ahmad Bakri 886
142/8 <
505> <
♂ Drs. Ali Syaifullah 887
143/8 <
505> <
♂ Ir. Muhammad Ghozi 888
144/8 <
505> <
♀ Ny. H. Muhammad Zaini 889
145/8 <
505> <
♀ Ny. Dra. R. Fathurrahman 890
146/8 <
505> <
♀ Ny. Dra. A. Mukhtar, M.Ag. (Pengasuh Ponpes Al Mawaddah, Coper) 891
147/8 <
505> <
♂ KH Ahmad Tauhid Sahal (Gontor) 892
148/8 <
505+
?> <
♂ Drs. Imam Budiono 893
149/8 <
565+
?> <
♂ R. Setyono (Ponorogo) 894
150/8 <
570> <
♂ Kyai Imam Duriyat (Grenjeng) 895
151/8 <
573> <
♂ Kyai Istijjab (Malo) 896
152/8 <
570> <
♀ Nyai Imam Muharram I (Sooko) 897
153/8 <
570> <
♀ Nyai Imam Muharram II (Sooko) 898
154/8 <
570> <
♂ Kyai Zainal Hasan (Mangun Suman) 899
155/8 <
570> <
♂ Kyai Imam Mukaim 900
156/8 <
570> <
♀ Nyai Kasan Puro (Beluk, Bungkal) 901
157/8 <
570> <
♂ Kyai Muhammad Ihsan 902
158/8 <
570> <
♂ Kyai Muhammad Iskan 903
159/8 <
565+
?> <
♂ R. Setyajit (Jagan, Ponorogo) 904
160/8 <
565+
?> <
♀ R. Ngt. Setyadi / Nyai Saryadi (Ponorogo) 905
161/8 <
565+
?> <
♀ R. Ngt, Setyatmini (Surakarta) 906
162/8 <
565+
?> <
♂ R. Setyoso (Ponorogo) 907
163/8 <
565+
?> <
♀ R. Ngt. Setyatminah / Nyai Adisuryo (Bandung) 908
164/8 <
565+
?> <
♀ R. Ngt. Setyatmilah / Nyai Muhammad Amin 909
165/8 <
565+
?> <
♀ R. Ngt. Setyatmirah / Nyai Sayuti (Tegalsari) 910
166/8 <
573> <
♂ Kyai Muhammad Isnaeni 911
167/8 <
573> <
♂ Kyai As'ad 912
168/8 <
573> <
♂ Kyai In'am 913
169/8 <
515> <
♂ Kyai Sholehuddin (Ngapit) 914
170/8 <
515> <
♀ Nyai Umi / Nyai Syihabuddin (Jogorogo) 915
171/8 <
515> <
♂ Kyai Yasin Ahmad Sujadi (Tanjungkarang) 916
172/8 <
515> <
♂ Kyai Achmadun (Jombang) 917
173/8 <
515> <
♂ Kyai Achmadin (Nganjuk) 918
174/8 <
524+
?> <
♂ Moh Masyhudi (Jogorogo) 919
175/8 <
524+
?> <
♂ Musthofa Zuhri / Masyhuri (Jogorogo) 920
176/8 <
551> <
♂ Kyai Hasanuddin Taji, Sukorejo, Ponorogo 928
184/8 <
621> <
♀ 11.1. Ra. Harmini 929
185/8 <
621> <
♂ 11.2. R. AJ Hartoyo 930
186/8 <
621> <
♂ 11.3. R. Hartadi 931
187/8 <
622> <
♂ 4.1. R. Malikul Kusrin 932
188/8 <
622> <
♀ 4.2. Ra. Suci Indrati 933
189/8 <
622> <
♀ 4.3. Ra. Supadmi 934
190/8 <
622> <
♀ 4.4. Ra. Sri Handikin 935
191/8 <
622> <
♂ 4.5. R. Sudarmaji 936
192/8 <
622> <
♀ 4.6. Ra. Insiyah 937
193/8 <
622> <
♀ 4.7. Ra. Sun Indrati 938
194/8 <
622> <
♀ 4.8. Ra. Sutarti 939
195/8 <
622> <
♂ 4.9. R. Sudaryono Hardjokoesomo 940
196/8 <
622> <
♀ 4.10. Ra. Sri Widarwati 941
197/8 <
622> <
♂ 4.11. R. Sudianto 942
198/8 <
622> <
♂ 4.12. R. Sudiro 943
199/8 <
618> <
♂ 6.1. Ra. Kresna Ningsih 944
200/8 <
618> <
♀ 6.2. Ra. Umiani 945
201/8 <
618> <
♂ 6.3. R. Kresno Hartono 946
202/8 <
618> <
♀ 6.4. R. Ninik Ruminiwati 947
203/8 <
617> <
♀ 5.1. Ra. Sri Hartati 948
204/8 <
617> <
♂ 5.2. R. Gagoek Hartanto 949
205/8 <
617> <
♂ 5.3. Kol. Pol. Purn R. Nano Harsono 950
206/8 <
617> <
♀ 5.4. Ra. Harsini 951
207/8 <
617> <
♂ 5.5. R. Soedibyo 952
208/8 <
617> <
♂ 5.6. R. Danu Hartono 953
209/8 <
617> <
♂ 5.7. R. Harwanto 954
210/8 <
617> <
♂ 5.8. R. Hariyatno 955
211/8 <
617> <
♂ 5.9. R. Harnomo 956
212/8 <
617> <
♀ 5.10 Ra. Hariyati 957
213/8 <
617> <
♂ 5.11. R. Suryadi 958
214/8 <
617> <
♀ 5.12. Ra. Suryatmi 959
215/8 <
617> <
♀ 5.13. Ra. Tuty Harwati 960
216/8 <
617> <
♀ 5.14. Ra. Etha Endang Wartiningsih 961
217/8 <
619+
20> <
♀ 7.1. RA. Sumartismi Soetirto 962
218/8 <
619+
20> <
♂ 7.2. R. Suparnadi Suryo Prawiro 963
219/8 <
619+
20> <
♀ 7.3. RA. Sumartilah Soeminto 964
220/8 <
619+
20> <
♀ 7.4. Rr. Sumarini Sudarmadi 965
221/8 <
619+
20> <
♂ 7.5. R. Soepharto Djaya Prawir 966
222/8 <
619+
20> <
♂ 7.6. R. Soeparmadi Tjokrto Prawiro 967
223/8 <
619+
20> <
♀ 7.7. Rr. Soemarni 968
224/8 <
619+
20> <
♀ 7.9. Rr.Rahayuningsih 969
225/8 <
619+
20> <
♂ 7.10. R. Rahardi Suro Prawiro 970
226/8 <
619> <
♂ 7.11. R. Rahardjo 971
227/8 <
620> <
♀ 9.2. Hadi Astuti 972
228/8 <
620> <
♀ 9.3. Sri Kusumaninghadi 973
229/8 <
620> <
♀ 9.4. Sri Trisnaninghadi 974
230/8 <
620> <
♀ 9.5. Srihadi Wahyuningsutijah 975
231/8 <
561> <
♂ Al Umum 976
232/8 <
616+
624!> <
♀ 2.a.1. Sri Widayati 979
235/8 <
619+
20> <
♀ 7.8. Rr. Soemarti. 980
236/8 <
623> <
♂ Kyai Ihsan 981
237/8 <
623> <
♂ Kyai Sa'id 982
238/8 <
623> <
♀ Nyai Amanah 983
239/8 <
623> <
♀ Nyai Rohmah 984
240/8 <
623> <
♂ Kyai Nur Salim 985
241/8 <
508> <
♂ Kyai Mashuri 986
242/8 <
508> <
♀ Nyai Rumiyati 987
243/8 <
508> <
♀ Nyai Aminah 988
244/8 <
508> <
♂ Kyai Chudori 989
245/8 <
665> <
♀ 5.4.2.2.2.1. Nyai Sholihah 990
246/8 <
665> <
♀ 5.4.2.2.2.2. Nyai Muthosiah 991
247/8 <
665> <
♀ 5.4.2.2.2.3. Nyai Sumpih 992
248/8 <
665> <
♂ 5.4.2.2.2.4. Kyai Mahali 993
249/8 <
665> <
♂ 5.4.2.2.2.5. Kyai Rovi 994
250/8 <
665> <
♂ 5.4.2.2.2.6. Kyai Imam 995
251/8 <
665> <
♂ 5.4.2.2.2.7. Kyai As'ari 996
252/8 <
665> <
♂ 5.4.2.2.2.8. Kyai Wira'i 997
253/8 <
665> <
♀ 5.4.2.2.2.9. Nyai Nafsiyah 998
254/8 <
666> <
♂ 6.1.2.1.1. 1. Kyai Zarkasy 999
255/8 <
709> <
♂ 1. R. Soewondo al Prawirodihardjo ( Data Mohon Kirim Lengkap ) 1000
256/8 <
713> <
♀ 6.4.6.2.3.1.R.Ngt Saringatun / Kyai Ihsan 1001
257/8 <
713> <
♀ 6.4.6.2.3.2.R.Ngt. Nil Meninggal 1002
258/8 <
565+
?> <
♂ R. Setipramudjo, Camat Mejayan 1003
259/8 <
720> <
♂ 7.a.2.e.9.1.3.1. R.Koesen Karanggebang 1004
260/8 <
720> <
♂ 7.a.2.e.9.1.3.2. R.Ngt.Insiyah Sukorejo 1005
261/8 <
720> <
♀ 7.a.2.e.9.1.3.3. R.Ngt.Soesiyah Tegalsari 1006
262/8 <
720> <
♀ 7.a.2.e.9.1.3.4. R.Ngt. Soemini Bansalan 1007
263/8 <
720> <
♀ 7.a.2.e.9.1.3.5. R.Ngt.Soekesi Tegalsari 1008
264/8 <
720> <
♀ 7.a.2.e.9.1.3.6. R.Ngt Soedarmi 1009
265/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.1. R.Kyai Kusnan / Husen Pucang R.Kyai Kusnan / Husen Pucang 1010
266/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.2. R.Kyai Kusnun Singapura 1011
267/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.3. R.Kyai Kusni / Nawawi Gading 1012
268/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.4. R.Kyai Muhammad Idris Pucang 1013
269/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.5. R.Ngt Narmi Bulu lor Jambon 1014
270/8 <
718> <
♀ 6.4.6.2.8.6. R.Ngt. Syamdiah Grawan Madiun 1015
271/8 <
718> <
♀ 6.4.6.2.8.7. R.Ngt. Mardliyah 1016
272/8 <
718> <
♂ 6.4.6.2.8.8. R.Ngt.Rohmatun Tegal 1017
273/8 <
726> <
♂ 7.a.2.d.7.3.1.1. R. Abdoelah 1018
274/8 <
726> <
♀ 7.a.2.d.7.3.1.2. Rr. Patimah 1019
275/8 <
726> <
♂ 7.a.2.d.7.3.1.3. R. Pirngadi 1020
276/8 <
726> <
♂ 7.a.2.d.7.3.1.4. R. Soekatman 1021
277/8 <
726> <
♂ 7.a.2.d.7.3.1.5. R. Soerono 1022
278/8 <
726> <
♀ 7.a.2.d.7.3.1.6. Rr. Loesmini 1023
279/8 <
726> <
♀ 7.a.2.d.7.3.1.7. Rr. Dariyem 1024
280/8 <
726> <
♀ 7.a.2.d.7.3.1.8. Rr. Sabdiyah 1025
281/8 <
728> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.3.1. R. Abdoelah 1026
282/8 <
728> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.3.2. Rr. Patimah 1027
283/8 <
728> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.3.3. R. Pirngadi 1028
284/8 <
728> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.3.4. R. Soekatman 1029
285/8 <
728> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.3.5. R. Soerono 1030
286/8 <
728> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.3.6. Rr. Loesmini 1031
287/8 <
728> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.3.7. Rr. Dariyem 1032
288/8 <
728> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.3.8. Rr. Sandiyah 1033
289/8 <
735> <
♂ 6.4.4.4.3.1.Kyai Harun. 1034
290/8 <
735> <
♂ 6.4.4.4.3.2.k Romli 1035
291/8 <
735> <
♀ 6.4.4.4.3.3. Mbah Sarbinah 1036
292/8 <
735> <
♀ 6.4.4.4.3.4.Mbah Sarminah 1037
293/8 <
735> <
♂ 6.4.4.4.3.5.Kyai Utsman 1038
294/8 <
735> <
♂ 6.4.4.4.3.6. Kyai Ibrahim 1039
295/8 <
740> <
♀ 5.a.6.6.7.1.1. Nyai Mariyati Wonorejo Ngawi 1040
296/8 <
742> <
♂ 7.a.2.d.7.4.2.1. Kyai Jamal 1041
297/8 <
742> <
♂ 7.a.2.d.7.4.2.2. Kyai Shiroh 1042
298/8 <
742> <
♀ 7.a.2.d.7.4.2.3. Nyai Meguk 1043
299/8 <
742> <
♀ 7.a.2.d.7.4.2.4. Nyai Minuk 1044
300/8 <
742> <
♀ 7.a.2.d.7.4.2.5. Nyai Asiyah 1045
301/8 <
742> <
♂ 7.a.2.d.7.4.2.6. Sarimin 1046
302/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.1. Nyai Hj Simur (Ny. H. Muchsin) 1047
303/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.2. Katum 1048
304/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.3. Suti 1049
305/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.4. Tami 1050
306/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.5. Mbah Kani 1051
307/8 <
727> <
♂ 7.a.2.d.7.3.a.2.6. Kapi 1052
308/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.7. Muken 1053
309/8 <
727> <
♀ 7.a.2.d.7.3.a.2.8. Sonah 1054
310/8 <
510> <
♀ Masnah 1055
311/8 <
510> <
♂ Maddhakim 1056
312/8 <
510> <
♂ ABD Aziz 1057
313/8 <
510> <
♀ Asmatun