Ratu Nakijah
Dari Rodovid ID
Orang:1166978
| Marga (saat dilahirkan) | Kasultanan Banten |
| Jenis Kelamin | Wanita |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Ratu Nakijah |
Momen penting
kelahiran anak: ♂ 17. R. Muhammad Hasan [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♂ 18. R. Jusuf [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 19. Ratu Mariam [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 20. Ratu Rahmah [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 16. Emah/Imoh [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 14. R.Ay. Asijah [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 11. Nji Rd. Ratu Aju [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 12. R.Ay. Arpiah [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♀ 13. RAy. Habibah [Wiratanudatar]
kelahiran anak: ♂ 10. R. Wiramanggala [Wiratanudatar]
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
== 1 ==
♂ 9. H Rd Muhammad Thohir (Auliya Thohir Al Bughuri)
lahir: 1765c
perkawinan: ♀ 5. Ratu Syarifah
pekerjaan: 13 April 1826, Aulia / Penghulu Kampung Baru (Buitenzorg/Bogor)
penguburan: 1849, Empang, Bogor
perkawinan: ♀ 5. Ratu Syarifah
pekerjaan: 13 April 1826, Aulia / Penghulu Kampung Baru (Buitenzorg/Bogor)
penguburan: 1849, Empang, Bogor
== 1 ==
Anak-anak
gelar: 17 April 1813, Raden Toemenggoeng
gelar: 1 September 1815, Adipati
pekerjaan: 1 November 1815 - 1849, Bupati Bogor ke 15 (1815-1849)
gelar: 1 September 1815, Adipati
pekerjaan: 1 November 1815 - 1849, Bupati Bogor ke 15 (1815-1849)
perkawinan: ♀ 4. Nyi Rd. Mojanagara (Dalem Istri Lebak)
gelar: 1 November 1837 - 1865, Bupati Lebak (Rangkasbitung) ke 2
gelar: 1 November 1837 - 1865, Bupati Lebak (Rangkasbitung) ke 2
perkawinan:
perkawinan:
perkawinan:
perkawinan:
gelar: 1840 - 1841, Hoofd Djaksa Buitenzorg (lihat Almanak 1840, hal 70)
gelar: 1847 - 1855, Hoofd Demang Paroeng (Almanak 1847-1855)
perkawinan:
perkawinan:
perkawinan:
gelar: 1840 - 1841, Hoofd Djaksa Buitenzorg (lihat Almanak 1840, hal 70)
gelar: 1847 - 1855, Hoofd Demang Paroeng (Almanak 1847-1855)
Anak-anak
Cucu-cucu
pekerjaan: 4 Maret 1861 - 6 Agustus 1875, Demang Tjibarusah
pekerjaan: 6 Agustus 1875 - 12 Agustus 1876, Demang Buitenzorg
pekerjaan: 6 Agustus 1875 - 12 Agustus 1876, Demang Buitenzorg
Cucu-cucu

