Raden Trenggono b. 1521 d. 1548

Dari Rodovid ID

Orang:188326
Langsung ke: panduan arah, cari
Marga (saat dilahirkan) Raden Patah
Jenis Kelamin Pria
Nama lengkap (saat dilahirkan) Sultan Trenggono Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
Nama lainnya Sultan Ahmad Abdul Arifin
Ayah ibu

# 3.4.1. Raden Patah (Jin Bun) [Demak] b. 1455 d. 1518

3.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah [Azmatkhan]

Halaman-wiki Sultan Demak Bintara III_Raden Trenggono
[1][2][3]

Kejadian-kejadian

kelahiran anak: Ratu Mas Kekambang [Raden Trenggono]

kelahiran anak: Ratu Mas Hario [Raden Trenggono]

kelahiran anak: Ratu Mas Cempaka / Cempa [Raden Trenggono]

kelahiran anak: Pangeran Timur / Pangeran Mas Kumambang (Panembahan Mas) [Raden Trenggono]

kelahiran anak: # Ratu Kalinyamat / Retna Kencana [Demak]

kelahiran anak: Raden Ayu Sekarkedaton [Raden Trenggono]

kelahiran anak: Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat [Raden Trenggono] d. 1579

kelahiran anak: Ratu Mas Mantingan / Pemantingan [Raden Trenggono]

perkawinan: Puteri Kyai Ageng Malaka [Malaka]

kelahiran anak: Rangga Jumena /Pangeran Timur [Demak]

kelahiran anak: Pangeran Tumenggung Mangkurat [Raden Trenggono]

kelahiran anak: # Sunan Prawoto / Panembahan Prawoto I [Singhawardhana] d. 1549

kelahiran anak: Ratu Mas Pambayun [Raden Trenggono]

1521 - 1546 gelar: Demak Bintara, [[Special:Titleline/Level PANCER [Trah] atau putera kedua Raden Patah + Ratu Ayu Asyikah (puteri Sunan Ampel)] s/d Trah Bandoro Pangeran Harya SURONEGORO|Level PANCER [Trah] atau putera kedua Raden Patah + Ratu Ayu Asyikah (puteri Sunan Ampel)] s/d Trah Bandoro Pangeran Harya SURONEGORO]]

1546 kematian: Panarukan, Berita kematian Sultan Trenggana ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto.

Catatan-catatan

Sultan Trenggono adalah raja ketiga Kesultanan Demak yang memerintah tahun 1521-1546. Di bawah pemerintahannya, wilayah kekuasaan Demak meluas sampai ke Jawa Timur.

Silsilah Sultan Trenggono adalah putra Raden Patah pendiri Demak yang lahir dari permaisuri Ratu Asyikah putri Sunan Ampel. Menurut Suma Oriental, ia dilahirkan sekitar tahun 1483. Ia merupakan adik kandung Pangeran Sabrang Lor, raja Demak sebelumnya (versi Serat Kanda). Sultan Trenggono memiliki beberapa orang putra dan putri. Diantaranya yang paling terkenal ialah Sunan Prawoto yang menjadi raja penggantinya, Ratu Kalinyamat yang menjadi bupati Jepara, Ratu Mas Cempaka yang menjadi istri Sultan Hadiwijaya, dan Pangeran Timur yang berkuasa sebagai adipati di wilayah Madiun dengan gelar Rangga Jumena.

Sultan Trenggana Wafat / Mangkat Berita Sultan Trenggono wafat ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto. Pada tahun 1546 Sultan Trenggono menyerang Panarukan, Situbondo yang saat itu dikuasai Blambangan. Sunan Gunung Jati membantu dengan mengirimkan gabungan prajurit Cirebon, Banten, dan Jayakarta sebanyak 7.000 orang yang dipimpin Fatahillah. Mendez Pinto bersama 40 orang temannya saat itu ikut serta dalam pasukan Banten. Pasukan Demak sudah mengepung Panarukan selama tiga bulan, tapi belum juga dapat merebut kota itu. Suatu ketika Sultan Trenggono bermusyawarah bersama para adipati untuk melancarkan serangan selanjutnya. Putra bupati Surabaya yang berusia 10 tahun menjadi pelayannya. Anak kecil itu tertarik pada jalannya rapat sehingga tidak mendengar perintah Trenggono. Trenggono marah dan memukulnya. Anak itu secara spontan membalas menusuk dada Trenggono memakai pisau. Sultan Demak itu pun tewas seketika dan segera dibawa pulang meninggalkan Panarukan.

Sultan Trenggana berjasa atas penyebaran Islam di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di bawah Sultan Trenggana, Demak mulai menguasai daerah-daerah Jawa lainnya seperti merebut Sunda Kelapa dari Pajajaran serta menghalau tentara Portugis yang akan mendarat di sana (1527), Tuban (1527), Madiun (1529), Surabaya dan Pasuruan (1527), Malang (1545), dan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di ujung timur pulau Jawa (1527, 1546). Panglima perang Demak waktu itu adalah Fatahillah, pemuda asal Pasai (Sumatera), yang juga menjadi menantu Sultan Trenggana. Sultan Trenggana meninggal pada tahun 1546 dalam sebuah pertempuran menaklukkan Pasuruan, dan kemudian digantikan oleh Sunan Prawoto

[sunting] Sumber-sumber

  1. Silsilah Keluarga - * PANCER = Raden Trenggono = Sultan Demak Bintoro s/d Kartosuro - Mataram
    • Buku Silsilah Paku Buwono Susuhunan Surakarta - Pustaka Sarasilah Paku Buwono Susuhunan Surakarta Hadiningrat ing Kraton Surakarta, Kateliti, kawedar lan kaserat dening Raden Mas Tumenggung Sumantri Hendrodipuro (alm), Raden Sukohardjo Hamungrahardjo (alm Sontoturonggo Kaliwon Panegar Gamel Kasunanan Surakarta / Komandan Pasukan Kavaleri Keraton Surakarta.
  2. Kepustakaan - • Babad Tanah Jawi, Mulai dari Nabi Adam Sampai Tahun 1647. (terj.). 2007. Yogyakarta: Narasi • H.J.de Graaf dan T.H. Pigeaud. 2001. Kerajaan Islam Pertama di Jawa. Terj. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti • Hayati dkk. 2000. Peranan Ratu Kalinyamat di jepara pada Abad XVI. Jakarta: Proyek Peningkatan Kesadaran Sejarah Nasional Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Direktorat Jenderal Kebudayaan Departemen Pendidikan Nasional • M.C. Ricklefs. 1991. Sejarah Indonesia Modern (terj.). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press • Purwadi. 2007. Sejarah Raja-Raja Jawa. Yogyakarta: Media Ilmu • Slamet Muljana. 2005. Runtuhnya Kerajaan Jindu-Jawa dan Timbulnya Negara-Negara Islam di Nusantara (terbitan ulang 1968). Yogyakarta: LKIS • Winarsih Partaningrat Arifin. 1995. Babad Blambangan. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya • Yuliadi Soekardi. 2002. Nalusur Sejarahe Sunan Gunungjati. Dalam Majalah Panjebar semangat edisi 23-27 Surabaya
  3. Lainnya: Kesamaan pokok bahasan - http://id.rodovid.org/wk/3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono (Demak, b. 1521 d. 1548)

Dari kakek nenek sampai cucu-cucu

Kakek-nenek
Girishawardhana Dyah Suryawikrama / Bhra Hyang Purwawisesa (Dyah Suryawikrama)
gelar: 1456 - 1466, Raja Majapahit-Asli ke 9 (1456 s/d 1466 M) Gelar : BRAWIJAYA III
kematian: 1466
Bhre Kertabumi / Raden Alit (Brawijaya V)
perkawinan: Dewi Murdaningrum (Selir-1)
perkawinan: Wandan Kuning
gelar: 1468 - 1478, Majapahit, Raja Majapahit XI bergelar Brawijaya V
kematian: 1478
3.1. Asy Sayyid Maulana Rahmatullah/Sunan Ampel /Raden Rahmat
kelahiran: 1401, Champa
kematian: 1481, Masjid Ampel-Surabaya
Kakek-nenek
Ayah ibu
# Bathara Katong ? (Lembu Kanigoro)
kelahiran: anak no 21 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V )
perkawinan: Niken Gandani
gelar: 11 Agustus 1496, Adipati Ponorogo
Raden Bondan Kejawan / Ki Ageng Tarub II
kelahiran: Anak No.14 dari Brawijaya V Jurumertani sudah pada waktunya untuk mengirim Pajak Hasil Bhumi ke Kerajaan, dalam perjalanannya di ikuti oleh Bondan, yang tidak diketahui Jurumertani, Sesampainya di Kerajaan menyerahkan Pajakhasil Bumi, kemudian menghadap sang Prabu, Namun mendadak terdengan suara Gong Berbunyi, mengejutkan Sang Prabu dan seluruh isi kerajaan termasuk Jurumertani, setelah dikejar tertangkaplah seorang anak "Bondan", dan diserahkan pada sang Prabu, melihat kejadian itu Jurumertani terbelalak KAGET, dan menghampiri Prabu sambil berbisik Itu adalah Putera-sang Prabu. Sang Prabu menatap wajah si Bondan dengan seksama, kemudian penasehat spirituil Kerajaan menhampiri Sang Prabu berkata, Anak turun dari Anak itu (Bondan) akan menjadi Raja-raja ditanah jawa
kelahiran: Petilasan Makam dari Bondan Kejawan ada : 3 Tempat yaitu : 1. Desa Taruban-Purwodadi, dari kota Purwodadi ke arah Blora Km 13 ada perempatan belok Kanan 2km ada Situs yang dikelola oleh Kasunanan Surakarto, dsisin ada makam Ki Ageng Tarub I, dan R Bondan Kejawan ( Ki Ageng Tarub II) 2. 1 Km dari sini ( Ds Taruban ) arah ke perempatan ada Tandingan seolah-olah Makam Bondan Kejawan 3. Sebelah barat Kota Yogya ( Jl Wates dkt SPBU) ada dusun Kejawen disana ada makan Bondan Kejawan Pahlawan Majapahit
perkawinan: # 1.3.1. Dewi Retno Nawangsih
Puteri Hadi
kelahiran: anak No 17 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V ), suami dari Juru Paniti
perkawinan: Juru Paniti
Aria Gugur
kelahiran: anak No 22 dari Bhre Kertabhumi ( Brawidjaja V )
# Raden Sudjana
kelahiran: anak No.11 dari Bhre Kertabhumi ( Brawijaya V ) sebagai Lembu Niroto, Adipati Blambangan
Raden Jaka Dhalak
kelahiran: Diputus : 25677
Raden Jaka Lawu
kematian: Gunung Lawu
Puteri Bupati Jipang Panolan
kelahiran: Puteri Bupati Jipang Panolan, nama tidak tercatat
perkawinan:
3.4.1. Raden Patah (Jin Bun)
kelahiran: 1455, Palembang
perkawinan: 3.1.5. Raden Siti Murtasimah / Asyiqah
gelar: anak No. 13 dari Brawijaya V Raja Demak Ke 1 (1475-1518), "Senapati Jimbun atau Panembahan Jimbun" Diputus Ibunya : 850665 Diputus Ayahnya: 25677
kematian: 1518
3.1.1. Sunan Bonang
kelahiran: 1465, Rembang, Dekat Tuban
perkawinan: Dewi Hiroh
kematian: ~ 1525
3.1.2. Putri Syarifat / Siti Sari'ah / Raden Ageng Maloka
kelahiran: Putri ke 2 Sunan Ampel + Dewi Condrowati /Nyai Ageng Manila
3.1.3. Sunan Drajat
kelahiran: 1470
kematian: ~ 1522
3.1.10. Sunan Sedayu
kelahiran: Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo
3.1.11. Pangeran Tumapel
kelahiran: Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo
3.1.12. Raden Faqih (Sunan Ampel 2)
kelahiran: Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo
Ayah ibu
 
== 3 ==
Sultan Trenggono Sultan Alam Akbar III Demak Bintoro
perkawinan: Puteri Kyai Ageng Malaka
gelar: 1521 - 1546, Demak Bintara, Level PANCER [Trah] atau putera kedua Raden Patah + Ratu Ayu Asyikah (puteri Sunan Ampel)] s/d Trah Bandoro Pangeran Harya SURONEGORO
kematian: 1546, Panarukan, Berita kematian Sultan Trenggana ditemukan dalam catatan seorang Portugis bernama Fernandez Mendez Pinto.
== 3 ==
Anak-anak
Rangga Jumena /Pangeran Timur
kelahiran: Rangga Jumena adalah putera bungsu Sultan Trenggana di Demak Bintara
Pangeran Tumenggung Mangkurat
kelahiran: Level 1 = putera ke 1 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
kelahiran: Level 1 = Putera ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan: Ratu Mas Pambayun
Ratu Mas Pambayun
kelahiran: Level 1 = Putera ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan: Kyai Ageng Lang / Pangeran Langgar
Sunan Prawoto / Panembahan Prawoto I
perkawinan: Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
gelar: 1546, Level 1 = Putera ke 3 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
kematian: 1549
Ratu Mas Mantingan / Pemantingan
kelahiran: Level 1 = Putera ke 4 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan:
# Pangeran Kalinyamat / Pangeran Toyib / Pangeran Tanduran / Tji Bin Tang
kelahiran: * Masyarakat Jepara menyebut nama asli: Win-tang * Versi lain berasal dari Aceh Nama aslinya: Pangeran Toyib, putra Sultan Mughayat Syah raja Aceh (1514-1528).
perkawinan: Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
kematian: 1549, Mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang.
Retna Kencana / Ratu Mas Kalinyamat
kelahiran: Level 1 = Putera ke 5 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro Nama asli Ratu Kalinyamat adalah Retna Kencana, putri Sultan Trenggana raja Demak (1521-1546). Pada usia remaja ia dinikahkan dengan Pangeran Kalinyamat.
perkawinan: # Pangeran Kalinyamat / Pangeran Toyib / Pangeran Tanduran / Tji Bin Tang
pekerjaan: Jepara, Ratu Kalinyamat adalah putri Sultan Trenggana yang menjadi bupati di Jepara. Ia terkenal di kalangan Portugis sebagai sosok wanita pemberani. Semasa hidupnya, Ratu Kalinyamat membesarkan tiga orang pemuda. Yang pertama adalah adiknya, yaitu Pangeran Timu
kematian: 1579, Jepara, Ratu Kalinyamat meninggal dunia sekitar tahun 1579. Ia dimakamkan di dekat makam Pangeran Kalinyamat di desa Mantingan.
Ratu Mas Hario
kelahiran: Level 1 = Putera ke 6 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
Ratu Mas Kekambang
kelahiran: Level 1 = Putera ke 7 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
perkawinan: Sultan Hasanudin
Ratu Mas Cempaka / Cempa
kelahiran: Level 1 = Putera ke 8 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
# 3.4.1.1.3. Sunan Prawoto I
gelar: 1546 - 1549, Demak
kematian: 1549, Demak
3.4.1.1. Pangeran Hadipati Trenggono
kelahiran: CLONING BEDA GENERASI
Pangeran Timur / Pangeran Mas Kumambang (Panembahan Mas)
kelahiran: Level 1 = Putera ke 9 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
gelar: Panembahan Mas - Bupati Madiun
Raden Ayu Sekarkedaton
kelahiran: Level 1 = Putera ke 10 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro
Anak-anak
Cucu-cucu
Raden Ayu Semi Ing Kalinyamat
kelahiran: Level 2 Cucu ke 1 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 1 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
perkawinan: Raden (Nama tdk tercatat)
gelar: di Kalinyamat
Raden Ayu Pengulu
kelahiran: Level 2 Cucu ke 2 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 2 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Muryopodo
Raden Ayu Winongan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 3 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 3 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Kaputran
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 4 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 4 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Adipati Atmowidjoyo
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 5 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 5 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Tuban
Raden Ayu Pandam
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 6 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 6 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Pangeran Haryo Kanoman
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 7 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 7 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pasangi
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 8 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 8 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Mas Lontang Hirawan / Pangeran Haryo Hirawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 9 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 9 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Djapan, Panembahan Djapan II
kematian: Butuh, Dimakamkan di Butuh - Kebumen
Raden Mas Tangsang Hurawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 11 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 11 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Madiun
Raden Mangkurat Wiryawan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 12 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 12 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
gelar: di Madiun
Raden Haryo Sememi
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 13 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 13 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Balap
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 14 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 14 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ajeng Sulah
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 15 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 15 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
perkawinan: Kanjeng Ratu Mas / Waskita Jawi (Roro Sari)
gelar: Sultan Mataram Ke 1 (1587-1601), Gelar :"Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama Khalifatullah Tanah Jawa"
kematian: 1601
Raden Ajeng Dilah [Gp.2] / Raden Ayu Dumilah
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 16 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 16 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
perkawinan: # Kanjeng Panembahan Senopati / Danang Sutawijaya (Raden Sutowijoyo)
Raden Haryo Sumantri
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 17 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 17 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Ayu Pamegatan
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 18 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 18 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Kakap
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 19 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 19 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Paningrom
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 20 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 20 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Raden Haryo Kanoman
kelahiran: Level 2 = Cucu ke 21 dari Sultan Trenggono Demak Bintoro atau putera ke 21 Pangeran Timur / Pangeran Maskumambang
Sultan Hadiwidjaja Djokotingkir
perkawinan: Ratu Pembayun
gelar: 1583 - 1586, Pajang, Sultan Pajang II bergelar Sultan Ngawantipura
Cucu-cucu

Peralatan pribadi
Bahasa lain