Ratu Asyikah
| Marga (saat dilahirkan) | Alawi Ats-Tsani |
| Jenis Kelamin | Wanita |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Ratu Asyikah |
| Nama lainnya | Dewi Murthosimah |
| Orang Tua
♂ Sunan Ampel / Raden Rahmatillah / Sayyid Ahmad Rahmatillah | |
| Halaman-wiki | Sejarah Dakwah |
Momen penting
lahir: Demak, Silsilah Ratu Asyikah didebut pula Dewi Murthosimah adalah puteri dari Sunan Ampel = Raden Rahmat = Sayyid Ahmad Rahmatillah bin Maulana Malik Ibrahim = Ibrahim Asmoro bin Syaikh Jumadil Qubro @ Jamaluddin Akbar Khan bin Ahmad Jalaludin Khan bin Abdullah
kelahiran anak: ♂ Raden Surya / Pati Unus / Pangeran Sabrang Lor d. 1521
kelahiran anak: ♂ Raden Prawata / Sultan Bintoro Demak II
perkawinan: ♂ Raden Patah / JIN BUN
Catatan-catatan
Sejarah Dakwah Syekh Jumadil Qubro, dan kedua anaknya, Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak bersama sama datang ke pulau Jawa. Setelah itu mereka berpisah, Syekh Jumadil Qubro tetap di pulau Jawa, Maulana Malik Ibrahim ke Champa, Vietnam Selatan, dan adiknya Maulana Ishak mengislamkan Samudra Pasai.
Di Kerajaan Champa, Maulana Malik Ibrahim berhasil mengislamkan Raja Champa, yang akhirnya merubah Kerajaan Champa menjadi Kerajaan Islam. Akhirnya dia dijodohkan dengan putri Champa, dan lahirlah Raden Rahmat. Di kemudian hari Maulana Malik Ibrahim hijrah ke Pulau Jawa tanpa diikuti keluarganya.
Sunan Ampel datang ke pulau Jawa pada tahun 1443, untuk menemui bibinya, Dwarawati. Dwarawati adalah seorang putri Champa yang menikah dengan raja Majapahit yang bernama Prabu Kertawijaya.
Sunan Ampel menikah dengan Nyai Ageng Manila, putri seorang adipati di Tuban yang bernama Arya Teja. Mereka dikaruniai 4 orang anak, yaitu: Putri Nyai Ageng Maloka, Maulana Makdum Ibrahim (Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat) dan Syarifah, yang merupakan ibu dari Sunan Kudus.
Pada tahun 1479, Sunan Ampel mendirikan Mesjid Agung Demak. Sunan Ampel diperkirakan wafat pada tahun 1481 di Demak dan dimakamkan di sebelah barat Masjid Ampel, Surabaya. http://id.wikipedia.org/wiki/Sunan_Ampel
- ↑ Wiki - Menurut naskah babad dan serat perihal Raden Patah
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
perkawinan: ♂ Sunan Ampel / Raden Rahmatillah / Sayyid Ahmad Rahmatillah
perkawinan: ♀ Ratu Asyikah
perkawinan: ♀ Putri selir / Garwa ampil
