1. Rd.ADIPATI Sutadinata / Mas Pato
| Marga (saat dilahirkan) | Galuh |
| Jenis Kelamin | Pria |
| Nama lengkap (saat dilahirkan) | 1. Rd.ADIPATI Sutadinata / Mas Pato |
| Orang Tua | |
Momen penting
kelahiran anak: ♂ 4. Rd.ADIPATI Kusumadinata I / Mas Bani
kelahiran anak: ♂ 1. Rd. Joedanagara
kelahiran anak: ♂ 2. Rd. Angganagara
kelahiran anak: ♂ 3. Rd. Kertapradja
kelahiran anak: ♂ 5. Rd. Wargakoesoemah
kelahiran anak: ♂ 6. Rd. Anggakoesoemah
1693 - 1707 pekerjaan: Bupati VOC-1 / Bupati Galuh ke 6
Catatan-catatan
Catatan Admin : Endang Suhendar alias Idang
Bupati Galuh berikutnya adalah putra Angganaya yang bergelar R.A. Sutadinata (1693-1706). Nama kecilnya adalah Mas Pato, ia adalah bupati Galuh pertama yang menyerahkan hasil penanaman kepada VOC. Tahun 1695, ia menyerahkan 90 pikul lada yang ditanam di daerah Kawasen (50 pikul) dan Imbanagara (40 pikul). Selain lada, ia juga menyerahkan 80 pikul tarum dan 55 pikul kapas. Bertepatan dengan masa pemerintahannya, VOC memberlakukan Prianganstesel sebagai sistem ekonomi dan indirect rule sebagai sistem pemerintahan di seluruh daerah kekuasaannya. Sutadinata adalah bupati Galuh pertama yang diakui sebagai bupati VOC. Kabupaten Galuh resmi diserahkan kepada VOC oleh Mataram melalui perjanjian tanggal 5 Oktober 1705 sebagai imbalan atas jasa VOC membantu Pangeran Puger merebut tahta Mataram dari Amangkurat III.
Dari kakek nenek sampai cucu-cucu
gelar: 1732 - 1751, Bupati Galuh ke 9 (Patih Imbanagara sebagai wali Mas Garuda/Rd.Ad. KUSUMADINATA III)

