Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
| Marga (saat dilahirkan) | Ki Ageng Brondong |
| Jenis Kelamin | Pria |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro |
| Orang Tua
♂ Kanjeng Raden Tumenggung Djimat Tjondronegoro I / Kyai Onggowidjoyo [Ki Ageng Brondong] ♀ Putri dari: Panembahan Tjakraningrat [Panembahan Tjakraningrat] | |
Momen penting
lahir: level 3 = Buyut dari Ki Ageng Brondong, atau putera No:7, dari Kyai Tumenggung Djimat Tjondronegoro,
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Mertokusumo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Ranamedjo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Purbokusumo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Sumodirdjo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Sumonegoro / Mas Bei Sumonegoro [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Djoyoatmodjo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Tumenggung Tjondronegoro [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ayu Mloyodiningrat [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Prawirodirdjo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Panji Djoyosupeno [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Purbonegoro [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ayu Mangkukusumo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Niloperbongso [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Adinegoro [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ronokusumo / Mas Bei Ronokusumo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Surodiwiryo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♂ Raden Prawirokusumo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Djoyodikromo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Singosari / =Raden Ajeng Singonegoro [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ajeng Priambodo [Ki Ageng Brondong]
kelahiran anak: ♀ Raden Ayu Djoyokusumo [Ki Ageng Brondong]
perkawinan: ♀ Putri (1) Ngabei Wangsengsari [Suronegoro-Semarang]
perkawinan: ♀ Raden Ayu Rame [Kyai Adipati Nitiadiningrat - Pasuruan]
perkawinan: ♀ Raden Ajeng Roekminah / R Ayu Bawoon [Kyai Adipati Nitiadiningrat - Pasuruan]
1770 - 1815 pekerjaan: Probolinggo, Bupati Banger/Probolinggo Karena ketangguhannya maka mendapat nama gelar : Djimat
wafat: Probolinggo, Dimakamkan dibelakang Masjid Probolinggo, tanpa cungkup diberi warna kuning.
Catatan-catatan
Kyai Tumenggung Djoyonegoro / Kanjeng Djimat Probolinggo, adalah Komandan Bataliyon Infantri VOC, berpangkat Mayor di Surabaya. Bertempat tinggal bersama dengan mertuanya Kyai Adipati Nitiadiningrat I, Bupati Pasuruan Th.1751-1799. Dalam sejarah diriwayatkan mereka menaklukkan Kerajaan Jawa-Hindu yaitu Blambangan Wetan dibawah pemerintah Adipati Wirogoeno. Blambanagn Wetan kalah, kemudian putra Kyai Adipati Nitiadiningrat I diberi kekuasaan/jabatan kepala pemerintahan di Puger-Jember, dengan pusat kota pemerintahan di Klatak, wilayah pesisir pantai laut selatan Jawa. Jumeneng nama gelar Raden Tumenggung Prawiroadiningrat. Kyai Tumenggung Djoyonegoro diangkat menjadi Bupati di Probolinggo, menggantikan Tumenggung Djoyolelono setalah wafat.
Dalam sejarah diatas diriwayatkan ada seseorang cantrik/murid Kyai Patih Alus asal Besuki, bernama Raden Asrah yang dapat mengalahkan komandan tentara Blambangan Wetan bernama Aryo Gledak. Raden Asrah diangkat menjadi Ronggo / Patih Onder Regent di Bondowoso dengan nama gelar Kyai Ronggo Kertonegoro. Dalam riwayat dikenal sebagai cikal bakal Babad Bondowoso, sampai menjadi negeri/kota Bondowoso. Dalam masyarkat Bondowoso dikenal dengan gelar "Patih Rana atau Patih Ronggo" . Wafat di makamkan di Pesarean Sekarputih Kota Bondowoso. Radel Asral sebagai leluhur dari Trah Raden Tumenggung Soendjataningrat, Bupati Bangil. Raden Asrah adalah keturunan Raden Tumenggung Arya Dikoro dikenal "Bupati Sedo Bulangan" di Pamekasan. Gelar ini berkaitan dengan gugurnya beliau dalam membasmi pembrontak bernama Pak Lesap, asal desa Kalimohok-Bangkalan. Yang kemudian P Lesap dapat dibunuh oleh Patih Lentangmoesti dari Sumenep-Madura pada th 1740. ( Saat itu dalam Pemerintahan Gouvernur Generaal BAron van Imhoff ). NB: Di Probolinngo ada makam Djoyolelono, ini adalah dikenal dengan nama Djolonokendang adalah Bupati Pejarakan-Probolinggo Th 1682 (sebelum jaman Oentoeng Soeropati raja Pasuruan Th 1686-1706). Sehingga jangan sampai keliru dalam menentukan makam Djoyolelono Bupati probolinggo.
- ↑ Buku Silsilah Trah Pangeran Lanang Dangiran - Silsilah Pangeran Lanang Dangiran ( Ki Ageng Brondong ),Bab Asal Usul Keluarga Kasepuhan Kanoman Surabaya, halaman 54 dari 142 halaman (Cetakan).
Diselesaikan di Surabaya, Senen Kliwon,Tanggal 01 Agustus 1966 / 14 Bakdo-Mulud 1898.
Oleh Raden Panji Ario Makmoer, beralamat di Kapas Krampung No:90, Surabaya.
Penasihat:
- ) Raden Adipati Arya Nitiadiningrat *)Bupati Surabaya
- ) Raden Tumenggung Arya Notoadikoesoemo (Zainal Fattah), *) Bupati Pamekasan-Madura;
- ) Raden Ngabei Kromodjoyoadirono/R.B.Yasin *) Asisten Wedana Ngebel Ponorogo.
- ) Raden Tumenggung Arya Notoadikoesoemo (Zainal Fattah), *) Bupati Pamekasan-Madura;
- ) Raden Adipati Arya Nitiadiningrat *)Bupati Surabaya
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
gelar: 1670 - 1678, Surabaya, Adipati Surabaya XI
wafat: Desember 1678, Surabaya, Gugur di Kediri dalam peperangan, dimakamkan di Pesarean Sentono Boto Putih Surabaya
perkawinan: ♂ Han Bwee Koe / Han Bwee Kong
pekerjaan: Surabaya, Bupati Kanoman di Wonokromo Surabaya, 1746-1758. Diangkat dalam th 1752 ( De Jonge deel 10-11 ) Pengangkatan bersamaan Kyai Onggowidjoyo. Orang Belanda mengatakan "tweede Regent"; Karena pada waktu itu Kadipaten Surabaya dipecah menjadi dua Kadipaten, s
perkawinan: ♂ Raden Tumenggung Suroadiningrat , ♂ Raden Ario Mloyokusumo
perkawinan: ♂ Kyai Suronegoro ? (tidak diketahui)
pekerjaan: Bupati Surabaya
perkawinan: ♂ Kyai Surodipuro
pekerjaan: Bupati Sidoarjo Th.1763-1783 Pada 1859, berdasarkan Keputusan Pemerintah Hindia Belanda No. 9/1859 tanggal 31 Januari 1859 Staatsblad No. 6, daerah Kabupaten Surabaya dibagi menjadi dua bagian yaitu Kabupaten Surabaya dan Kabupaten Sidokari. Sidokare d
perkawinan: ♀ Raden Ayu Rame
perkawinan: ♀ putri Panembahan Tjakraningrat
pekerjaan: Menjabat Patih Pekalongan;
perkawinan: ♂ Panembahan Tjokronegoro V
gelar: 1812 - 1839, Pekalongan, Bupati Pekalongan = Kyai Tumenggung Onggowidjoyo;
pekerjaan: Surabaya, Bupati Mojokerto 1827 - 1850
perkawinan: ♂ Mas Ngabei Mangkuyudo
perkawinan: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
gelar: (Isteri ke 1)
perkawinan: ♂ Raden Panji Tumenggung Tjokronegoro I / Raden Panji Djangrana (Djayengrono) (Raden Notopuro)
perkawinan: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
perkawinan: ♂ Raden Djoyolelono
perkawinan: ♂ Ki Tumenggung Djimat Djoyonegoro
