Raden Fatah d. 1518
Dari Rodovid ID
Orang:885452
| Marga (saat dilahirkan) | ? |
| Jenis Kelamin | Pria |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | Raden Fatah |
| Nama lainnya | Sultan Alam Akhbar al- Fatah |
| Orang Tua
♂ Dyah Kertawijaya [?] d. 1451 | |
Momen penting
kelahiran anak: ♀ Ratu Ayu Kirana Purnamasidi [Purnamasidi]
kelahiran anak: ♀ Ratu Pembayun [?]
kelahiran anak: ♀ Nji Mahida [?]
kelahiran anak: ♀ Nji Buri [?]
kelahiran anak: ♂ Pangeran Seda Ing Lepen [?]
kelahiran anak: ♂ Sultan Trenggono [?]
kelahiran anak: ♂ Pati Unus [?]
pekerjaan: Demak, Adipati Demak ( 1478 - 1500 ) Pendiri dan Sultan Demak I ( 1500 - 1518 )
perkawinan: ♀ Ratu Asyikah [?]
1518 wafat: Demak
Catatan-catatan
|
TERDETEKSI ORANG YANG SAMA, DISARANKAN UNTUK DIGABUNGKAN Halaman ini seharusnya digabung dengan 13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba) (Brawijaya, b. 1455 d. 1518). alasannya: tidak dijelaskan
Jika Anda tidak setuju, diskusikan di sini.
Anda memiliki batas waktu hingga 14 hari sejak Waktu Penandaan. Jika masih tidak diperbaiki, maka halaman ini akan langsung DIGABUNG. Waktu Penandaan: 27-5-2021 | Sisa Waktu: 18 hari |
Lihat semua halaman yang mengutip pesan ini.
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
Kakek-nenek
♂ Lembu Miruda
lahir: Tengger, Bromo
pekerjaan: Tengger, Bromo, Pada saat Sri Wikramawarddhana ( Bhre Mataram ) menjabat sebagai Raja Majapahit V ( 1389 - 1429 ) Lembu Miruda dan Lembu Sura diangkat oleh saudara tirinya masing-masing sebagai Penguasa di wilayah Tengger ( dibawah pemerintahan Bre Wirabhumi ) dan wilayah Janggala ( dibawah pemerintahan Bhre Kahuripan ) . Lembu Miruda bergelar Panembahan Bromo.
perkawinan: ♀ Isteri II
wafat: Gunungsari, Pada hari tuanya Lembu Miruda tinggal di daerah Gunungsari ( sekarang masuk wilayah Surabaya ) sehingga dikenal nama anumertanya sebagai Panembahan Gunungsari.
pekerjaan: Tengger, Bromo, Pada saat Sri Wikramawarddhana ( Bhre Mataram ) menjabat sebagai Raja Majapahit V ( 1389 - 1429 ) Lembu Miruda dan Lembu Sura diangkat oleh saudara tirinya masing-masing sebagai Penguasa di wilayah Tengger ( dibawah pemerintahan Bre Wirabhumi ) dan wilayah Janggala ( dibawah pemerintahan Bhre Kahuripan ) . Lembu Miruda bergelar Panembahan Bromo.
perkawinan: ♀ Isteri II
wafat: Gunungsari, Pada hari tuanya Lembu Miruda tinggal di daerah Gunungsari ( sekarang masuk wilayah Surabaya ) sehingga dikenal nama anumertanya sebagai Panembahan Gunungsari.
♂ Lembu Sura
lahir: Janggala
pekerjaan: Diangkat oleh Sri Wikramawarddhana sebagai penguasa Janggala ( sekarang wilayah Surabaya dan sekitarnya )
perkawinan: ♀ Puteri Bong Swi Hoo , ♀ Puteri Bong An Sui , ♀ Puteri Bong Sam Hong , ♀ Puteri Wadan
pekerjaan: Diangkat oleh Sri Wikramawarddhana sebagai penguasa Janggala ( sekarang wilayah Surabaya dan sekitarnya )
perkawinan: ♀ Puteri Bong Swi Hoo , ♀ Puteri Bong An Sui , ♀ Puteri Bong Sam Hong , ♀ Puteri Wadan
Kakek-nenek
Orang Tua
♀ Sri Suhita
pekerjaan: Kutaraja, Majapahit, Maharaja Majapahit ( 1437 - 1447 )
wafat: 1447, Kutaraja, Majapahit
wafat: 1447, Kutaraja, Majapahit
♀ Puteri Singosari
pekerjaan: Singosari, Tumapel, Menikah dengan Dyah Kertawijaya pada saat masih menjabat sebagai Bhre Tumapel sebagai selir.
perkawinan: ♂ Dyah Kertawijaya
perkawinan: ♂ Dyah Kertawijaya
Orang Tua
== 3 ==
♂ Girisa Warddhana
pekerjaan: Kutaraja, Majapahit, Maharaja Majapahit ( 1456 - 1466 )
wafat: 1466, Kutaraja, Majapahit
wafat: 1466, Kutaraja, Majapahit
== 3 ==
Anak-anak
Anak-anak
Cucu-cucu
Cucu-cucu

