Anak Kaji Patta Labunga Datu Luwu Pajung Luwu
| Marga (saat dilahirkan) | Patta Labunga Datu Luwu Pajung Luwu |
| Jenis Kelamin | Pria |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Anak Kaji Patta Labunga Datu Luwu Pajung Luwu |
| Orang Tua
♀ Simpurusiang Mutiakawa Somba Opu Datu Ri Cina Pajung Ri Luwu. [Mutiakawa Somba Opu Datu Ri Cina Pajung Ri Luwu] ♀ Patiannyala [?] | |
Momen penting
kelahiran anak: ♂ Tampa Balusu Datu Luwu Pajung Luwu [Datu Luwu Pajung Luwu]
Catatan-catatan
Gelar : Anak Kaji Patta Labunga Datu Luwu Pajung Luwu
Setelah masa pemerintahan Simpurusiang berakhir, maka ia digantikan oleh anaknya yang pertama bernama Anakaji Anakaji menikah dengan seorang bernama Tappacina yang merupakan permaisuri dari Kerajaan Majapahit dan mempunyai seorang anak bernama Tampa Balusu. Dan menghadiahkan kepadanya sebidang tanah yakni wilayah cenrana. Kerajaan Luwu pada masa pemerintahan Anakaji belum ada yang menyaingi. Bone dan Gowa pada masa itu (abad ke-13) baru mulai menata kerajaan masing-masing dan sangat sempit. Maka kerajaan baru itu menjalin hubungan yang sangat erat, kalau Kerajaan Luwu bersifat agraris maka Kerajaan Gowa bersifat maritim. Pada masa pemerintahan Anakaji pusat Kerajaan Luwu dipindahkan ke Mancapai. Pusat kerajaan itu berada disebelah selatan Danau Towuti, dengan demikian terdapat dua pusat peniagaan Luwu yaitu teluk Ussu dan Teluk Lelewau. Pelabuhan Ussu tetap dipertahakan sebagai pusat ekonomi kerajaan sedangkan Mancapai hanyalah pusat kerajaan semata, perangkat hadat dan pemimpin pasukan kerajaan berada di ware’ Mancapai. Malangke, Pao dan Pattimang dijadikan sebagai pusat pembuatan perahu.
