Ratu Sakti Sang Mangabatan d. 1551

Dari Rodovid ID
Orang:599621
{Mahkota Binokasih Sanghyang Pake}
Marga (saat dilahirkan) Pajajaran
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) Ratu Sakti Sang Mangabatan
Orang Tua

Prabu Déwatabuanawisésa / Ratu Dewata d. 1543

Halaman-wiki [[1]]

Momen penting

kelahiran anak: Ratu Nilakéndra / Tohaan di Majaya d. 1567

1543 - 1551 gelar: Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran ke 4

1551 wafat: Pakuan Pajajaran

Catatan-catatan

Catatan Admin : Endang Suhendar alias Idang

Raja Pajajaran keempat adalah Ratu Sakti. Untuk mengatasi keadaan yang ditinggalkan Ratu Dewata yang bertindak serba alim, ia bersikap keras bahkan akhirnya kejam dan lalim. Dengan pendek Carita Parahiyangan melukiskan raja ini. Banyak rakyat dihukum mati tanpa diteliti lebih dahulu salah tidaknya. Harta benda rakyat dirampas untuk kepentingan keraton tanpa rasa malu sama sekali.

Kemudian raja ini melakukan pelanggaran yang sama dengan Dewa Niskala yaitu mengawini "estri larangan ti kaluaran" (wanita pengungsi yang sudah bertunangan). Masih ditambah lagi dengan berbuat skandal terhadap ibu tirinya yaitu bekas para selir ayahnya. Karena itu ia diturunkan dari tahta kerajaan. Ia hanya beruntung karena waktu itu sebagian besar pasukan Hasanuddin dan Fadillah sedang membantu Sultan Trenggana menyerbu Pasuruan dan Panarukan. Setelah meninggal, Ratu Sakti dipusarakan di Pengpelengan.


Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
3. Retna Ayu Mrana
lahir: 1422c
8. Raden Tenga
lahir: 1432c
9. Rd. Ceumeut / Raden Meumeut (Raden Ameut)
lahir: 1434c
penguburan: Desa Sindangwasa kecamatan Palasah Jatiwangi KM 51/54 Majalengka
10. R. Ne-Eukeun
lahir: 1436c
14. Prabu Layakusumah
perkawinan: 2. Nyi Putri Buniwangi/ Nyi Rambut Kasih
pekerjaan: ~ 1444, Cicurug, Sukabumi, Raja Keprabuan Pakuan Raharja
20. Prabu Pucuk Umum (Raja Banten) / Prabu Sena Pakuan
lahir: 1461c
gelar: c, Adipati di Pesisir Banten atau Banten Girang.
7. Dewi Surawati
lahir: 1430c
22. Prabu Surawisésa / Munding Laya Dikusuma (Ratu Samiam)
lahir: 1465c, Dikalkulasi usianya 70 thn, naik tahta pada usia 56 tahun, menikah 1492
perkawinan: Dewi Kinawati ? (Dewi Kania)
gelar: 1521 - 1535, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 2
wafat: 1535
Kakek-nenek
Orang Tua
Prabu Déwatabuanawisésa / Ratu Dewata
gelar: 1535 - 1543, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 3
wafat: 1543, Pakuan
Orang Tua
 
== 3 ==
Ratu Sakti Sang Mangabatan
gelar: 1543 - 1551, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran ke 4
wafat: 1551, Pakuan Pajajaran
== 3 ==
Anak-anak
Ratu Nilakéndra / Tohaan di Majaya
gelar: 1551 - 1567, Pajajaran, Bogor, Raja Pajajaran Ke 5
wafat: 1567
Anak-anak
Cucu-cucu
Prabu Suryakancana / Prabu Ragamulya (Panembahan Pulasari)
gelar: 1567 - 1569, Pulasari - Pandeglang, Raja Pajajaran ke 6
wafat: 1579
Cucu-cucu
Pajajaran
Tanjung Barat