Sultan Trenggono Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro b. 1521 d. 1546

Dari Rodovid ID

Orang:188326
Langsung ke: panduan arah, cari
Marga (saat dilahirkan) Raden Patah
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) 2. Sultan Trenggono / Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
Nama lainnya Sultan Ahmad Abdul Arifin
Ayah ibu

# 13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba) [Brawijaya V] b. 1455 d. 1518

3.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah [Ampel]

Halaman-wiki Sultan Demak Bintara III_Raden Trenggono
[1][2][3]

Kejadian-kejadian

1483? kelahiran:

kelahiran anak: 6. Ratu Mas Hario [Raden Trenggono]

kelahiran anak: 4. Ratu Mas Mantingan / Pemantingan [Raden Trenggono]

kelahiran anak: 7. Ratu Mas Kekambang / Ratu Mas Gegambang [Raden Trenggono]

kelahiran anak: 8. Ratu Mas Cempaka [Raden Trenggono]

kelahiran anak: 10. Raden Ayu Sekarkedaton [Raden Trenggono]

kelahiran anak: 9. Pangeran Timur / Pangeran Mas Kumambang (Rangga Jumena) [Raden Trenggono]

kelahiran anak: # 3. Sunan Prawoto / Panembahan Prawoto I (Sultan Mukmin) [Brawijaya V] d. 1549

kelahiran anak: Ratu Mas Pambayun [Raden Trenggono]

perkawinan: 4.3.1.1.4. Kanjeng Ratu Pembayun [Azmatkhan]

kelahiran anak: 1. Pangeran Tumenggung Mangkurat [Raden Trenggono]

kelahiran anak: # 3.4.1.1.2. Ratu Mas Cempaka [Demak]

kelahiran anak: Rangga Jumena / Pangeran Timur [Demak]

1514 kelahiran anak: Demak Bintoro, , # 5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat [Raden Trenggono] b. 1514 d. 1579

1521 - 1546 gelar: Demak Bintara, Sultan Demak III

1546 kematian: Panarukan, Berita kematian Sultan Trenggana ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto.

Catatan-catatan

Sultan Trenggono adalah raja ketiga Kesultanan Demak yang memerintah tahun 1521-1546. Di bawah pemerintahannya, wilayah kekuasaan Demak meluas sampai ke Jawa Timur.

Silsilah Sultan Trenggono adalah putra Raden Patah pendiri Demak yang lahir dari permaisuri Ratu Asyikah putri Sunan Ampel. Menurut Suma Oriental, ia dilahirkan sekitar tahun 1483. Ia merupakan adik kandung Pangeran Sabrang Lor, raja Demak sebelumnya (versi Serat Kanda). Sultan Trenggono memiliki beberapa orang putra dan putri. Diantaranya yang paling terkenal ialah Sunan Prawoto yang menjadi raja penggantinya, Ratu Kalinyamat yang menjadi bupati Jepara, Ratu Mas Cempaka yang menjadi istri Sultan Hadiwijaya, dan Pangeran Timur yang berkuasa sebagai adipati di wilayah Madiun dengan gelar Rangga Jumena.

Sultan Trenggana Wafat / Mangkat Berita Sultan Trenggono wafat ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto. Pada tahun 1546 Sultan Trenggono menyerang Panarukan, Situbondo yang saat itu dikuasai Blambangan. Sunan Gunung Jati membantu dengan mengirimkan gabungan prajurit Cirebon, Banten, dan Jayakarta sebanyak 7.000 orang yang dipimpin Fatahillah. Mendez Pinto bersama 40 orang temannya saat itu ikut serta dalam pasukan Banten. Pasukan Demak sudah mengepung Panarukan selama tiga bulan, tapi belum juga dapat merebut kota itu. Suatu ketika Sultan Trenggono bermusyawarah bersama para adipati untuk melancarkan serangan selanjutnya. Putra bupati Surabaya yang berusia 10 tahun menjadi pelayannya. Anak kecil itu tertarik pada jalannya rapat sehingga tidak mendengar perintah Trenggono. Trenggono marah dan memukulnya. Anak itu secara spontan membalas menusuk dada Trenggono memakai pisau. Sultan Demak itu pun tewas seketika dan segera dibawa pulang meninggalkan Panarukan.

Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di bawah Sultan Trenggana, Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527), Tuban (1527), Madiun (1529), Surabaya dan Pasuruan (1527), Malang (1545), dan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527, 1546). Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah, pemuda asal Pasai (Sumatera), yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan, dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto

[sunting] Sumber-sumber

  1. Silsilah Keluarga - * PANCER = Raden Trenggono = Sultan Demak Bintoro s/d Kartosuro - Mataram
    • Buku Silsilah Paku Buwono Susuhunan Surakarta - Pustaka Sarasilah Paku Buwono Susuhunan Surakarta Hadiningrat ing Kraton Surakarta, Kateliti, kawedar lan kaserat dening Raden Mas Tumenggung Sumantri Hendrodipuro (alm), Raden Sukohardjo Hamungrahardjo (alm Sontoturonggo Kaliwon Panegar Gamel Kasunanan Surakarta / Komandan Pasukan Kavaleri Keraton Surakarta.
  2. Kepustakaan - • Babad Tanah Jawi, Mulai dari Nabi Adam Sampai Tahun 1647. (terj.). 2007. Yogyakarta: Narasi • H.J.de Graaf dan T.H. Pigeaud. 2001. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Terj. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti • Hayati dkk. 2000. Peranan Ratu Kalinyamat di jepara pada Abad XVI. Jakarta: Proyek Peningkatan Kesadaran Sejarah Nasional Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan Nasional • M.C. Ricklefs. 1991. Sejarah Indonesia Modern (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press • Purwadi. 2007. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu • Slamet Muljana. 2005. Runtuhnya Kerajaan Jindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara (terbitan ulang 1968). Yogyakarta: LKIS • Winarsih Partaningrat Arifin. 1995. Babad Blambangan. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya • Yuliadi Soekardi. 2002. Nalusur Sejarahe Sunan Gunungjati. Dalam Majalah Panjebar semangat edisi 23-27 Surabaya
  3. Lainnya: Kesamaan pokok bahasan - http://id.rodovid.org/wk/3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono (Demak, b. 1521 d. 1548)

Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama / Brawijaya III)
gelar: 1456 - 1466, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya III
kematian: 1466
Bhre Kertabhumi / Raden Alit (Brawijaya V)
perkawinan: # Ratu Dwarawati / Anarwati (Permaisuri Dewi Murdaningrum)
perkawinan: Wandan Kuning
gelar: 1468 - 1478, Majapahit, Prabu Majapahit XI bergelar Brawijaya V
kematian: 1478
3.1. Sunan Ampel / Raden Rahmat (Maulana Rahmatullah/Ali Rakhmatullah)
kelahiran: 1401, Champa
perkawinan: Dewi Karimah
kematian: 1481, Masjid Ampel-Surabaya
Kakek-nenek
Ayah ibu
# 21. Bathara Katong / Lembu Kanigoro (Raden Joko Piturun)
perkawinan: Niken Gandhini
gelar: 11 Agustus 1496, Ponorogo, Adipati Ponorogo I
14. Raden Bondan Kejawan / Ki Ageng Tarub II (Ki Lembu Peteng)
kelahiran: Anak No.14 dari Brawijaya V Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
kelahiran: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
perkawinan:
# 3.4.2. Raden Kusen / Pangeran Pamalekaran (Arya Abdillah)
gelar: Adipati Terung, Adipati Terung / Bupati Teterung
17. Puteri Hadi
kelahiran: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
perkawinan: Juru Paniti
# 11. Raden Sudjana / Lembu Niroto
gelar: Adipati Blambangan
Raden Jaka Dhalak
kelahiran: Diputus : 25677
Raden Jaka Lawu
kematian: Gunung Lawu
Puteri Bupati Jipang Panolan
kelahiran: Puteri Bupati Jipang Panolan, nama tidak tercatat
perkawinan:
13. Raden Patah / Panembahan Jin Bun (Raden Praba)
kelahiran: 1455, Palembang
perkawinan: Putri dari Randu Sanga
gelar: 1475 - 1518, Demak, Sultan Bintoro Demak I bergelar Sultan Syah Alam Akbar Al Fattah
kematian: 1518
3.1.1. Sunan Bonang / Maulana Mahdum Ibrahim (Bong Ang)
kelahiran: 1465, Rembang, Dekat Tuban
perkawinan: Dewi Hiroh
kematian: ~ 1525, Tuban
3.1.3. Sunan Drajat / Raden Qasim
kelahiran: 1470
kematian: ~ 1522
Ayah ibu
 
== 3 ==
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono
kelahiran: 1521
kematian: 1548
Pangeran Sabrang Lor / Dipati Unus
gelar: 1518, Sultan Demak II
kematian: 1521
4.3.1.1.4. Kanjeng Ratu Pembayun
kelahiran: Ayahnya Sunan Kalijaga : Diputus 851446
perkawinan:
2. Sultan Trenggono / Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
kelahiran: 1483?
perkawinan: 4.3.1.1.4. Kanjeng Ratu Pembayun
gelar: 1521 - 1546, Demak Bintara, Sultan Demak III
kematian: 1546, Panarukan, Berita kematian Sultan Trenggana ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto.
== 3 ==
Anak-anak
Sultan Hadiwidjoyo / Joko Tingkir (Mas Karebet)
perkawinan: Ratu Mas Kodok Ijo
gelar: 1549 - 1582, Pajang, Sultan Pajang
kematian: 1582, Pajang
Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
kelahiran: Level 1 = Putera ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan: Ratu Mas Pambayun
Ratu Mas Pambayun
kelahiran: Level 1 = Putera ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan: Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
3. Sunan Prawoto / Panembahan Prawoto I (Sultan Mukmin)
perkawinan:
gelar: 1546 - 1549, Demak Bintoro, Sultan Demak IV
kematian: 1549, Demak Bintoro
# Pangeran Kalinyamat / Sultan Hadirin (Pangeran Tanduran / Tji BinTang)
kelahiran: * Masyarakat Jepara menyebut nama asli: Win-tang * Versi lain berasal dari Aceh Nama aslinya: Pangeran Toyib, putra Sultan Mughayat Syah raja Aceh (1514-1528).
perkawinan: # 5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
kematian: 1549, Mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang.
5. Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
kelahiran: 1514, Demak Bintoro,
perkawinan: # Pangeran Kalinyamat / Sultan Hadirin (Pangeran Tanduran / Tji BinTang)
gelar: 10 April 1527 - 1536, Jepara, Kanjeng Ratu Kalinyamat
kematian: 1579, Jepara, Dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di desa Mantingan.
# 3.4.1.1.3. Sunan Prawoto I
gelar: 1546 - 1549, Demak
kematian: 1549, Demak
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono
kelahiran: CLONING BEDA GENERASI
Anak-anak
Cucu-cucu
# 4.1.1.3.1.1. Panembahan Ratu / Pangeran Mas Zainul Arifin
perkawinan: Ratu Harisbaya
gelar: 1570 - 1649, Sultan Cirebon IV (1570-1649) -Leluhur Sultan-Sultan Kanoman, Kasepuhan, dan Kacirebonan
Raden Ayu Semi Ing Kalinyamat
kelahiran: Level 2 Cucu ke 1 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
perkawinan: Raden (Nama tdk tercatat)
gelar: di Kalinyamat
Raden Ayu Pengulu
kelahiran: Level 2 Cucu ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Muryopodo
Raden Ayu Winongan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 3 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Kaputran
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 4 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 4 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Adipati Atmowidjoyo
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 5 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 5 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Tuban
Raden Ayu Pandam
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 6 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 6 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Haryo Kanoman
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 7 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 7 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pasangi
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 8 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 8 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Lontang Hirawan / Pangeran Haryo Hirawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 9 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 9 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Djapan, Panembahan Djapan II
kematian: Butuh, Dimakamkan di Butuh - Kebumen
Raden Mas Tangsang Hurawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 11 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Madiun
Raden Mangkurat Wiryawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 12 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 12 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Madiun
Raden Haryo Sememi
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 13 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 13 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Balap
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 14 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 14 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ajeng Sulah
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 15 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 15 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
perkawinan: Kanjeng Ratu Mas / Waskita Jawi (Roro Sari)
gelar: Sultan Mataram Ke 1 (1587-1601), Gelar :"Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa"
kematian: 1601
Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 16 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 16 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
perkawinan: # Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
Raden Haryo Sumantri
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 17 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 17 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pamegatan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 18 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 18 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Kakap
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 19 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 19 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Paningrom
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 20 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 20 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Kanoman
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 21 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 21 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Radin
kelahiran: DIPUTUS AYAHNYA : 26361
Sultan Hadiwidjaja Djokotingkir
perkawinan: Ratu Pembayun
gelar: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
# Pangeran Benawa / Sultan Prabuwijaya (AbdulHalim)
gelar: 1586 - 1587, Sultan Pajang bergelar Sultan Prabuwijaya
# Ki Juru Martani / Adipati Mandaraka
kelahiran: Versi 1 : http://www.jatiningjati.com/2009/08/akan-banyak-orang-yang-tidak-percaya.html Versi 2 : http://kincho-ngerang.blogspot.com/ Versi 3 : http://kiagengmandaraka.blogspot.com/2011/06/saya-pengagum-beliau.html
perkawinan: # Ratu Mas Banten
kematian: 1615
Cucu-cucu

Peralatan pribadi
Bahasa lain